Tampilkan postingan dengan label Utilities. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Utilities. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 September 2014

IOBit Uninstaller 4 Kini Bisa Mendeinstalasi Windows Modern/Metro App!

IOBit Uninstaller 4 Kini Bisa Mendeinstalasi Windows Modern/Metro App!
Akhirnya, peranti deinstalasi/uninstaller kesayangan kita semua, IOBit Uninstaller, kini dilengkapi kemampuan mendeteksi dan membuang Modern/Metro app pada Windows 8.
   Pengguna bisa memanfaatkan fitur batch uninstall untuk membuang sekian buah app sekaligus. Fitur powerful scan akan memastikan semua jejak dan sisa pada registri benar-benar minim atau musnah sama sekali.
   IOBit Uninstaller—agaknya versi konvensional bukan portabel—mampu mendeteksi kegiatan deinstalasi yang kita lakukan dari app dan spontan melanjutkan apa yang kita lakukan itu dengan menjalankan powerful scan.
   Sebelum ini, pengguna Windows 8 mungkin sudah mengenal Windows App Boss untuk deinstalasi modern app. Sayang utilitas yang ini sudah jarang dikinikan lagi.
IOBit Uninstaller 4 Kini Bisa Mendeinstalasi Windows Modern/Metro App!
   Alhamdulillah! Sekarang ada IOBit Uninstaller 4!
   Selamat mengunduh![]

Via: Mike Williams (betanews).

BellaVista: Peranti Konfigurasi Windows yang Praktis

BellaVista sejatinya diperuntukkan bagi programawan untuk kemudahan mengonfigurasi Windows sebagai target pengembangan aplikasi.
   Meski demikian, ada beberapa fiturnya yang secara praktis dapat dimanfaatkan oleh pengguna awam untuk melakukan sedikit utak-atik pada konfigurasi Windowsnya.
   Ambil contoh, pengguna bisa memanfaatkan BellaVista untuk mengaktifkan salah satu modus aman (safe mode) dari tab BCD Configuration,
BellaVista: Peranti Konfigurasi Windows yang Praktis    Manfaat praktis lain adalah untuk mengutak-atik variabel operasional (environment variables) pada Windows. Ini bermanfaat bila pengguna gemar mencoba-coba trik yang diberikan beberapa situs yang menyediakan retasan Windows gratis semisal WinAero.com,
BellaVista: Peranti Konfigurasi Windows yang Praktis    Secara umum, peranti ini sangat bermanfaat bagi para programawan/pengembang aplikasi untuk Windows—sekaligus para pengguna awam yang ingin lebih mengenal Windows lebih dalam.
   Kekurangan peranti ini adalah ketiadaan fitur menyimpan hasil konfigurasi agar bisa dibaca lagi di komputer lain. Fitur ini akan sangat menghemat waktu karena memungkinkan pengembang untuk tidak melakukan konfigurasi berulang-ulang saat berpindah komputer.


   Oh ya, ini aplikasi portabel, jadi cukup ekstrak isi berkas ke suatu folder dan langsung bisa dipakai. Praktis.[]

Kamis, 07 Agustus 2014

Antivirus Terbaik untuk Komputer dan Gawai/Gadget (Agustus 2014)

Utilitas ini mungkin yang paling pertama kita pasang saat melakukan instalasi ulang sistem operasi, baik itu pada komputer maupun gawai/gadget kita—baik tablet maupun smartphone.
   Bagi pengguna Windows 8, Microsoft telah berbaik hati menyertakan Windows Defender yang kini tak hanya berfungsi sebagai firewall—penjaga dari serangan malware saat ber-Internet—tapi sekaligus sebagai antivirus.
   Itu membantu mengamankan komputer saat pertama kali memasang Windows 8, setidaknya untuk aktivasi. Dari pengalaman saya pribadi, Windows Defender pada Windows 8 sudah memadai, terutama bagi pengguna berpengalaman yang sudah lebih waspada.
   Akan tetapi, bagi pengguna awam, akan lebih baik bila mengetahui dan kemudian memanfaatkan antivirus terbaik. Inilah manfaat artikel ini. Kita akan memanfaatkan hasil jerih payah pengujian lembaga AV-TEST.
AV-TEST homepage Aug 2014
   Terbaik di sini dilihat dari sisi proteksi/perlindungan (protection) dari serangan virus, aspek lain yakni kinerja (performance), dan kemudahgunaan (usability)—dinomorduakan. Aspek lain yang juga diperhatikan adalah: gratis :)

Antivirus Terbaik untuk Windows 8—bagi Pengguna Biasa (Home)

AV-TEST best antivirus for windows 8 home users, april 2014
Seperti kita lihat, hasil pengujian AV-TEST pada bulan April 2014 menunjukkan 2 produk menempati posisi pertama, yakni Avira Internet Security 2014 dan Bitdefender Internet Security 2014.
Bitdefender for home user, homepage, Aug 2014
   Anda boleh memilih salah satu darinya, meski saya lebih menyarankan Bitdefender. Tentu saja bukan versi komersial di atas, tapi versi gratisnya yang bisa diunduh dari Filehorse. Versi gratis ini tentu tak setangguh versi komersialnya, tapi... sudah memadai! :)

Antivirus Terbaik untuk Android (Tablet dan Smartphone)

AV-TEST best antivirus for android users, july 2014
Ada 3 pilihan untuk gawai Anda: AhnLab V3 Mobile Plus 2.0 (2.1MB), Antiy AVL (4.3MB), dan Avast Mobile Security & Antivirus (8.1MB).
   Ketiganya bisa dipasang gratis pada Android versi 2.1 ke atas, jadi Anda bebas memilih salah satunya. Saya menyarankan AhnLab karena paling hemat ruang, yakni 2.1MB saja. Keterbatasan ruang memori internal adalah salah satu perhatian pengguna Android.
Ahnlab V3 Mobile Plus 2.0 on Google Play, Aug 2014
   Saya sendiri lebih senang menggunakan AMC Security- Antivirus, Clean dari IObit Mobile Security (6.6MB, Android 2.2 ke atas), karena saya sudah merasakan ketangguhan Advanced SystemCare Free pada komputer saya.
AMC Security- Antivirus, Clean on Google Play, Aug 2014
   AMC Security- Antivirus, Clean memberikan beberapa utilitas yang saya anggap mencukupi hingga tak memerlukan utilitas lain, yakni:
~ antivirus,
~ deinstalator/uninstaller (App Manager),
~ pembersih sampah/junk (Scan),
~ pembebas ruang memori (Task Killer),
~ penghemat batere (Battery Saver),
~ pencadang buku alamat/telepon (Cloud Backup),
dan beberapa utilitas lain yang mungkin Anda suka.
   Tapi bila ruang memori internal Anda tersedia lapang, maka sebaiknya memasang AhnLab saja, lebih aman!

Antivirus Terbaik untuk Windows 8—bagi Pengguna Perusahaan (Corporate)

AV-TEST best antivirus for windows 8 corporate users, april 2014
Pengguna perusahaan memiliki pilihan yang bagus, yakni Bitdefender Endpoint Security 5.3. Tentu saja ini versi komersial.
Bitdefender Endpoint Security 5.3 homepage, Aug 2014
   Bila ingin hemat anggaran, maka saya rasa bisa mencukupkan diri pula dengan memanfaatkan edisi gratis seperti yang digunakan pengguna biasa.

   Nah, itulah risalah ringkas utilitas paling populer bagi semua pengguna peranti digital, semoga bisa membantu meningkatkan rasa aman berpetualang Anda di Internet![]

Memanfaatkan BitTorrent untuk Memperbaiki Berkas Unduhan yang Rusak

Suatu kali saya mengunduh berkas besar—kalau tidak salah distribusi GNU/Linux—secara langsung (direct download). Namun tak dinyana, berkas itu tak bisa dibuka, dan saat saya tes dengan 7-Zip ternyata dinyatakan korup (corrupt).
   Kalau harus mengunduh lagi rasanya sayang, apalagi kecepatan koneksi Internet saya waktu itu masih di kisaran 64kbps (8KBps) dan aktualnya biasanya maksimum pada 7KBps.
   Padahal ukuran berkas hasil unduhan itu sudah komplit, dan menurut dugaan saya hanya rusak sedikit saja.

   Seperti biasa, dalam keadaan begini, saya matikan komputer dan berpikir sambil duduk-duduk atau tidur-tiduran—pokoknya menjauh dari depan layar komputer. Dari pengalaman saya, berpikir sambil terpaku di depan layar monitor sering justru menghambat ide-ide super kreatif.
uTorrent Portable, online download, PortableApps_com
   Setelah beberapa hari kemudian, saya kembali teringat dengan suatu kejadian saat tengah mengunduh berkas lewat toren. Saya mengganti utilitas pengunduh untuk unduhan yang sama dari FDM/Free Download Manager ke uTorrent.
   Tingkat penyelesaian (progress) unduhan toren saat itu sekitar 10% pada FDM. Sementara itu saya sudah memulai sesi pengunduhan baru pada uTorrent pada tingkat 1%. Kebetulan folder unduhan toren FDM dan uTorrent berbeda.
   Saat itulah terpikir di benak saya, bagaimana bila berkas toren 10% unduhan FDM itu saya timpakan ke berkas 1% pada folder uTorrent? Barangkali uTorrent bisa melanjutkan apa yang sudah diunduh FDM itu.
   Saya hentikan dulu unduhan berkas pada uTorrent, saya timpa dengan berkas unduhan FDM, lalu saya klik-kanan unduhan, dan pilih Force Re-Check,
UTorrent context menu, force re-check    Ternyata, dengan memaksa uTorrent untuk mengecek ulang unduhan, kini ia menyatakan unduhannya sudah mencapai 10%. Lebih hebat lagi, unduhan berlanjut hingga 100% dan berkas itu lolos pengujian 7-Zip!

   Mengingat pengalaman itu, kini saya putuskan untuk mencoba mencari toren yang berisi berkas yang sama dengan berkas unduhan langsung (direct download) saya yang rusak tadi. Untungnya, sebagian besar produk komunitas lepas lokan (open source) kini menyediakan saluran unduhan via toren.
Linux Mint, direct download mirrors and torrent
   Prinsipnya sama seperti di atas,
1. Saya jalankan unduhan toren dengan uTorrent, lalu saya hentikan,
2. Saya ubah nama berkas unduhan langsung yang rusak menyamakan dengan nama berkas unduhan yang dibuat uTorrent,
3. Saya timpakan berkas yang sudah dinamai ulang tadi ke berkas unduhan uTorrent,
4. Kembali ke uTorrent, saya klik-kanan unduhan dan memilih Force Re-Check,
5. Unduhan pun bisa dikoreksi hanya dalam hitungan beberapa menit saja!
   Singkatnya, dengan cara itu, saya bisa menghemat buaaanyak waktu karena tidak harus mengunduh ulang berkas yang rusak tadi. AlhamduliLlah! :)[]

Senin, 04 Agustus 2014

GEGeek Tech Toolkit "Kotak Alat" Portabel bagi Administrator

Ini kabar baik bagi administrator sistem atau teknisi TI (IT support). Sebagaimana halnya montir memiliki kotak alat, maka seorang admin memerlukan GEGeek Tech Toolkit.
   GEGeek adalah koleksi utilitas portabel untuk Windows. Ia berisikan beragam utilitas yang diperlukan untuk mendiagnosis dan memperbaiki sistem, mulai dari utilitas-utilitas buatan Nirsoft, Sysinternals, Piriform (CCleaner), Java, 7-Zip, Rapid Environment Editor, Speedfan, MemTestPro, Revo Uninstaller hingga peramban gratis Firefox.
   Utilitas-utilitas tadi bisa dijalankan melalui antar muka/launcher-nya yakni GEGeek Toolkit.exe, atau langsung dari folder-nya—yang diorganisasikan menurut kategori seperti Backups, Benchmarking, Compression, dst. Ia bahkan menyertakan folder bernama Documents yang berisikan bahan bacaan untuk membantu kita mendiagnosis masalah.
GEGeek Toolkit Launcher    Tak seperti koleksi buatan sendiri, koleksi ini memiliki utilitas pengkini (updater) untuk seluruh isinya melalui Ketarin.
Ketarin update running
   Ini benar-benar harus dibawa setiap admin saat memenuhi penggilan dari penggunanya di seluruh penjuru jaringan.[]



Minggu, 20 Juli 2014

Pembebas File/Folder (Unlocker): File Governor

Kadang kala, saat kita hendak memindahkan/move atau menghapus/delete suatu berkas (file) atau map (folder), muncul kotak peringatan berikut,
File locked error message
   Isi peringatannya beragam tergantung apa jenis objek yang tengah terkunci (locked) atau tengah dibuka/digunakan oleh Windows atau aplikasi lain, misalnya:
Cannot delete file: Access is denied

There has been a sharing violation.

The source or destination file may be in use.

The file is in use by another program or user.

Make sure the disk is not full or write-protected and that the file is not currently in use.
   Ambil contoh, berkas arsip/zip yang tengah kita buka dengan 7-Zip, tidak bisa dipindahkan atau dihapus.

   Ada beberapa utilitas untuk mengatasi masalah ini, misalnya:
~ Unlocker. Ini utilitas pionir dan tertua, sayang ia harus dipasang (install) alias tidak portabel. Saat ini versi terbaru 1.9.2 (rilis 16 Mei 2013) tapi versi portabelnya masih belum dikinikan dari versi 1.9.0.
~ IObit Unlocker. Ini utilitas yang mungkin dikembangkan IObit melihat popularitas Unlocker. Kelemahannya, versi portabelnya tak bisa membuat entri pada context menu (menu klik-kanan) dari Windows/File Explorer.
   Kini, ada utilitas baru bernama NoVirusThanks File Governor yang menutup semua kekurangan utilitas tadi. Utilitas ini memiliki versi portabel dan bisa diintegrasikan ke context menu/klik-kanan dari Windows/File Explorer. Caranya mudah:
1. Jalankan utilitas ini sebagai administrator, lalu buka menu Settings -> centang pilihan Add to Windows Explorer Context Menu -> tutup saja jendelanya karena otomatis disimpan.
File Governor -> Settings
2. Kini, manakala menemui berkas/file atau map/folder yang "bandel" tidak mau dipindahkan atau dihapus, maka cukup klik-kanan pada berkas/map itu dan Unlock with File Governor....
File Governor context menu
Beres![]

Via: NoVirusThanks.org

Jumat, 18 Juli 2014

Mengenali Manufacturer ID dari Merek-Merek DVD/CD dengan ImgBurn

Anda mungkin sudah mengenal ImgBurn. Utilitas perekam CD/DVD ini sangat populer melebihi utilitas sekategorinya menurut AlternativeTo.net.
   Salah satu hal yang saya sukai dari ImgBurn adalah informasi manufacturer ID yang ia tampilkan. Manufacturer ID memberikan keterangan tentang identitas produk menurut klasifikasi yang dibuat produsennya. Keterangan ini sangat bermanfaat karena membuat kita bisa mengenali mana merek-merek yang sebenarnya berasal dari produsen yang sama.
Verbatim Digital Movie DVD-R
   Mari kita coba masukkan DVD yang diberi label merek Verbatim Digital Movie DVD-R, lalu klik saja Discovery,
ImgBurn -> Discovery
   Kita bisa saksikan bersama, manufacturer ID-nya menurut ImgBurn adalah MCC 03RG20,
ImgBurn Device/Disk Information
   Setelah membeli beberapa merek CD/DVD/DVD-DL (dual layer) sekian tahun, saya mendapatkan data sebagai berikut,
ID Merek Kapasitas (GB)
97m22s67f Mitsubishi CD-R 0.7
97m26s66f Verbatim Gold Series 0.7
97m34s23f Verbatim CD-R 0.7
AML-003-01 Verbatim DVD+R RW 4.7
CMC MAG AM3 GT-PRO DVD-R Plus 4.7
CMC MAG AM3 Imation 4.7
CMC MAG AM3 Maxell MQ DVD-R 4.7
CMC MAG AM3 TDK DVD-R 4.7
CMC MAG-D03-64 GT-PRO DVD+R DL 8.5
DAXON016S BenQ 4.7
MCC 02RG20 Vision DVD-R 4.7
MCC 03RG20 Mitsubishi 4.7
MCC 03RG20 Verbatim DVD-R 4.7
MCC UME02 Verbatim DVD-R 4.7
MCC-004-00 Mitsubishi DVD-RW 4.7
MCC-004-00 Verbatim DVD+R RW 4.7
MKM 003-00 Verbatim DVD+R RW DL 8.5
ProdiscS05 Vision DVD-R 4.7
Ricoh Jpn-D01-G7 Banana DVD 8.5
Ricoh Jpn-D01-G7 Kachi DVD-DL 8.5
RITEK F1 Maxell DVD-R 4.7
RITEK F1 Sony DVD-R 4.7
RITEK G05 Alisan 4.7
SONY 16D1 Sony DVD-R 4.7
SONY-D21-00 Sony DVD+R RW 4.7
TYG03 Kachi DVD-R 4.7
   Dengan memanfaatkan data tadi, kita bisa dengan yakin misalnya membeli merek RITEK. Mengapa? Ternyata merek ini adalah kategori low-end (kualitas terbawah) dari produsen ternama Sony!
   Demikian pula bila suatu saat kita mendapati DVD berkualitas bagus seperti Mitsubishi dan Verbatim. Bila ternyata harga merek Mitsubishi lebih murah, maka ambil saja merek itu karena produsen dan kelasnya sama!

   Nah, dengan berbekal data tadi, kita bisa membedakan mana merek yang sepabrik tapi berbeda kualitas, misalnya merek Sony kelas menengah (average) beridentitas SONY-D21-00, sementara kelas bawah (low-end) beridentitas RITEK F1. Sehingga membeli merek Ritek, Maxell, atau Alisan adalah sama dengan membeli merek Sony kelas bawah juga.
   Lalu mana produk yang kualitas tinggi (high-end)? Nampaknya produsen dunia tidak menjual produk kelas ini di pasar negara berkembang. Kelas ini hanya bisa ditemukan di pasar negara-negara maju.
   Bila tak percaya, cobalah lihat data DVD-R kelas high-end dari Amazon.com berikut ini misalnya (klik di sini bila peramban tak bisa menampilkan),
   Dengan melihat harganya saja, kita bisa melihat bahwa setelah konversi umumnya berharga 2 kali lipat harga di Indonesia. Jadi, memang dimaksudkan bagi dompet pengguna di negara maju.
   Selain manfaat tadi, kita bisa mengetahui bahwa merek-merek yang beragam, ternyata berasal dari produsen yang sama, misalnya merek Kachi dan Banana ternyata sama-sama buatan Ricoh!

    Semoga dengan ini kita bisa menjadi konsumen yang lebih cerdas, amin![]



Selasa, 01 Juli 2014

One Commander: Windows/File Explorer Kita Berikutnya

Selama ini, manajer berkas/file manager standar pada Windows yakni Windows/File Explorer (FE) sudah dirasakan kurang memenuhi kebutuhan sehari-hari pengguna. Ini sebabnya muncul solusi-solusi seperti Free Commander (meneruskan tradisi Norton Commander), atau Q-Dir yang bisa sekaligus menampilkan 4 jendela.
One Commander logo
   One Commander (dahulu bitCommander) adalah file manager baru yang agaknya akan menjadi standar bagi para pengguna Windows. Ia bisa dikatakan kandidat terkuat untuk menjadi Windows/File Explorer berikutnya. Apa saja keunggulannya?

   Antar-muka struktur folder yang lebih mudah dimengerti. Struktur folder disajikan dalam bentuk tab yang bersusun (nested tabs) hingga hirarki folder tetap terlihat dan mudah diramban (browse) ke bawah (ranting) atau ke atas (induk).
One Commander easy navigation throughout folders, down or up folders
   Keistimewaan lain pendekatan di atas adalah pengguna tidak perlu banyak memindahkan kursor mouse untuk meramban. Ia bisa tetap fokus di area yang kurang lebih sama (pusat perhatian).
   Ini juga amat memudahkan bagi pengguna layar sentuh, karena tidak perlu banyak memindahkan jari.

   Pemanfaatkan ruang layar yang cerdas. Tiap tab bisa diramban dengan mudah dan akan otomatis melebar saat di bawah kursor, untuk memudahkan penglihatan dan berpindah folder. Dengan begini, kita tidak memerlukan lagi tombol panah ke atas pada FE/Windows 8.
Swith between folders parent/child easily with One Commander
   Kita juga bisa membuat sesi perambanan baru dengan mengklik '+Tab' yang tersedia di bawah.
   Operasi copy/move bisa dilakukan secara tarik lalu taruh (drag and drop) baik antar susunan tab, folder, drive, juga antar sesi tab perambanan.

   Operasi Copy/Move berkas dari folder yang berlainan secara sekaligus dengan Drop List. Dulu di FE kalau kita mau menyalin/memindahkan berkas-berkas yang berbeda folder kita harus melakukannya dari tiap-tiap folder.
   Kini dengan One Commander kita bisa memasukkan terlebih dahulu berkas-berkas yang ingin kita salin/pindahkan pada Drop List. Setelah semua berkas masuk, kita tinggal melakukan operasi copy/move secara sekaligus ke folder tujuan. Ini lebih menghemat waktu.
One Commander: copy/move files from different folders at once
   Kelemahan: karena masih versi beta, nama berkas tak terlihat dan tertutup jendela Drop List.

   Pencarian berkas ketik langsung ala Start menu/screen. Di suatu folder kita bisa melakukan pencarian berkas dengan mengetikkan saja apa yang kita ingat dari nama berkas itu, dan One Commander akan menyortir dan menampilkan mana saja berkas yang cocok. Cukup tekan Esc untuk menghapus pencarian.
One Commander type text to search

   Itulah sekelumit fitur paling menarik dari One Commander yang saat ini masih pada tahap versi beta. Fitur lainnya bisa disua langsung di http://onecommander.com. Rasanya sudah tak sabar untuk segera menikmati versi final.
   Inilah kandidat pengganti Windows/File Explorer terbaik saat ini. Inilah Windows/File Explorer kita yang berikutnya![]

   Tip. Utilitas ini diedarkan portabel (http://onecommander.com/download.html), tapi memerlukan .NET 4.5, VS2012/2013 Redistributables, dan bagi versi Windows sebelum 8, tampilan thumbnail memerlukan Camera Codec Pack.
   Bagi pengguna Windows 8/8.1/update 1, cukup memasang VS2012/2013 Redistributables, yang lain sudah ada pada Windows.



Selasa, 24 Juni 2014

Membuat Multiboot USB Flash Disk

Menginstalasi Windows bisa lebih praktis melalui flash disk. Sebelumnya saya sangat menyukai Rufus, tapi ada kelemahan yang mengganggu: ia tak bisa membuat lebih dari satu citra (image/ISO) ke dalam flash disk.
   Ambil contoh, bila saya ingin membuat flash disk instalasi untuk Windows 8, GNU/Linux, serta beberapa citra emergency disk, maka saya harus menyiapkan beberapa flash disk. Mengingat kapasitas yang tersedia umumnya 8GB, maka otomatis ada banyak ruang tak terpakai di tiap flash disk.

   Setelah mencari-cari sebentar di Internet, ternyata sudah lama ada utilitas lain bernama YUMI – Multiboot USB Creator. Ada pilihan untuk Windows tapi agak di bawah,
YUMI menu untuk Windows 8/7/Vista

   Sementara untuk citra/ISO yang tak terdaftar bisa coba gunakan pilihan yang lebih bawah lagi,
YUMI menu untuk Unlisted Bootable ISOs
   Saya menggunakan pilihan tadi untuk citra EaseUS Todo Backup Free.

   Dengan fitur multiboot dari YUMI, flash disk 16GB saya kini bisa digunakan untuk mencoba-coba distro GNU/Linux semisal Mint,
YUMI list of ISOs

Kelemahan

YUMI belum bisa memindahkan citra instalasi untuk 32-bit dan 64-bit pada flash disk yang sama, misalnya Windows 8 32-bit dan Windows 8 64-bit.
   Saat saya coba, yang terjadi adalah citra yang paling akhir dimasukkan akan menimpa citra yang lain. Misalnya citra 32-bit akan menimpa citra 64-bit yang terlebih dahulu dimasukkan. Akibatnya, semua pilihan menu YUMI hanya akan menjalankan instalasi untuk citra yang 32-bit saja.

   Nah, itulah dia. Temuan menarik 2-3 pekan yang lalu saat ingin membuat flash disk instalasi Windows 8.1.[]



Jumat, 30 Mei 2014

Menghemat Ruang Taskbar dengan Docking/Launcher

Ada beberapa cara untuk menaruh pintasan agar mudah mengakses aplikasi atau dokumen yang sering kita gunakan.

Membuat Pintasan pada Desktop

Ini cara yang paling sering ditempuh, akibatnya jelas, lama-lama ruang Desktop menjadi "ramai." Bagi yang menyukai kerapihan, cara ini sangat tak disukai.

Membuat Pintasan pada Taskbar

Saat ruangan Desktop mulai terlihat "ramai" maka kita pun beralih ke ruang lain, yakni Taskbar. Namun Taskbar lebih sempit lagi ruangnya, bila ditambah dengan aplikasi-aplikasi yang tengah berjalan, maka dalam waktu singkat Taskbar pun mulai terlihat penuh sesak.

Jadi, bagaimana membuat Desktop tetap rapih dan Taskbar tetap lega?

Solusi dari Ranah Windows

Solusi ini akan lebih masuk akal bagi pengguna Windows 8. Ketiadaan Start menu membuka ceruk bagi pengembangan custom Start menu. Selain Classic Shell yang lebih populer, ada pengembang bernama ReviverSoft yang menawarkan pengganti gratis bernama Start Menu Reviver/SMR.
   Konsep desainnya terbilang unik. Mereka merancang-ulang Start menu agar tak hanya bermanfaat bagi pengguna komputer biasa tapi juga para pengguna layar sentuh.
   SMR menyediakan ruang di panel kiri untuk kita isi dengan pintasan yang sering kita gunakan.

   Kelemahan SMR adalah ruang untuk pintasan itu sangat terbatas. Kelemahan lain dari sisi fitur Start menu:
1. Tak ada panel berisi pintasan aplikasi-aplikasi yang paling sering digunakan (frequently used programs).
2. Akses ke item-item yang baru dibuka (recent items) dipindahkan ke dalam struktur pohon menu--sehingga agak repot mencarinya.

3. SMR tak berfungsi bila kita menyembunyikan Taskbar.
4. Kinerja SMR--juga fitur pencarian aplikasi--lebih lambat, ditambah tak secerdas Classic Shell.

Solusi dari Ranah Apple

Mungkin solusi yang lebih baik ada di ranah Apple. Steve Jobs [alm.] memang sosok yang kreativitasnya jauh mandahului rekan-rekannya sesama pelaku bisnis high tech. Ia sudah mengantisipasi keterbatasan Desktop maupun Taskbar sehingga menyertakan fitur docking pada sistem operasi yang merupakan "oleh-oleh" dari petualangan gagalnya di Next, Inc. kala diminta kembali memimpin Apple.
   Aplikasi docking (dermaga/dok) terbaik untuk Windows ternyata buatan para pehobi Apple sebagai semacam niat baik untuk berdamai dengan para pengguna Windows. Namanya RocketDock. Sayangnya, aplikasi ini sudah tak dikinikan sehingga hanya bisa digunakan hingga Windows versi 7.
   Namun jangan takut, untuk Windows 8 ada aplikasi gratis bernama XWindows Dock/XWD. Lagi-lagi, sayangnya, aplikasi ini sudah tidak dikinikan lagi.

  Anda cukup mengarahkan kursor ke dasar layar untuk menampilkan dok--bila tertutup aplikasi yang tengah berjalan. Kita bisa mengubah ukuran dok dengan menempatkan kursor pada separator lalu menariknya ke atas atau ke bawah. Mengecilkan ukuran dok--juga ikon-ikon pada baki--sangat berguna kala pintasan makin banyak.
  Kelemahan XWD, kita tak bisa menaruh pintasan buatan Windows (shortcut) pada dok. Pintasan ini tak bisa menjalankan aplikasi dari dok. Kita harus menaruh langsung berkas aplikasi (.exe) pada dok.
   Selain itu, mungkin karena tak dikinikan lagi, kadang kala dok mendadak lenyap seluruh isi pintasannya. Jadi, saran saya cadangkan (backup) folder bernama: XWindows Dock\My Shortcuts tiap kali menambahkan pintasan pada dok, hingga bisa dipulihkan sewaktu-waktu ia mendadak "menghilang."
   Oh ya, hampir lupa, baik RocketDock (bagi pengguna non-Windows 8) dan XWindows Dock yang sudah saya buat versi portabelnya bisa diunduh dari sini:

   Nah, semoga tip ini bisa membuat tampilan Windows Anda lebih rapih![]



Minggu, 02 Maret 2014

Tampilan Skin Menawan untuk Rainlendar

Bagi penyuka Rainlendar, mungkin sudah tak asing lagi dengan tema tampilan (skin) bernama Statica. Tema ini termasuk populer dan sering dimodifikasi. Ada yang memodifikasinya menjadi Statica Color, lalu ada lagi yang menambahkan penomoran pekan, dst.

   Saya ingin membagi hasil modifikasi saya baik untuk tema Statica untuk latar belakang gelap:

juga untuk latar belakang cerah/terang, yang disebut Statica Inverted:

   Ini dia masing-masing unduhan itu:

   Oh ya, keduanya  juga bisa digunakan pada Windows 8.1.[]



Jumat, 03 Januari 2014

Serba-Serbi Sekitar Batere Komputer

Bandung, 2 Jan 2014. Pengetahuan pengguna di masa teknologi batere masih NiCd (Nickel Cadmium) juga “trauma” akibat masalah “memori” batere ternyata malah merugikan pengguna di era Lithium Ion.
BatteryCare logo   Penggunaan harus sampai habis karena kalau tidak batere akan “mengingat” posisi terakhir sebagai “penuh” demikian melekat di benak pengguna batere masa lalu (NiCd). Namun, cara pemakaian seperti itu justru mempercepat kerusakan batere baru yang umumnya adalah Li-ion atau Li-poly (Lithium Ion Polymer) yang lebih baru.
   Sebelum melanjutkan membaca artikel ini, unduh dan pasanglah aplikasi gratis bernama BatteryCare.

Jenis-Jenis Batere Portabel

Ada setidaknya 3 sampai 4 jenis batere yang populer di lingkaran pengguna komputer/tablet/ponsel:
   Nickel Cadmium (NiCd) — kapasitas simpan energi kecil, siklus pakai panjang (kuras/isi), cepat terkuras habis, dan ekonomis/murah. Sudah mulai ditinggalkan karena masalah “ingatan/memori”-nya di atas.
   Nickel-Metal Hydride (NiMH) — kapasitas simpan lebih besar daripada NiCd, siklus pakai lebih pendek, tak mengandung bahan beracun, masih populer untuk peranti kecil seperti ponsel.
   Lithium Ion (Li-ion) — paling populer saat ini untuk laptop dan ponsel, kapasitas simpan besar, ringan, lebih mahal, cara pembuangan harus aman karena mengandung bahan beracun.
   Lithium Ion Polymer (Li-ion polymer) — mulai merambat naik popularitasnya karena lebih murah dibandingkan Li-ion. Penggunaan paling banyak masih di ponsel, namun laptop sudah mulai menyusul.

   Melihat kecenderungannya, maka bila Anda mau membeli komputer/ponsel baru, sebaiknya pilih yang berbatere Li-poly—atau minimum Li-ion.

Penggunaan Saat Masih Baru

Pengisian pertama biasanya berlangsung cepat, karena produsen biasanya sudah mengisi setidaknya 40-50% kapasitas batere—mengantisipasi penyimpanan dalam waktu lama.
   Jangan isi batere tapi gunakan saja langsung dan baru isi lagi saat kapasitas tinggal 20%, pengisian bisa dilakukan dalam beberapa sesi pemakaian, tidak harus nonstop hingga 100%. Jangan menguras batere hingga di bawah 20%, ini kebiasaan buruk dari masa NiCd.
   Setiap 30 kali siklus pakai/isi batere perlu dikalibrasi-ulang agar indikator prosentase penggunaannya tetap akurat. Cara kalibrasi:
1. Isi batere hingga 100%, lalu biarkan istirahat 2 jam.
2. Setel agar Windows otomatis berhibernasi saat batere tinggal 5%
guide_calib_2
guide_calib_3
guide_calib_4
3. Habiskan batere hingga otomatis memasuki hibernasi, lalu biarkan selama 5 jam atau lebih lama lebih baik.
4. Pasang batere dan isi nonstop dalam 1 sesi hingga 100%, laptop boleh sambil digunakan. Kalibrasi pun selesai.
5. Kini batere bisa digunakan lagi dengan cara di atas hingga 30 kali ke depan.

Penggunaan Sehari-Hari

Apakah boleh digunakan sambil dipakai?

Batere Li-ion/poly bisa digunakan sambil diisi. Bahkan pada laptop masa kini, bila sudah terisi 100% maka pengisian otomatis akan berhenti dan aliran listrik diteruskan langsung ke peranti keras (komputer/ponsel). Namun lebih baik melepas batere bila sudah terisi 100%. Mengapa?

Apakah harus dilepas setelah terisi 100%?

Musuh utama batere Lithium adalah panas. Bila ia tetap terpasang pada peranti keras dan peranti keras tengah digunakan, maka panas peranti keras akan merambat pula ke batere. Sepanjang panas peranti keras tidak melebihi 60 derajat Celcius, para pakar menyatakan aman. Tapi, saya lebih menyarankan untuk melepaskan batere.

Apabila mau disimpan dalam waktu lama?

Bila batere tidak akan segera digunakan lagi, jangan diisi hingga 100%. Cukup isi hingga 40-50% (ingat praktek yang dilakukan produsen laptop di atas?). Isi ke posisi 40-50% tiap 6 bulan.
Masukkan dalam kantong berpori (tidak menghantarkan listrik) dan simpanlah di tempat yang sejuk (rata-rata 20 derajat Celcius), gelap, dan tidak lembab, misalnya dalam lemari baju, rak buku, dll.
   Ada juga yang menyarankan menyimpan di kulkas (bukan freezer-nya) untuk mendapatkan suhu ideal 0-10 derajat Celcius. Dalam hal ini, bungkuslah batere dengan bahan kedap uap/air.

Saat Habis: Isi Elemen, Beli Seken, atau Baru?

Secara teoritis, batere Li-ion bisa digunakan antara 500-1000 siklus pakai/isi, sementara Li-poly 300-500 siklus. Angka minimum biasanya berarti penggunaan dengan kuras berat (deep discharge) yakni sering dikuras di bawah 20%, sementara angka maksimum bila lebih sering digunakan dengan kuras ringan (shallow discharge). Namun biasanya angka rata-rata lebih bisa dijadikan pedoman, jadi L-ion mungkin 750 siklus dan Li-poly mungkin 400 siklus.
   Nah, saat batere sudah berakhir masa pakainya dan tidak bisa diisi lagi, maka saran terbaik adalah membeli yang baru. Saran kedua: beli yang seken (bekas), tapi hindari isi ulang/ganti elemen karena dari pengalaman saya pribadi, efeknya tidak lebih dari 6 bulan; alias lebih rugi daripada beli seken.[]

Bacaan Lebih Lanjut

Panduan pemakaian batere yang baik (Bhs. Inggris) http://batterycare.net/en/guide.html
Tip penggunaan batere yang awet dari Sony (Bhs. Inggris) http://www.sony-asia.com/productcontent/364394/productcategory/it-computer-accessories
Saran dan larangan penggunaan batere (tabel ringkas, Bhs. Inggris) http://batteryuniversity.com/learn/article/do_and_dont_battery_table
Panduan lebih mendalam, Batteries in a Portable World http://www.buchmann.ca/



 

© 2011-2014 Open Your Windows! | All rights reserved | Designed by Templateism | Open Your Windows, Indonesia! RSS Feeds