Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Desember 2014

Cara Menambah Ruang Simpan pada PlayStation 4, Xbox One, atau Wii U

Cara Menambah Ruang Simpan pada PlayStation 4, Xbox One, atau Wii U Ada banyak alasan untuk menambah ruang simpan peranti permainan/video console yang Anda miliki. Untungnya, semua caranya sudah tersedia.

Playstation 4

PlayStation 4 memiliki ruang simpan 500 GB, tapi peranti ini tak bisa dihubungkan ke ruang simpan eksternal lewat kabel USB.
   Cara menambah kapasitas adalah dengan meng-upgrade ruang simpannya ke ukuran hingga terabytes/TB dengan HDD SATA 2.5" (standar laptop). Sony memberikan instruksi resmi untuk melakukan ini.
   Cukup gunakan HDD, karena SSD hanya memberikan sedikit perbedaan kecepatan menurut forum tom'sHARDWARE.

Xbox One

Xbox One juga menyertakan ruang simpan standar 500GB, tapi mendukung penambahan hingga 2 ruang simpan eksternal berbasis USB 3 dengan kapasitas harus di atas 256GB.
   Xbox One tak akan mau menginstalasikan permainan pada penggunaan kapasitas di bawah 256GB atau USB 2; meski tetap bisa memainkan lagu atau filem pada HDD ini.
   Oh ya, XBox One Anda harus sudah dikinikan dengan kinian yang dirilis 3 Juni 2014 lalu.

Wii U

Wii U hanya dilengkapi 8 atau 32GB ruang simpan baku, namun bisa diperluas dengan 3 HDD dengan maksimum ukuran masing-masing 2TB.
   Koneksi bisa via USB 2 atau 3, dan sebaiknya jangan SSD. Tambahan lain: sebaiknya ruang simpan eksternal memiliki sumber catu daya sendiri.

Peranti Video Game Console Lama

PlayStation 3 bisa di-upgrade seperti PlayStation 4.
   Xbox 360 bisa menggunakan USB flash disk hanya hingga ukuran 32GB.
   Wii lama bisa di-upgrade dengan sebuah SD card hingga 32GB. Ini juga bisa dilakukan pada Wii U untuk permainan baku Wii yang dijalankan pada "Wii mode."

Sumber: How to Add More Storage to Your PlayStation 4, Xbox One, or Wii U, HowToGeek.com.[]

Sang Komputer: Arsitektur Komputer Masa depan dari HP Labs

Sang Komputer: Arsitektur Komputer Masa depan dari HP Labs Arsitektur komputer saat ini masih memiliki overhead transmisi data antar subsistem penyusunnya. Ada transmisi antar prosesor dan memori, lalu dengan ruang simpan/hard disk, belum dengan aksesori-aksesori yang ditambahkan ke dalam arsitektur seperti misalnya kartu grafik/GPU.
   Laboratorium HP baru-baru ini mengumumkan terobosan baru dalam rancang-bangun arsitektur komputer. Selama ini, ruang simpan selalu terbagi dua:
1. RAM/memori yang lebih cepat dibandingkan HDD/hard disk drive, meski kecepatannya masih belum secepat prosesor, tapi bisa mengimbangi prosesor hingga lebih efisien dibandingkan HDD untuk melayani operasional komputer,
2. HDD/ruang simpan tetap yang berkapasitas lebih besar daripada RAM tapi berkecepatan lebih lambat sehingga hanya dimanfaatkan sistem operasi untuk menyimpan sebagian data di RAM yang sedang tak digunakan pada page cache alias memori virtual.
Sang Komputer: Arsitektur Komputer Masa depan dari HP Labs    Nah, komputer yang disebut The Machine (bisa disadurkan bebas menjadi Sang Komputer) ingin menghapus perbedaan dua jenis ruang simpan ini. Dengan demikian arsitektur ini dapat mengurangi overhead transmisi antara
~ prosesor-RAM-HDD
menjadi lebih sederhana:
~ prosesor-ruang simpan.
   Inti terobosan ini terletak pada teknologi HP Memristor yang menyatukan kedua jenis ruang simpan tadi,
Sang Komputer: Arsitektur Komputer Masa depan dari HP Labs    Saat ini ruang simpan SSD/Solid State Drive sudah jauh lebih cepat dibandingkan HDD, tapi sayang belum menyamai kecepatan RAM, seperti terlihat pada kutipan dari diskusi di tom'sHARDWARE tahun 2013 berikut,
No, not even close. DDR3-1600 RAM has bandwidth of 12.8GB/s, while SATA3 SSDS max out at ~550MB/s, making them at least 25x slower. Faster (and more expensive) PCIe SSDs are able to get to 1.2GB/s, which is still over 10x slower then RAM.
(Tidak, masih jauh. DDR3-1600 RAM memiliki kecepatan 12.8GB/s, sementara SATA3 SSDS maksimum pada sekitar ~550MB/s, jadi setidaknya 25x lebih lambat. PCIe SSDs yang lebih cepat namun mahal bisa mencapai 1.2GB/s tapi masih lebih lambat 10x daripada RAM.)
   Tentu saja, kondisi paling ideal adalah manakala kecepatan ruang simpan bisa menyamai prosesor, tapi ini mungkin butuh rancang-ulang total pada model sistem komputer—atau lebih jelasnya, bentuk komputernya akan jauh berbeda daripada yang kita kenal saat ini.

Sumber: The Machine: A new kind of computer; HP Labs; Jun 11, 2014.[]

Selasa, 23 Desember 2014

Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia (kinian Des 2014)

Bandung, 23 Desember 2014 (terkini!). Gejala paling mutakhir di dunia komputasi belakangan ini adalah evolusi dari
[] laptop ke tablet—terutama hibrida seperti yang didemonstrasikan Microsoft Surface Pro 3,
[] sistem operasi 32-bit ke 64-bit, dan
[] ruang simpan mekanis (HDD/hard disk drive) ke non-mekanis (SSD/solid state drive).
Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia
   Ketiga gejala ini mau tidak mau mesti kita pertimbangkan dalam membeli komputer baru, meski memang bagi konsumen umumnya di Indonesia, tebal dompet masih menjadi pertimbangan utama (tren device/gadget laptop/tablet/smartphone pada umumnya, silakan baca Tren Laptop, Tablet, dan Smartphone).

Pertimbangan Praktis dan Cepat

Bagi pembaca yang ingin cepat, maka kriteria terpenting adalah mampu Windows 64-bit, memori/RAM minimum 4GB, peranti grafik berdedikasi memori minimum 2GB, resolusi 1920×1080. Saya merasa, spesifikasi ini akan masuk dalam kisaran "ideal" bagi konsumen Indonesia, yakni antara Rp5-7 juta. Contoh laptop bisa sua bagian Rekomendasi Praktis.
   Itu dia tip terpenting bagi yang ingin cepat-cepat belanja. Nah, bagi yang ingin ulasan lebih mendalam (namun tetap saya upayakan mudah dan sederhana), silakan melanjutkan….

Sistem Operasi

Windows 8.1 Pro box and a laptop
Bagi pengguna Indonesia, pilihannya sangat mudah, tinggal menentukan versi yang mana. Saya sangat menyarankan Windows 8.1 Pro 64-bit. Mengapa?
   [] Sangat, dan percayalah, saaangat…cepat, melebihi Windows 7 apalagi XP. Itulah sebabnya versi 8.1 bisa dipasang pada komputer lama. Ini mungkin pertimbangan utama untuk pindah ke Windows 8.1. Ini berlaku baik bagi versi 32-bit, maupun—yang sangat disarankan—versi 64-bit. Perihal versi-versi yang tersedia dan alamat pembelian Microsoft Indonesia silakan sua artikel lain ini.
Catatan untuk versi 64-bit: bila ada peranti keras Anda, baik mesin cetak/printer atau pemindai/scanner dll. keluaran sebelum XP 64-bit dirilis (25 April 2005), pastikan device driver-nya tersedia (gunakan IE, peramban lain tak bisa mengunduh dari katalog Microsoft ini), kalau tidak, maka sebaiknya bertahan di 32-bit atau memanfaatkan utilitas gratis seperti VMware agar bisa menggunakan peranti keras 32-bit lewat sistem operasi 32-bit lama Anda, misalnya Windows XP.
Classic Shell Start menu    [] Masalah Start menu adalah masalah utama bagi pengguna Windows lama, tapi masalah ini sudah diselesaikan dengan baik oleh Classic Shell (terutama sejak versi 4.0.2). Tombolnya bisa disulap mengikuti selera dengan mencari desain gratisnya di deviantART atau misalnya ini.
   [] Tambahan antar muka bagi pengguna tablet, yakni Start screen bisa dimanfaatkan pengguna desktop sebagai semacam pengganti Google Newsreader, RSS reader populer yang sudah ditamatkan riwayatnya oleh Google.
   "Newsreader" ala Windows 8 ini lebih memikat, karena fitur tampilan "sekilas info"-nya yang disebut live tile. App (sebutan untuk aplikasi ala Modern UI/Metro) yang saya sarankan untuk mengisi ruang newsreader kita itu adalah News Bento atau Readiy. App ini bisa mempinkan RSS kesukaan kita pada ubin tersendiri di Start screen. Situs untuk mencari RSS-nya adalah http://ctrlq.org/rss/.
   Mau cari app dengan cara yang lebih cepat? Silakan kunjungi situs pencarian app milik Microsoft ini.
   [] Microsoft akan menggratiskan upgrade dari Windows 8 ke Windows 10 yang sepanjang penilaian kami mempertahankan fitur 8 yakni sangat kencang tapi dengan banyak tambahan fitur bagi pengguna desktop/laptop, seperti Start menu, dukungan untuk memutar media populer seperti MKV/Matroska (video) maupun FLAC (music), dst.
Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia
NB. Artikel lain yang mengulas Windows 8 bagi pengguna baru: Kekurangan | Kelebihan | Ceklis Instalasi.

   Jika Anda tidak berminat membeli Windows, maka ada distribusi GNU/Linux yang sangat memikat, yakni Mint. Bila device driver tak disediakan produsen peranti kerasnya, maka cobalah cari di sini.

Memori/RAM

Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di IndonesiaMengapa bukan prosesor dulu? Ini panduan praktis, jadi mengikuti kebutuhan praktis pengguna masa kini. Alasan lain lihat di bagian prosesor nanti.
   Masih ada komputer yang dijajakan dengan memori standar 2GB, saran saya, tambah ke 4GB karena inilah syarat minimum terbaik masa kini. Bila dompet cukup tidaklah rugi menambahnya hingga 8GB—bila spesifikasi komputer memungkinkan. Bila kebutuhan Anda lebih tinggi, misalnya ingin menyaingi YIFY dalam mengonversi film koleksi Anda misalnya, atau gaming maka Anda butuh minimum 8GB, bahkan idealnya 16GB memori.
   Era DDR2 sedang berlalu, jadi pilih misalnya yang diberi label DDR3-1600 (tipe slotnya DDR3 dan kecepatan transfer datanya 1600Mips (juta per sekon, sumber: techpp.com).
   Merek memori yang berkualitas tinggi berturut-turut: G.SKILL, sisanya bisa dibilang sedikit di bawahnya, yakni Corsair, Muskin, Kingston, OCZ, Gail, ADATA. Merek lain seperti Visipro agaknya sedikit di bawah lagi.

Grafik dan Resolusi Layar

351px-Nvidia_logo_svgResolusi yang umumnya ditawarkan saat ini adalah 1366×768 piksel. Saran saya, cari yang setidaknya 1920×1080 untuk ukuran layar bisa yang 13.3" untuk yang ingin mobilitas tinggi, atau yang 15.6" hingga 17.3" untuk pencari kepuasan mata.
   Mengacu tabel resolusi laptop ini, maka resolusi terbesar untuk laptop adalah 1680x1050, namun sebentar lagi laptop berarsitektur Haswell yang lebih hemat energi (6 jam batere, atau aktualnya 70%-nya, yakni sekitar 4 jam) akan menawarkan resolusi 2560 x 1600 (telah dirilis saat Windows 8.1 keluar).
   Mengenai peranti kerasnya, pilih antara NVIDIA atau Radeon. NVIDIA sedikit lebih cepat dibandingkan Radeon yang setara, tapi dari sisi harga Radeon lebih baik. Jadi, bila ada Radeon, pilih saja yang ini asalkan memori mandirinya (dedicated memory) minimum 2GB. Pengguna lanjut (main, olah video, desain grafis) mungkin butuh yang 4GB.

Ruang Simpan

ssdRuang simpan HDD ukuran 320GB adalah masa lalu. Minimum 500GB, dan bila dompet atau kebutuhan menuntut (unduhan film beresolusi 720p/1080p dan permainan) maka upayakan 1TB.
   SSD masih mahal, tapi bila mungkin kombinasikan misalnya 128GB SSD untuk sistem operasi dan aplikasi ditambah 1TB untuk ruang simpan data eksternal. Kecepatan memulai komputer juga aplikasi pada umumnya akan meningkat pesat.
303px-SD_Cards_svg   Apabila SSD masih jauh dari jangkauan dompet Anda, maka manfaatkan fitur ReadyBoost (sejak Windows 7). Belilah SD card ukuran 3x memori/RAM komputer Anda dan aktifkan fitur ini (ada petunjuk bergambarnya di sini).
   Mengikuti saran minimum RAM di atas (4GB), maka Anda butuh SD card berkapasitas minimum 16GB. Pastikan SD card berkecepatan baca minimum 5MB/sekon dan tulis 3MB/sekon. Ada daftar flash disk dan SD card yang kompatibel untuk kebutuhan ini, ceklah dulu ke sini sebelum membeli. Kalaupun tidak kompatibel, cobalah dulu trik untuk mengakalinya ini.
   Di pasar Indonesia, ada produk microSDHC dan SDHC (secure digital high-capacity). MicroSDHC pas untuk slot ponsel dan biasanya ada yang dijual dengan adapter (rumah) SDHC hingga bisa digunakan juga pada tablet/laptop. Jenis ini fleksibel tapi karena koneksi lewat adapter, kecepatan agak menurun.
   (Kinian 23 Des 2014: fitur ini tidak menambah kinerja bagi komputer baru, yakni keluaran minimum 2-3 tahun yang lalu. Namun bila dompet tak keberatan, coba saja, barangkali ulasan di HowToGeek salah).

Tip: a) Merek hard disk apa yang paling handal? b) Kalau merek SSD yang paling handal?

Prosesor

Akhirnya sampai pada item yang sering dicantumkan teratas pada spek. laptop.
   Prosesor saat ini berkinerja jauh melebihi komponen yang lain, jadi tingkat kepentingannya bagi pengguna praktis sebenarnya prioritas terakhir. Sekadar membantu, perbandingan apel ke apel dari 2 produsen utama bisa dilihat berikut ini:
Intel AMD
Atom (kode: "Cedar Trail") Athlon Neo
Celeron ("Sandy Bridge") Sempron
Pentium (Dual Core,
"Sandy Bridge")
Athlon II
Core Solo (Tidak ada)
(Ini sebenarnya Core 2 Duo dengan 1 core dinonaktifkan)
Core 2 Duo A-Series (Fusion), Phenom II, Athlon II, Turion II
Core 2 Quad A-Series (Fusion), Phenom II, Athlon II
Core i3, i5, i7 ("Ivy Bridge") FX, A-Series (Fusion), Phenom II (Black Editions)
Core i3, i5, i7 ("Haswell", Jun. 2013) FX, A-Series, Phenom II (kode: "Piledriver, 2012", "Richland, 2013", "Steamroller, belum keluar")
Xeon (Nehalem/server) Opteron (6 core Istanbul)
   Ada banyak situs yang bisa membantu kita memutuskan mana prosesor yang cocok untuk keperluan kita misalnya CPUBoss, ada juga ulasan langsung ke pokok masalah dari kalangan akademis; namun saya akan membaca tren terakhir mengikuti situs paling praktis bernama FindTheBest.
   Hasilnya, setelah mempertimbangkan kenaikan $ di akhir 2013 lalu, kecenderungan dalam 3-6 bulan ke depan adalah prosesor Intel i7 dan AMD yang setara, misalnya FX/A Series. Di Indonesia, karena dompet tak mengijinkan, mungkin kita masih terpaksa harus membeli model tertinggal atau tengah dikadaluarsakan seperti:
[] Intel: Pentium (III, 4, 5), Core Solo/Core Duo/Centrino, Celeron, Core 2 Duo/Quad, atau Atom.
[] AMD: C-series atau E-series.

Laptop, Ultra, atau Tablet?

Bila Anda lebih banyak bekerja di atas meja, maka laptop. Bila sering bepergian, maka Ultra. Bila bekerja di meja juga sering mondar mandir, maka mungkin hibrida (laptop yang bisa diubah menjadi tablet), atau beli laptop untuk di meja dan tablet untuk dibawa-bawa ke ruang bos, rapat, atau presentasi.
   Bagi pelajar/mahasiswa yang terbaik adalah hibrida, untuk membaca (tablet) maupun mengetik catatan kuliah (laptop). Namun bila dompet pas-pasan, maka laptop biasa cukup.

Rekomendasi Praktis (Kinian: Des 2014)

Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia
Pegangan praktis dalam mencari laptop adalah dengan menjaga agar harga berada di bawah Rp7 juta. Mengapa? Barang ini depresiasinya cepat dan harga jual kembalinya sangat rendah, jadi kurangi kerugian di masa depan dengan menahan diri dan berbelanja pada kisaran di bawah angka tadi.
   Asus menjadi contoh di sini karena "ramah anggaran" dan berkualitas baik. Merek lain yang masuk kategori ini adalah Lenovo (G Series), Dell (Inspiron), tapi sayang tak memiliki brosur lokal dan lengkap seperti Asus (tautan ke brosur internasional Lenovo bisa dilihat di rujukan).
   Merek lain dengan harga agak terjangkau (menengah-atas) seperti Toshiba kualitasnya memang terbukti, tapi masih tergolong mahal. Sementara beberapa merek lain yang sekategori dengan Asus ("murah meriah"), dari pengalaman, mudah rusak dan layanan pasca jualnya mahal ("sedikit-sedikit harus servis/beli suku cadang dari Singapura").

Sangat Disarankan, Hibrida untuk Kerja/Rapat/Kuliah/Sekolah

10.1" | ASUS Transformer Book T100TA - 32GB / 64GB | Rp. 5.099.000/ Rp. 6.099.000
NOTEBOOK + TABLET, DUAL STORAGE
• Intel® Quad-Core Z3740 (up to 1.86GHz)
• Windows 8.1
• Grafis Intel® HD
• Layar Touch Screen 10.1" IPS HD (1366x768)
• 500GB HDD + 32GB / 64GB MMC
• 2GB DDR3 Memory
• 1.2MP Front Camera
• Daya Tahan Baterai hingga 11 Jam
• USB 3.0, Bluetooth 4.0, Wi-Fi
• 1 Tahun Garansi Global
Khusus spesifikasi tipe ASUS Transformer Book T100TAM- 32GB (Rp. 5.499.000) ada perbedaan:  Windows 8.1 BING dan pilihan warna, meski mengherankan karena Windows 8.1 Bing itu gratis tetapi kenapa harga model ini menjadi lebih mahal?

NB. Pilihan yang sangat disarankan untuk keperluan kerja/studi karena tabletnya bisa digunakan untuk membaca ebook atau laporan; asalkan tak keberatan dengan ukuran layar yang kecil. Batere mungkin tak bisa dilepas. Hibrida laptop dan tablet di kisaran 6 juta sangatlah disukai; meski sayang spek. model 64GB MMC diturunkan memorinya oleh Asus dari yang dulu 4GB. Saran: tambah memori ke 4GB.

"Dompet Sensitif" (Kerja Dasar)

11.6" | ASUS X200MA - 4GB / 2GB | Rp. Rp. 3.499.000/Rp. 3.299.000 14.0" | ASUS X455LA – i3 / A455LD – i3 VGA | Rp. 5.099.000
/ Rp. 5.899.000
• Intel® Quad-Core N2920 (Burst up to 2.0GHz, 2MB)
• DOS
• Grafis Intel® HD
• Layar 11.6" HD (1366x768)
• 500GB HDD
• 4GB / 2GB DDR3L Memory
• USB 3.0, Wi-Fi
• 1 Tahun Garansi Global
Pilihan Warna: Pure White, Vivid Red, Sapphire Blue, Aluminum Black

NB. Pilihan ekonomis bagi yang tak keberatan dengan layar ukuran kecil.
   Batere mungkin tak bisa dilepas.
   Tanpa Bluetooth, tapi Anda bisa beli dongle seharga Rp25-50rb-an.
   Tanpa DVD Writer justru menguntungkan, karena bisa membeli tipe yang eksternal. Tipe eksternal kalau rusak bisa beli yang baru, lain dengan tipe internal yang kadang justru repot mencari suku cadangnya 1-2 tahun sejak pembelian (saat rusak).
   Pilih model pertama (memori 4GB).
   Selain tipe X200, tipe setara yang juga patut Anda pertimbangkan adalah tipe X453 (layar 14", DVD Writer, tetap tanpa Bluetooth, harga Rp3.6-4.4 juta, saran: ASUS X453MA - Quad Core, Rp. 3.749.000).
• Intel® Core™ i3-4030U (1.9GHz, 3MB)
• DOS
• Grafi s Intel® HD 4400 / NVIDIA® GeForce® GT 820M - 2GB VRAM
• Layar 14.0" HD (1366x768)
• 500GB HDD
• 2GB DDR3 Memory
• DVD Writer
• USB 3.0, NA / Bluetooth 4.0, Wi-Fi
• 2 Tahun Garansi Global
(senilai Rp. 699.000)
Pilihan Warna: Galaxy Black, Cool White

NB. Ini penawaran terbaik bagi pekerja/pelajar, prosesor i3, layar 14", cukup tambah memori/RAM ke 4GB.
   Pilih model A455LD – i3 VGA karena dilengkapi grafik NVIDIA—juga Bluetooth.
   Model A455LD – i3 VGA juga cocok untuk bermain/olah video/desain grafis.
Tip: Gunakan DVD internal hanya untuk membaca, untuk menulis/rekam belilah DVD eksternal.

"Haus Kinerja tapi Murah," Desain Grafis/Pemrosesan video/Bermain

Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia
15.6" | ASUS X550DP | Rp. 6.399.000 15.6" | ASUS A555LN - i5 | Rp. 7.499.000
• AMD Quad-Core A10-5750M (Turbo Core up to 2.5GHz, 4MB)
• DOS
• Dual Grafis AMD Radeon HD 8650G + HD 8670M dengan 2GB VRAM
• Layar 15.6" HD (1366x768)
• 500GB HDD
• 4GB DDR3 Memory
• DVD Writer
• USB 3.0, Bluetooth 4.0, Wi-Fi
• 2 Tahun Garansi Global
(senilai Rp. 699.000)

NB. Ini pilihan pertama, karena harga lebih ekonomis, prosesor tidak begitu jadi prioritas, yang penting ada grafik bermemori-dedikatif 2GB.
• Intel® Core™ i5-4200U (Turbo up to 2.6GHz, 3MB)
• DOS*
• NVIDIA® GeForce® GT 820M dengan 2GB VRAM
• Layar 15.6” HD (1366x768)
• 1000GB HDD
• 4GB DDR3L Memory
• DVD Writer
• USB 3.0, Bluetooth 4.0, Wi-Fi
• 2 Tahun Garansi Global
(senilai Rp. 699.000)

Brosur dan Bahan Bacaan Lanjut

Brosur terbaru Asus http://www.asus.com/id/Static_WebPage/download/
Katalog Lenovo:
~ Situs U.S. MTM www.lenovo.com/psref
~ Situs Eropa MTM www.lenovo.com/psref/we
~ Produk yang sudah ditarik http://www.lenovo.com/psref/psrefs_withdrawn.html
Perbandingan prosesor apel ke apel https://kb.wisc.edu/showroom/page.php?id=4927#comparison
Perbandingan prosesor mutakhir http://www.buzzle.com/articles/intel-vs-amd-processor-comparison2010.html



Rabu, 10 September 2014

Cakram dan Pemutar 4K Blu-ray akan Datang Tahun Depan

Cakram dan Pemutar 4K Blu-ray akan Datang Tahun Depan
Blu-ray Disc Association mengumumkan spesifikasi 4K Blu-ray Disc pada 5 September 2014. Cakram ini akan mendukung 4K video pada 60 fps (frame per second), High Efficiency Video Coding, matra warna Rec. 2020, high dynamic range, dan kedalaman warna 10-bit. Laju data (data rate) minimumnya 50 Mbit/s.
   Lisensinya akan dituntaskan pada musim semi/panas (Mar/Jun) 2015 dan pemutar 4K Blu-ray Disc diharapkan akan diluncurkan pada akhir 2015.
CD (1982) DVD (1995) Blu-ray (2000) 4K Blu-ray (2015)
700 MB (0.7 GB) 4.7 GB (single-sided, single-layer) 25 GB (single-layer) 66 GB
8.5–8.7 GB (single-sided, double-layer) 50 GB (dual-layer) 100 GB
9.4 GB (double-sided, single-layer) 100/128 GB (BDXL)
17.08 GB (double-sided, double-layer – jarang)
   Teknologi cakram simpan berevolusi sekitar tiap 1,5 dekade agar dapat diserap oleh pasar dengan baik.
   Peningkatan signifikan pada kapasitas terendah terjadi saat peralihan dari CD ke DVD (670%). Sementara peralihan dari DVD ke Blu-ray sekitar 530%, dan dari Blu-ray ke 4K Blu-ray sekitar 264%.
Cakram dan Pemutar 4K Blu-ray akan Datang Tahun Depan    Munculnya teknologi 4K Blu-ray memunculkan harapan turun drastisnya harga Blu-ray berikut segenap peranti keras yang terkait dengannya.
   Kabar bagus! :)[]

Selasa, 09 September 2014

HP Stream Notebook PC: "Windows Netbook" Tandingan Chromebook (kinian 9 September 2014)

HP Stream Notebook PC, Windows Netbook Tandingan Chromebook
Bandung, 3 September 2014, 5:29 AM. Dulu saat Netscape tengah mendominasi segmen peramban dengan Navigator-nya, mereka telah memiliki visi yang disebut network computer. Ini komputer yang sepenuhnya bersistem operasi Netscape Navigator dengan aplikasi dan layanan data yang sepenuhnya berada pada intranet (jaringan internal) atau Internet (awan/cloud).
   Visi itu mulai mendapatkan konteks saat Internet sudah menjadi infrastruktur harian yang mudah diperoleh terutama bagi pengguna di negara-negara maju seperti AS, Eropa, atau Korea Selatan.
   Ada inisiatif-inisiatif baik dari Google (Project Loon) atau Facebook (Internet.org) untuk menyediakan akses Internet di bagian bumi yang tak tercakup baik di negara maju dan terutama di negara-negara berkembang.
   Kedua inisiatif tadi tak sepenuhnya bermotif sosial. Ketersediaan Internet di mana-mana juga sangat menunjang bisnis mereka. Bagi Google, itu akan sangat mendukung kesuksesan salah satu produknya, Chromebook.

Apakah Chromebook itu?

Chromebook adalah laptop bersistem operasi Chrome OS—penampilannya tak jauh dari peramban Google Chrome. Peranti ini dirancang khusus untuk Internet karena hampir seluruh aplikasi dan datanya tersimpan di awan/cloud (Internet).
   Google sudah memiliki aplikasi produktivitas ala Microsoft Office di awan, yakni Google Docs. Sementara ruang simpan awannya sudah lebih dikenal, yakni Google Drive.
   Selain versi laptop, ada pula versi desktop yang yang dinamai Chromebox.
HP Stream Notebook PC, Windows Netbook Tandingan Chromebook
   Chromebook secara teknis disebut klien-ramping (thin-client), dan dari sisi inovasi pernah diajukan "aliansi pro Netscape" dengan istilah network computer. Network computer masih berbentuk desktop.
   Namun pendahulu Chromebook yang bisa disebut nenek moyang langsungnya adalah netbook yang dipelopori oleh Asus (lihat Sejarah Singkat Netbook: Teknologi yang Mendahului Masanya).
   Intinya, Chromebook/netbook adalah peranti akses ke Internet yang bisa dibawa-bawa dan memiliki kibor dan layar yang layak untuk kerja produktif (content creation)—tak seperti Android yang umumnya untuk konsumsi gatra (content consumption).
   Singkatnya, Chromebook—yang pada dasarnya netbook—adalah peranti produktivitas yang mengungkit (leverage) manfaat Internet. Atau dari sisi lain, ia adalah peranti produktivitas yang sangat bergantung pada ketersediaan akses Internet. Tanpa Internet, ia akan sia-sia atau setidaknya tak optimum.

HP Stream: Windows Netbook versi Modern UI

HP Stream dipromosikan Microsoft sebagai penantang Chromebook. HP Stream adalah kendaraan Windows untuk merespon ancaman Chrome OS.
   Keunggulan utama HP Stream dibandingkan Chromebook ada di dua butir berikut:
1. Windows 8.1 dapat menjalankan tak hanya aplikasi berbasis Internet, tapi juga aplikasi desktop biasa. Artinya, saat tak ada Internet, HP Stream tetap berguna.
2. Windows memiliki koleksi aplikasi (app maupun desktop) yang jauh melebihi jumlah aplikasi Chrome OS—yang memang baru dirilis pada 2009.
   Google tengah merespon 2 kelemahan ini:
1. Sejak 2014 ini, Google mendorong pengembang aplikasi Play Store-nya untuk membuat "aplikasi kemasan (packaged applications)" yang tetap bisa dijalankan tanpa terhubung ke Internet,
2. Chrome OS akan dibuat mampu menjalankan semua aplikasi Android pada akhir 2014 ini.
HP Stream Notebook PC, Windows Netbook Tandingan Chromebook
HP Stream | $199 (Rp2,4 juta)
Sistem Operasi. Windows 8.1 (prainstal) dengan 2 tahun gratis 100 GB OneDrive.
Prosesor. AMD A4 Micro-6400T (1.6 GHz/1.0 GHz, DDR3L-1333MHz, 2MB L2 cache) 4-core, TDP, 4.5W.
Chipset. AMD Integrated SoC FCH.
GPU/Prosesor Grafik. AMD Radeon™ R3 graphics (A4 Micro-6400T). Supports HD Decode, DX11.1, dan HDMI.
Layar. 14.0-in (1366×768), BrightView, high-definition (HD), SVA, white light-emitting diode (WLED); 16:9 ultra wide aspect ratio; typical brightness: 200 nits; flat (3.6-mm), non-touch. Supports LVDS (co-layout with eDP1.3+PSR).
Memori. On-board, non-accessible, non-upgradeable. DDR3L-1333MHz single channel support (DDR3L-1600 downgraded to DDR3L-1333). Supports up to 2 GB maximum on-board system memory.
Ruang Simpan. Supports embedded MultiMedia Controller (eMMC) NAND flash. Supports the following eMMC configurations: ● 64GB eMMC, ● 32GB eMMC.
Audio dan video. HP TrueVision HD camera, fixed (no tilt) with activity light, 1280×720 by 24 frames per second. Single digital microphone withappropriate echo-cancellation and noise-suppression software. Beats Audio. Four speakers.
Jaringan nirkabel. Integrated wireless option (M.2): One built-in WLAN antenna
Compatible with Miracast-certified devices; Supports a Broadcom BCM43142 802.11bgn 1×1 Wi-Fi + BT 4.0 M.2 Combo Adapter; Supports Realtek RTL8723BE 802.11b/g/n 1x1 Wi-Fi + BT4.0 Combo Adapter.
Kartu media eksternal. HP Multiformat Micro Digital Media Reader with push-push technology. Supports SD, SDHC, SDXC, UHS-1.
Slot kartu internal. One M.2 slot for WLAN.
Ports. HDMI v1.4b supporting up to 1920×1080 @ 60Hz. Headphone/microphone combo jack
USB 3.0 ports (1). USB 2.0 ports (2). AC Smart Pin adapter plug (4.5 mm barrel).
Kibor/peranti sentuh. Full size Dura Coat island-style keyboard. Touchpad requirements:
● ClickPad with image sensor, ● Multitouch gestures enabled, ● Supports Windows 8 modern trackpad gestures, ● Taps enabled as default.
Daya. Supports the following AC adapters: ● 45-W HP Smart AC adapter (non-slim, 26.5 mm), ● 65-W EM, ● 65-W slim travel adapter. 1 meter power cord. Supports a 3-cell, 32-Wh, 2.96-Ah, Li-ion battery.
Serviceability. End user replaceable parts: AC adapter.
   Bila kita membandingkan dengan Chromebook, misalnya buatan Samsung atau Acer, maka dari sisi harga HP Stream sudah mengalahkan Chromebook.
   Chromebook Samsung termurah adalah XE303C12-A01US yang masih seharga $249.99. Sementara Chromebook Acer termurah adalah Chromebook 13 CB5-311-T7NN  seharga $279.99. Itu pun dengan spesifikasi yang secara kasar bisa dikatakan masih di bawah HP Stream!

HP Stream akan Menduduki Tahta Baru "Netbook" Menyerobot Chromebook?

HP Stream Notebook PC, Windows Netbook Tandingan Chromebook
Apakah Chromebook akan layu sebelum berkembang? Di atas kertas, prediksi ini sangat mungkin. HP Stream unggul dari sisi peranti keras yang lebih "ramah dompet", juga lebih unggul dari sisi peranti lunak yang lebih dikenal dan kaya aplikasi (Windows, Office).
   Namun tak seperti Netscape dkk dulu yang dengan mudah bisa digilas, kali ini lawan Microsoft adalah raksasa bernama Google. Jadi, semua kemungkinan masih bisa terjadi.
   Sementara ini, kita konsumen bisa bersuka ria karena kelahiran kembali netbook akan membuat komputer portabel makin terjangkau.
   Bila melihat pasar Chromebook yang umumnya segmen sekolah di AS, maka bukanlah tidak mungkin HP Stream akan menjadi pujaan di sekolah-sekolah di Indonesia!
   Kami menunggu aliranmu keluar dari jalur produksi, HP Stream!

Kinian 9 September 2014 (via: Ron/WinBeta, Monday, Sep 8th, 2014 at 10:01AM). HP Stream tak jadi dirilis dengan harga $199. Rencananya akan dirilis pada 24 September di AS dengan harga $299.
HP Stream Notebook PC, Windows Netbook Tandingan Chromebook (kinian 9 September 2014)
   Meski faktor harga tak lagi kompetitif dibandingkan Chromebook, tapi dari sisi kemampuan menjalankan aplikasi konvensional/desktop tanpa koneksi ke Internet, HP Stream masih memiliki potensi untuk berhasil di pasar.[]

Minggu, 07 September 2014

Intel Merilis Prosesor/Desktop CPU 8-Core Pertama (kinian 7 September 2014)

Bandung, 2 September 2014, 8:33 AM. Nama prosesor itu Core i7-5960X dengan arsitektur Haswell—yang dirancang lebih hemat energi. Prosesor ini dirilis bersama Core i7-5930K dan Core i7-5820K yang sama-sama menggunakan soket baru LGA 2011-v3.
   Soket tadi tak kompatibel dengan prosesor bersoket LGA 2011 karena dirancang untuk menggunakan motherboard chipset X99 yang baru dirilis dan memori/RAM DDR4.
Intel Merilis CPU Desktop 8-Core Pertama Core i7-5960X
Spesifikasi Core i7-5960X Core i7-5930K Core i7-5820K Keterangan
Arsitektur Haswell Haswell Haswell
Core 8 6 6
Hyperthreading 16 12 12
Clock speed 3GHz (boost up to 3.5GHz) 3.5GHz (boost up to 3.7 GHz) 3.3GHz (boost up to 3.6 GHz)
Socket LGA 2011-v3 LGA 2011-v3 LGA 2011-v3 Nirkompatibel dengan LGA 2011
RAM DDR4-1333/1600/2133 DDR4-1333/1600/2133 DDR4-1333/1600/2133
Motherboard chipset X99 X99 X99
Level 3 cache 20MB 15MB 15MB
PCI 40 PCI-Express lanes 40 PCI-Express lanes 28 PCI-Express lanes
Harga Retail $999 $583 $389
   Core i7-5960X memiliki 16 alur-proses (hyperthreading) sehingga ideal untuk penyuntingan atau pemrosesan video. Misalnya pada aplikasi desain grafik, konversi video, atau permainan/game.
   Dua prosesor lain yang dirilis sudah melebihi spek. prosesor 4GHz pertama Intel, Core i7-4790K yang hanya memiliki 4 core (8 threads).
   Core i7-5960X dan Core i7-5930K dilengkapi 40 jalur PCI-Express yang memungkinkan perakit PC meningkatkan lebar pita pemrosesan grafik pada rakitan dengan beberapa kartu GPU/graphics processing unit  misalnya memasang sekaligus Nvidia SLI atau AMD CrossFire.
   Rakitan multi-GPU tadi sangat cocok untuk permainan/game, juga aplikasi seperti penambangan mata uang digital, folding (menyumbang pemrosesan komputer ke proyek riset penguraian protein Stanford's Folding@Home, serupa dengan proyek SETI), atau penyajian/rendering berbasis GPU (pemodelan 3 dimensi, permainan, dll.).
Intel Merilis CPU Desktop 8-Core Pertama Core i7-5960X    Kekurangan Core i7-5960X adalah harganya yang $999 dan 1GHz atau 33% lebih lambat dibandingkan Core i7-4790K. Perbedaan ini akan terasa pada aplikasi yang tak menggunakan banyak alur-proses/thread; tapi pada aplikasi yang dioptimasi untuk banyak alur-proses, maka Core i7-5960X adalah yang terunggul saat ini.
   Ini kabar bagus bagi penggemar rakitan komputer, agar bisa mulai menabung untuk prosesor 8-core impiannya ini.

Via:  Antony Leather (Forbes, 8/29/2014 @ 11:59AM).

Kinian (7 September 2014): Ada laporan dari kalangan pehobi di mana motherboard X99 dengan prosesor 8-inti mereka terbakar. Kalangan pabrikan juga tengah meninjau masalah ini (via: Timothy, Slashdot on Saturday September 06, 2014 @06:08PM).[]

Intel Core M: Lebih Tipis, Lebih Dingin, Lebih Tangguh

Intel Core M: Lebih Tipis, Lebih Dingin, Lebih Tangguh
Sejak 2007, Intel menggunakan skema tick-tock dalam proses manufaktur mikrocipnya. Pengenalan arsitektur baru—ambil contoh Haswell dengan ukuran cetakan/die sebesar 22 nm/nanometer—disebut tock.
   Kira-kira 1-1,5 tahun kemudian akan diturunkan tick dari tock tadi—dalam hal ini Broadwell (dh. Rockwell) dengan penyusutan cetakan (die shrink) ke 14 nm—tapi arsitekturnya masih sama. Lalu 1-1,5 tahun kemudian akan hadir lagi tock dengan arsitektur dan ukuran cetakan baru, dst.
   Nah, Intel Core M/Broadwell adalah tick pada tahun 2014 ini. Ia diturunkan dari tock—yang dalam hal ini Haswell.
Intel Core M: Lebih Tipis, Lebih Dingin, Lebih Tangguh
   Ciri utama Haswell adalah hemat energi. Kebutuhan dayanya 50% lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya. Intel mengklaim peningkatan hingga 3 jam dari generasi 3 (Ivy Bridge) ke generasi 4 (Haswell) ini.
Intel Core M: Lebih Tipis, Lebih Dingin, Lebih Tangguh
   Secara umum Core M dijanjikan memberikan: kinerja prosesor 50% lebih cepat, kinerja grafik 40% lebih kencang (Intel HD 5300 integrated graphics ), masa pakai batere yang lebih lama 1,7 jam, dan memungkinkan desain komputer yang lebih tipis tanpa kipas.
Intel Core M: Lebih Tipis, Lebih Dingin, Lebih Tangguh
   Desain termal Core M turun ke kisaran 4.5W—yang memungkinkan kipas disingkirkan—hingga membuatnya cocok untuk tablet atau laptop hibrida (2-in-1). Contoh produk yang sudah diumumkan pada IFA Berlin 2014 antara lain Acer Aspire Switch 12, ASUS Zenbook UX305, Dell Latitude 13 7000, HP ENVY x2, Lenovo Helix, dll.
Intel Core M: Lebih Tipis, Lebih Dingin, Lebih Tangguh
Intel Core M: Lebih Tipis, Lebih Dingin, Lebih Tangguh
   Ada 20 model Core M yang sudah direncanakan, dan 3 sudah dirilis: 5Y70, 5Y10a, 5Y10 (lihat tabel berikut).
Intel Core M: Lebih Tipis, Lebih Dingin, Lebih Tangguh
   Harga diharapkan akhirnya akan jatuh ke level $599 (Rp7,2 juta) saat mulai umum digunakan. Lini Core memang ditujukan bagi pasar menengah ke atas, jadi bagi pengguna Indonesia yang ingin belanja hemat tak ada salahnya untuk menunggu lini Pentium, Celeron, atau Atom dari generasi prosesor ini yang lebih terjangkau.[]

Via: Intel,  Mark Hachman (PCWorld, Sep 5, 2014 8:30 AM),  Dana Wollman (engadget, Sep 5).

Sabtu, 06 September 2014

Lenovo Tab S8: Tablet Android Lenovo Pertama dengan Prosesor Intel

Lenovo Tab S8: Tablet Android Berprosesor Intel
Lenovo mengumumkan tablet barunya Tab S8 di IFA Berlin 2014. Ini tablet Android pertama Lenovo dengan prosesor Intel.
   Spesifikasinya lebih baik dibandingkan Toshiba Encore mini 7 atau Acer Iconia One Tab 8 W, tapi penggunaan prosesor Intel membuka peluang bagi versi dengan sistem operasi Windows 8.1.
   Resolusi layarnya lebih baik dibandingkan 2 tablet tadi, demikian pula prosesor dan memori/RAM-nya. Ini membuat harganya agak lebih tinggi, tapi masih masuk kelas entri level.
Lenovo Tab S8: Tablet Android Berprosesor Intel
Lenovo Tab S8 | $199 (Rp2,4 juta)
Sistem Operasi. Android 4.4 KitKat.
Prosesor. Intel Atom Quad core Z3745, 1330 MHz with Intel® Burst Performance Technology, 64-bit technology compatibility.
GPU/Prosesor Grafik. Intel HD Graphics.
Layar. 8-inches, 1920x1200, 283 ppi, IPS LCD.
Memori. Internal: 16GB, RAM: 2GB, SD Card: ?.
Kamera. Front 1.6-megapixel HD. Back 8-megapixel, f2.2 aperture.
Nirkabel. Wi-Fi & Bluetooth 4.0. Optional high-speed LTE (4G) connectivity (based on Intel® XMMTM 7160).
Dimensi. 0.31 inches thickness, 0.65 pounds weight.
Lain-lain. Dolby®-enhanced dual front speakers.
Batere. 4290 mAh, up to seven hours of battery life.
   Koneksi jaringan nirkabelnya sudah mendukung LTE/4G. Tidak disebutkan apakah model ini mendukung ekspansi SD Card.
Lenovo Tab S8: Tablet Android Berprosesor Intel
   Meski masih spekulasi, prosesor Intel membuat versi Windows 8.1 menjadi bukan tidak mungkin. Apalagi dengan layar di bawah 9-inci, lisensi Windows sudah gratis.
   Lenovo adalah merek dengan harga bersahabat bagi pengguna Indonesia, jadi versi Windows 8.1 tentu akan disambut dengan baik.[]

Via: Lenovo, TabTech.de, phoneArena.com.

Iconia One Tab 8/8W: Tablet Kembar Android/Windows Ekonomis dari Acer

Acer Iconia One Tab 8 W tablet
Laju serangan Microsoft ke kubu Google makin gencar. Segmen yang disasar Microsoft adalah Chromebook dan Android. Ada pola menarik yang terbaca, yakni Microsoft nampaknya menyerang mulai dari segmen di mana ia kuat.
   Desktop adalah benteng utama Windows, setelah itu netbook ("Chromebook"), lalu tablet ("Android"), dan dari sana akan dengan mudah berlanjut ke fablet dan smartphone—benteng terkuat Google. Semua serangan ini diawali dari segmen harga terbawah/murah.
   Acer mengumumkan dua tablet barunya di pameran elektronik IFA Berlin 2014. Namanya mirip, demikian pula spesifikasinya, yang satu bernama Iconia One Tab 8 dengan sistem operasi Android. Sementara kembarannya Iconia One Tab 8 W dengan sistem operasi Windows 8.1 with Bing.
Acer Iconia One Tab 8 W tablet
Iconia Tab 8 W | $150 (Rp1,8 juta)
Sistem Operasi. Windows 8.1 with Bing. One year's subscription to Microsoft Office 365 Personal.
Prosesor. Intel Atom Z3735G quad-core (base clock 1.33GHz, up to 1.83GHz).
GPU/Prosesor Grafik. Integrated graphics (?).
Layar. 8-inch, 1,280 x 800 IPS.
Memori. Internal: 32GB, RAM: 1GB, SD Card: microSD .
Kamera. Primary ?. Secondary ?.
Nirkabel. Wi-Fi, GPS, Bluetooth.
Sensor. Proximity sensor, Accelerometer.
Port. Headphones, Micro-USB, 1 SIM card.
Dimensi. 9.75mm thick and around 370 grams weight.
Lain-lain. Optional full-size Acer Crunch Keyboard.
Batere. Non-removable Li-Po 3100 mAh battery.
   Rincian spesifikasinya belum tersedia di situs Acer saat penulisan. Prosesornya sama dengan yang digunakan pada Toshiba Encore Mini 7 yang juga baru diumumkan di IFA.
   Ini menambah lagi alternatif tablet ekonomis dengan layar di bawah 9 inci yang berlisensi Windows gratis.
Acer Iconia One Tab 8 W tablet
   Belum bisa dipastikan berapa besar tambahan ruang yang bisa ditambahkan lewat microSD, kemungkinan 128GB.
   Sebagaimana umumnya tablet Android, tablet ini memang ditujukan untuk mengonsumsi aplikasi-aplikasi Modern UI/Metro (apps).[]

Via: engadget, NDTV, Acer Press Release.

Encore Mini 7: Tablet Windows 8.1 TERMURAH dari Toshiba!

Encore mini WT7-C16 Tablet
Ini kejutan menyenangkan dari Toshiba pada pameran elektronik IFA Berlin 2014. Toshiba mengeluarkan tablet Windows 8.1 dengan target pasar bawah, Encore Mini 7. Harga bakunya sekitar Rp1,5 juta.
   Seperti kita ketahui, Microsoft sudah menggratiskan lisensi Windows 8 untuk peranti keras berlayar di bawah 9 inci. Ini penting untuk menggerus pasar Android—yang memang berlisensi gratis—di segmen tablet dan terutama fablet yang sedang banyak diminati.
Encore mini WT7-C16 Tablet
Encore™ mini WT7-C16 Tablet | $119.99 MSRP* (Rp1,5 juta)
Sistem Operasi. Windows 8.1 with Bing. Office 365 Personal 1-year, activation required within limited time.
Prosesor. Intel® Atom® Processor Z3735G (2MB Cache, Up to 1.83GHz).
GPU/Prosesor Grafik. Integrated Graphics.
Layar. 7.0" diagonal WSVGA LED Backlight screen (1024 x 600), capacitive 5-finger multi-touch, LED Backlit, widescreen 16:9 aspect ratio.
Memori. 1GB (on board).
Ruang simpan. 16GB eMMC and a microSD™ Card slot capable of supporting 128GB SDXC cards.
Kamera. Front 0.3MP camera with microphone. Rear 2.0MP camera for picture-taking and video capture.
Nirkabel. Wi-Fi® Wireless networking (802.11b/g/n) + Bluetooth® v 4.0.
Lain-lain. 1 Micro-USB 2.0 port, USB to micro USB cable included, Winter White color, 1 Year Standard Limited Warranty.
Dimensi. 0.43 inch (10.9mm) thickness, 12.5 ounces (0,35kg) weight.
Batere. Lithium Polymer Battery (Not user replaceable) 13 W-hours, up to 7.3 hours.
*MSRP (Manufacturer’s Suggested Retail Price), yakni harga retail bisa beragam.
Encore mini WT7-C16 Tablet
   Harga MSRP diharapkan akan didiskon hingga tinggal $99 (Rp1,2 juta) saat memasuki pasar. Meski memori/RAM tak bisa ditingkatkan, ruang simpan masih bisa diperluas hingga 128GB. Ini cukup untuk pengguna aplikasi-aplikasi Modern UI/Metro.
   Masuknya merek besar seperti Toshiba ke level harga ini adalah kabar bagus bagi pengguna di Indonesia.
   Itu berarti harga tablet Windows akan makin terjangkau, dan membuka kemungkinan bagi Windows untuk menggerus Android mulai dari segmen tablet, fablet, dan barulah di segmen smartphone. Siapa tahu?
   Foto-foto lain bisa dinikmati di galeri resmi Toshiba di Flickr di bawah.[]

Via: Toshiba Press Release, Toshiba, Flickr.

Jumat, 05 September 2014

Asus EeeBook: Jawaban untuk Chromebook dari Asus/Microsoft

Asus EeeBook X205
Bila HP Stream masih dalam pematangan dan belum rilis, Asus—pelopor netbook—telah mengumumkan kelahiran kembali lini netbook-nya dengan nama baru, EeeBook.
   Pengumuman itu dibuat Asus di pameran elektronik besar Eropa, IFA/Internationale Funkausstellung ("Pameran Radio Berlin") pada 3 September 2014 lalu.
Asus EeeBook X205
EeeBook X205 | $199 (Rp2,4juta)
Sistem Operasi. Windows 8.1.
Prosesor. Quad-core Intel Atom T3735 Bay Trail.
GPU/Prosesor Grafik. Intel HD 3000 (?).
Layar. 11.6", 1,366 x 768 pixels (135ppi). VGA webcam.
Memori. 2GB RAM.
Ruang simpan. 32GB / 64GB onboard storage flash memory (plus microSDXC slot). Cloud storage: 15GB Microsoft OneDrive for life plus 100GB of OneDrive and 500GB of ASUS WebStorage for two years.
Port. microHDMI, 2 USB2, microSDXC slot.
Dimensi. Tebal 17.9mm, berat 980g.
Batere. 38Wh, up to 12 hours.
Warna. White, black, red and gold.
   Sebagai lini yang ditargetkan "membunuh" Chromebook, EeeBook dilengkapi kibor ukuran penuh dan papan sentuh yang 36% lebih luas daripada rata-rata—sesuatu yang biasanya ada pada model berlayar 14".
Asus EeeBook X205
   Lebih lanjut, EeeBook dirancang ringan dengan ruang simpan flash memory ukuran 32/64GB dengan tambahan ruang simpan awan/cloud gratis 15GB OneDrive ditambah 2 tahun gratis 100GB OneDrive plus 500GB ASUS WebStorage.
   Ini semua membuat model ideal netbook seperti yang dipelopori Asus 7 tahun lalu menjadi kenyataan (baca Sejarah Singkat Netbook: Teknologi Yang Mendahului Masanya).
   Chromebook akan makin sulit menghirup nafas, karena tak seperti Chrome OS, Windows 8 juga dapat menjalankan aplikasi tak berbasis Internet seperti Office atau aplikasi desktop lainnya.

   Bagi pengguna di Indonesia, EeeBook dapat menjadi laptop produktivitas termurah yang bisa diraih dompet![]

Kamis, 04 September 2014

Alienware Area-51: Gaming Desktop dengan Desain Futuristik Inovatif

Ada kejutan inovatif dari produsen desktop khusus untuk permainan/game, Alienware—anak perusahaan Dell. Menurut Wikipedia (artikel "Alienware"), pendirinya memang penggemar seri The X-Files hingga nama-nama produknya sangat kental berbau seri misteri sains itu.
   Produk terbarunya Alienware Area-51 (Agustus/September 2014) menawarkan beberapa inovasi desain produk yang sangat inovatif.
   Demikian inovatifnya sehingga saya menduga kuat akan membentuk tren dan ditiru pada desain desktop generik pada umumnya.
   Kita mulai dari bentuk ala pesawat ruang angkasa, yang mirip segitiga,
Alienware Area-51: Gaming Desktop dengan Desain Futuristik Inovatif
   Indah bukan?
   Silakan nikmati kegagahannya di sisi monitor,
Alienware Area-51: Gaming Desktop dengan Desain Futuristik Inovatif
Alienware Area-51 | $? (Rilis Oktober di AS)
Sistem Operasi. Windows 8 Pro 64-bit (?).
Prosesor. Intel Haswell-E Core i7-5960X 8-core atau Core i7-5930K/Core i7-5820K 6-core pada X99 chipset-based motherboards, liquid cooled.
GPU/Prosesor Grafik.  Up to three 300W double-wide full-length graphics cards  in SLI or CrossFire powered by a 1.5kW PSU.
Layar. Up to three 4K displays with a combined 11520x2160 resolution.
Ruang simpan. Up to five storage drives with support for HDD and SSD options.
Koneksi. Gigabyte Ethernet LAN, 802.11ac Wi-Fi (2x2).
Memori. Up to 32GB DDR4.
Aksesori. 9 programmable lighting zones.
Dimensi. 25.16 inches (D) by 10.74 inches (W) by 22.41 inches (H) / 638.96mm (D) by 272.71mm (W) by 569.25mm (H) and weighs about 45 pounds/22.5kg.
   Area-51 akan memperkenalkan prosesor paling gres Intel Haswell-E Core i7-5960X 8-inti juga memori/RAM DDR4 (lihat Intel Merilis Prosesor/Desktop CPU 8-Core Pertama).
   Berikut video yang dirilis Alienware tentang "hewan buas"-nya ini,
Alienware - The Area-51 Desktop (Agustus/September 2014) [Video]
   Selain bentuknya yang ciamik, Area-51 memperkenalkan beberapa inovasi desain lewat produknya ini.

Desain Ventilasi yang Sungguh Cerdas

Ini yang mengagumkan. Selama ini masalah bagi komputer permainan adalah masalah panas. Tak sedikit gamer yang menambahkan kipas tradisional di luar kotak desktop untuk membantu aliran udara panas cepat pergi.
   Desain Area-51 membuat aliran udara dingin masuk dari satu sisi dan keluar ke atas pada sisi lain,
Alienware Area-51: Gaming Desktop dengan Desain Futuristik Inovatif
   Kecerdasan desain ini akan terlihat sekali saat mesin diletakkan menempel pada dinding, aliran udara itu tak terganggu,
Alienware Area-51: Gaming Desktop dengan Desain Futuristik Inovatif    Desain ini agaknya akan merembet cepat ke tiruan-tiruan murahnya, terutama dari produsen-produsen desktop generik Cina.

Bentuk Segitiga tapi Ruang Ekspansi Tetap Fleksibel

Meski didesain segitiga—yang lebih sempit daripada desain segi empat—tapi isi Area-51 cukup luas untuk menampung ekspansi komponen-komponennya,
Alienware Area-51: Gaming Desktop dengan Desain Futuristik Inovatif    Desain ini bisa menampung hingga 3 kartu grafik, dan kombinasi SSD/HDD hingga 5 unit, dan 2 slot RAM DDR4 @16GB per keping,
Alienware Area-51: Gaming Desktop dengan Desain Futuristik Inovatif

Dukungan Multi-Layar yang Jembar

Ini tentu saja sudah lumrah. Bagi penggila gaming, satu layar tidaklah cukup dan Area-51 bisa meluaskan cakrawala pandangan Anda hingga ke 3 layar,
Alienware Area-51: Gaming Desktop dengan Desain Futuristik Inovatif

   Terlepas dari sasaran segmen permainan/game, komputer dengan spesifikasi ini juga bisa digunakan para profesional desain grafik atau video.
   Kalau dulu kabarnya CIA menutup Area-51 karena di sanalah UFO turun, maka kini Area-51 terbuka bagi kalangan gamers, graphic designers, hingga video/film producers![]

Via: Alienware, HotHardware.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Sejarah Singkat Netbook: Teknologi yang Mendahului Masanya

Sejarah Singkat Netbook: Teknologi yang Mendahului Masanya
Saat ia dirilis, ia adalah inovasi PC dengan kategori baru, netbook. Berbondong-bondong orang membelinya. Kini ia seakan ditinggalkan sejak tablet dan ultrabook makin populer. Namun gagasan dasar di balik netbook tetap hidup di masa kini.
   Netbook sama seperti teknologi lain yang mendahului masanya seperti tablet Microsoft Windows XP atau Windows mobile smartphone. Gagasan dasar netbook kini diteruskan Chromebook juga responnya dari kubu Microsoft seperti HP Stream dengan Windows 8 seharga $199. Asus sebagai pionir dikabarkan akan merilis tandingan HP Stream, yakni Asus F205TA.

Awal Mula Netbook: GNU/Linux pada Asus Eee PC

Netbook bermula saat Asus merilis Asus Eee PC pertama pada 2007. Ia bersistem GNU/Linux ringan, SSD kecil, tanpa optical drive, dengan batere bermasa pakai lebih panjang dibandingkan laptop di masa itu. Dimensinya sangat kecil dengan layar 7 inci, kibor yang mungil, tapi ia jauh lebih portabel dibandingkan laptop Windows saat itu.
Sejarah Singkat Netbook: Teknologi yang Mendahului Masanya

Netbook Berubah Menjadi Windows PC Murah

Netbook pelan-pelan berevolusi menuju Windows. Windows Vista terlalu berat hingga Microsoft memberdayakan lagi XP untuknya. Produsen mulai membuat netbook dengan konfigurasi mirip laptop konvensional. Lebih berat, SSD menjadi HDD, disertai optical drive, dan masa pakai batere lebih pendek. CNET pada 2009 berkomentar, "Netbook tak lebih dari notebook yang lebih kecil, lebih murah."
   Windows 7 dioptimasi lebih baik untuk PC berspek. lebih rendah, dan netbook pun akhirnya diluncurkan dengan "Windows 7 Starter edition." Microsoft awalnya hanya membolehkan 3 aplikasi desktop berjalan bersamaan pada edisi ini. Batasan ini kemudian ditanggalkan, tapi pengguna tetap tak bisa mengganti wallpaper pada edisi ini tanpa bantuan aplikasi pihak ketiga. Microsoft dengan senang hati membolehkan pengguna melakukan itu asal mau upgrade ke Windows 7 Home!
   Kinerja netbook sebenarnya pas-pasan pada sistem GNU/Linux, beralih ke Windows membuatnya lebih parah. Beratnya Windows, tambahan aplikasi dari produsen (bloatware), dan antivirus, membuat kenikmatan memakainya berkurang. Kibor yang sempit dan papan sentuh murahan juga tak menolong.
   Secara umum, netbook hanya memicu lomba ke dasar harga PC. Netbook melatih konsumen untuk hanya melihat harga, dan pasar pun dipenuhi laptop murah dengan kualitas yang murahan pula.
Sejarah Singkat Netbook: Teknologi yang Mendahului Masanya

Ajal Netbook

Banyak yang membeli netbook. Harganya begitu menggoda—terutama saat ada diskon dari $200 ke $100 saja! Tapi pengguna tak begitu nyaman menggunakannya. Peranti kerasnya penuh sesak, mungil, dan lambat. Windows terlalu berat untuknya, dan tak dirancang untuk layar sekecil itu.
   Akhirnya penjualan netbook mulai jatuh dengan cepat. Mereka yang dulu membelinya kini menyadari bahwa mereka jarang memakainya. Mereka tak butuh netbook. Produsen PC juga enggan menjual netbook yang mengerek laba mereka turun.
   Windows 8 tak menolong netbook—tak ada Windows 8 Starter edition untuknya, dan Windows 8 mensyaratkan resolusi minimum 1024x768 untuk antarmuka baru Modern UI-nya. Kebanyakan netbook hanya memiliki resolusi 1024x600. Windows 8 bukan pasangan ideal netbook.
Sejarah Singkat Netbook: Teknologi yang Mendahului Masanya

Netbook Mendahului Masanya

Meski netbook bernasib demikian, gagasan dasar di belakangnya sungguh mendahului masanya, dan sebelum kita memiliki teknologi peranti keras yang bisa membuatnya berhasil. Netbook adalah sebuah komputer yang mungil, ringan dengan SSD yang kencang, batere bermasa pakai panjang, dan tanpa optical drive. Ia disebut netbook karena dirancang untuk terkoneksi ke Internet, menggunakan layanan berbasis Internet, bukan untuk menjalankan aplikasi desktop, menyimpan koleksi media yang besar, atau memainkan game dengan tuntutan tinggi. Hari ini kita melihat peranti keras yang diilhami semua gagasan tadi:
   Tablet. Tablet adalah komputer mungil, ringan dengan ruang simpan kencang dan batere bermasa pakai lama. Orang memakainya untuk ber-Internet. Tentu saja, mengetik pada layar sentuh tak ideal, tapi mengetik pada kibor sesak netbook juga demikian. Kalau Anda cuma butuh peranti kecil yang bisa dibawa-bawa dalam tas hingga bisa kapan saja mengakses Internet, maka tablet jelas memberikan kenyamanan lebih. Dengan layar 7 inci, Nexus 7 kira-kira seukuran dengan Asus Eee PC awal.
   Ultrabook. Ultrabook Windows dan Apple MacBook Air adalah gagasan high-end dari netbook. Mereka dirancang untuk memiliki batere lebih panjang dan sangat portabel. Mereka lebih lebar karena mereka laptop yang butuh layar dan kibor yang lebih nyaman. Mereka bisa menjalankan aplikasi desktop lebih baik dibandingkan netbook, tapi masih kurang bagi mereka yang memerlukan daya pemrosesan yang lebih besar.
Sejarah Singkat Netbook: Teknologi yang Mendahului Masanya    Chromebook. Ini tak lain adalah netbook baru. Alih-alih Windows, mereka menggunakan versi khusus GNU/Linux—seperti netbook pertama. Harganya murah dan low-end, dan agak kecil dibandingkan ukuran laptop pada umumnya. Chromebook jelas memberikan kenyamanan yang lebih baik untuk meramban web daripada netbook dulu, lengkap dengan kibor yang lebih besar, papan sentuh yang kadang melebihi yang ada pada sistem Windows, dan sistem operasi yang sangat khusus.
   Microsoft juga ingin ikut beraksi di arena laptop low-end dan kecil ini. Mereka kini mempromosikan laptop HP Stream dengan Windows 8 seharga $199. Mereka menurunkan lisensi Windows ke $0 bagi produsen PC kecil. Kita mungkin akan melihat kebangkitan ulang netbook—atau mungkin Windows PC murah tadi akan lebih berhasil kali ini.
Sejarah Singkat Netbook: Teknologi yang Mendahului Masanya
   Salah satu pelajaran besar dari netbook adalah untuk memberikan perhatian kita ke lebih daripada sekadar harga. Konsumen dulu tergiur memiliki netbook terutama karena harganya yang murah, tapi ternyata tidak terpakai. Sama seperti saat ini, Anda bisa saja membeli tablet $50 dari produsen antah berantah—tapi tablet itu mungkin tak memberikan kenyamanan sama sekali.
   Fungsi lebih menentukan nilai manfaat suatu produk, bukan cuma harganya. Jangan menilai produk dari harganya saja, tapi lebih dahulu dari itu, nilailah produk dari alasan ia dirancang.[]

Via: HowToGeek.

 

© 2011-2014 Open Your Windows! | All rights reserved | Designed by Templateism | Open Your Windows, Indonesia! RSS Feeds