Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Januari 2015

Insiden Korut dan Sony serta Pelajaran bagi Negara-Negara Berkembang, Termasuk Indonesia

Insiden Korut dan Sony serta Pelajaran bagi Negara-Negara Berkembang, Termasuk Indonesia
Insiden peretasan Sony dan prasangka yang ternyata kemudian tak terbukti akan keterlibatan Korea Utara seharusnya meninggalkan kesan mendalam bagi "negara-negara lemah" lain, alias negara-negara berkembang atau yang sering disebut sebagai dunia ketiga (meski dengan tiadanya dunia kedua/komunis istilah ini sudah usang).
   Saat gembar-gembor penyerangan jaringan Sony oleh Korea Utara, semua pihak curiga itu ada kaitannya dengan filem The Interview yang akan dirilis Sony saat Natal.
Insiden Korut dan Sony serta Pelajaran bagi Negara-Negara Berkembang, Termasuk Indonesia
   Filem itu menggambarkan 2 jurnalis blog yang diundang salah satu penggemar blognya, yang kebetulan adalah pemimpin Korea Utara/Korut. Dinas rahasia AS kemudian memanfaatkan undangan itu untuk merancang pembunuhan pemimpin Korut lewat kedua blogger itu. Penggambaran adegan pembunuhan itu memang kuat diwarnai aroma menghina pemimpin negara berdaulat lain, yakni Korea Utara.
Insiden Korut dan Sony serta Pelajaran bagi Negara-Negara Berkembang, Termasuk Indonesia
   Semua pihak mencurigai Korut di balik serangan itu meski ada suara berkepala dingin yang masih meragukan asal serangan itu,
FBI merilis pernyataan pada hari Jumat [12 Des 2014] mengatakan bahwa warga Korea Utara jelas yang bertanggung jawab atas peretasan Sony, sebab badan itu "kini telah memiliki cukup informasi" untuk menyatakan itu. ... Tindakan Korea Utara itu berniat untuk "menekan hak warga Amerika untuk mengungkapkan dirinya," demikian dicatat pernyataan itu. "Tindak intimidasi seperti itu jatuh di luar batas perilaku yang bisa diterima." ... Mark Rogers, yang menjadi bagian juri/dewan yang menentukan siapa yang boleh menyajikan makalah di DEF CON, konferensi retas kelas satu, menyebut bukti FBI "lemah" dan "paling banter, spekulasi." (Anna Mulrine, "Was North Korea behind the Sony hack? Not all experts agree", CSMonitor.com; Dec. 22, 2014).
   Tak lama sesudah berita di atas, keluar bantahan tegas bahwa Korut bukan biang di balik serangan itu ("No, North Korea Didn’t Hack Sony", TheDailyBeast.com, 12.24.14).
   Namun meski sudah dibantah oleh sumber yang terpercaya, berdasarkan prasangka dan bukti lemah FBI, pemerintah AS secara diam-diam melakukan serangan retas balasan yang melabilkan infrastruktur Internet Korut sejak Jumat (19 Des) hingga melumpuhkannya total pada Senin (22 Des 2014).
   Serangan balik itu dilakukan hanya sekian hari setelah Presiden Obama bersumpah bahwa AS akan melancarkan "respon proporsional" atas serangan terhadap jaringan Sony di AS (Nicole Perlroth & David E. Sanger, "Attack Is Suspected as North Korean Internet Collapses", NYTimes.com, Dec 22, 2014).

   Hal yang menjadi menarik dari percekcokan antar-negara di atas adalah betapa AS—meski dengan presiden dari kalangan minoritas—masih gemar memelintir definisi kebebasan ekspresi asal selaras dengan selera politik mereka.
   Andai yang dihina dalam filem itu adalah presiden Israel misalnya, mungkin Obama akan menyatakan itu sebagai penistaan pribadi dan melanggar HAM. Artinya, bagi apapun dan siapapun yang berada di luar lingkaran aliansi AS—yang meliputi Eropa, Australia/Selandia Baru, Jepang, Israel, dan sebangsanya—HAM tidak berlaku.
   Dari sana kita bisa melihat bahwa "Korut" berikutnya bisa saja adalah Indonesia (Muslim sunni terbesar), Iran (Muslim syi'ah terbesar), RRC (komunis terbesar), Brazil (negara Amerika Selatan terbesar), India (negara Hindu terbesar), atau negara-negara lain yang dianggap "remeh" dan "budaya yang berbeda (dan karenanya 'salah')"—hingga boleh diperlakukan buruk dan hina bagai peran antagonis dalam filem-filem Hollywood.
Insiden Korut dan Sony serta Pelajaran bagi Negara-Negara Berkembang, Termasuk Indonesia
   Ini bukan berarti kita membenarkan tindakan Korut yang merepresi warganya, tapi kita harus sadar bahwa apa yang dialami Korut bisa menimpa negara ketiga manapun yang berselisih dengan negara-negara kuat seperti AS, Eropa, atau sekutu-sekutu negara majunya yang lain seperti Jepang, Australia, Selandia Baru, Singapura, atau Afrika Selatan (yang dianggap sebagai negara Afrika yang paling sejalan dengan pandangan hidup Yudeo-Kristiani yang mengakar kuat dalam alam bawah sadar AS dan sekutunya).
   Jadi, alih-alih ikut menertawakan Korut dan ramai-ramai ikut mengunduh filem The Interview—yang jelas meremehkan dan merendahkan sebuah "negara dari dunia ketiga"—kita semestinya sadar dengan posisi kita di mata negara-negara maju itu, yakni sama seperti "Korut". Mengunduh filem itu apalagi menontonnya, sama dengan menghina diri kita sendiri.

   Andaipun ada pengadilan singkat (pengadilan pelanggaran ketertiban/ringan dengan waktu cepat dan denda yang biasanya ringan semisal pengadilan tilang) di level PBB yang memungkinkan tiap negara mengajukan percekcokannya, maka AS sebagai negara yang merasa dirinya kuat secara militer akan tetap dengan seenaknya menghukum negara lain yang ia anggap harus dihukum.
   Bukan berdasarkan keadilan, tapi berdasarkan kekuatan. AS kuat, jadi ia bebas menghukum negara manapun yang ia mau. Meski berdasarkan bukti-bukti yang jelas-jelas akan diabaikan hakim di pengadilan PBB tadi (bila memang ada), apalagi di pengadilan dalam negeri AS sendiri!
   Suatu negara akan dihukum bukan karena ia salah, tetapi karena negara penghukum bisa melakukan itu, dan lebih suka menggunakan prinsip kekuatan dalam hubungan dengan negara yang lebih lemah—alih-alih prinsip keadilan. Ini resep manjur bagi pembalasan setimpal di masa depan, saat AS bukan lagi negara terkuat.
Insiden Korut dan Sony serta Pelajaran bagi Negara-Negara Berkembang, Termasuk Indonesia
   Saat ditanya Guru Drona tentang bagaimana menghadapi negara yang lebih kuat dan negara yang lebih lemah, Yudhisthira menjawab, "Dengan negara kuat, kita jangan mengandalkan negosiasi, tapi harus siap melawan (kekuatan), karena negosiasi dengan negara kuat bisa berujung dengan penindasan bagi pihak kita. Namun dengan negara lemah, kita harus mengedepankan diplomasi (keadilan), karena itulah jalan menuju perdamaian yang langgeng."
   AS jelas lebih suka menjadi pemimpin dunia yang zalim daripada yang bijak, dan ini membuat dunia ketiga melihat bahwa perlawanan orang-orang kecil seperti di Palestina—bahkan mereka yang kini dicap "teroris" oleh AS dan sekutunya, mungkin ada benarnya.
   Selama kekuatan masih dimonopoli satu negara, maka tak ada yang bisa mencegahnya untuk bertindak zalim, selain dirinya sendiri. Belajar dari ahli strategi klasik Cina, Zhuge Liang, butuh 3 aliansi yang sama kuat untuk menyeimbangkan orde dunia, untuk mengembalikan lagi keadilan dalam relasi antar-negara.
   Mungkin keseimbangan itu kira-kira:
1. AS dan sekutunya,
2. RRC, dan mungkin
3. kekuatan ketiga dari dunia Islam—yang kemungkinan besar tidak dipimpin oleh Indonesia (supaya orang kita tidak ge-er).

   Kitab Suci mengajarkan bahwa nasib suatu bangsa tidak akan berubah hingga bangsa itu merubah apa yang ada dalam dirinya. Sejarah mengajarkan, perubahan selalu dimulai oleh segelintir kelompok cerdas dalam suatu masyarakat. Gerakan 1% orang ini mengubah 99% yang lain.
   Kelompok elit 1% ini biasanya kalangan dengan gagasan dan kompetensi yang di atas rata-rata masyarakatnya. Biasanya dari lingkaran cendekia masyarakat itu. Lingkaran ini tersusun dari orang-orang dengan kompetensi unggul di bidangnya masing-masing. Tiap mereka adalah individu yang cerdas di bidangnya, meski tak harus berhasil secara ekonomi.
   Dulu di Makkah segelintir orang ini terdiri dari Abu Bakar, Umar, Ali, dalam pimpinan seorang Nabi [saw]. Dulu di AS segelintir orang ini adalah Jefferson, Hamilton, Adams, dalam pimpinan Washington. Dulu di Cina mereka adalah Liu Bei, Guan Yu, Zhang Fei dalam bimbingan Zhuge Liang.
Insiden Korut dan Sony serta Pelajaran bagi Negara-Negara Berkembang, Termasuk Indonesia    Siapakah mereka itu kini di Indonesia? Di dunia Islam? Anda bisa menjadi salah satu dari mereka itu. Tempalah diri Anda menjadi ahli paling kompeten di bidang Anda. Jangan terlena dengan siklus kehidupan sekolah, bekerja, berumah tangga, dan pensiun. Jalanilah jalan dalam kehidupan yang jarang dilalui orang (road less-traveled), karena jalur itulah yang dilalui mereka-mereka itu.
   Ini terutama tugas bagi kalangan paling cerdas di negeri ini. Meretas jalan di jalur-jalur yang jarang atau belum dilalui orang-orang sebangsanya. Membuka jalur untuk Indonesia yang lebih bermartabat, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat nanti.
   Bukan sekadar mencari jalan agar bisa hidup enak. Kecerdasan lebih yang diamanahkan kepada Anda membawa tanggung jawab besar pula yang harus Anda pertanggungjawabkan di Mahkamah Ilahi nanti.

   Wahai Allah [Swt] keluarkanlah kami dari tahun lalu dengan benar, dan masukkanlah kami ke tahun baru ini dengan benar. Keluarkanlah kami dari era jahiliah baru ini dengan benar, dan masukkanlah kami ke era pencerahan baru dengan benar, amin!
   Selamat tahun baru![]

OpenBay: Budaya Bebas (Free Culture) atau Parasit?

OpenBay: Budaya Bebas (Free Culture) atau Parasit?
Ada perdebatan yang sulit di Internet perihal hak cipta—termasuk hak intelektual dan paten. Bagi pengusung Budaya Bebas/Free Culture, hak cipta adalah monopoli ekspresi/gagasan yang menghambat kebebasan dan kemajuan.
   Bagi pihak yang anti-pembajakan, hak cipta adalah bagian esensial bagi model inovasi yang mendorong inovator untuk terus berkarya. Argumen mereka membandingkan antara,
...honoraria yang diterima Beethoven yang hidup di wilayah tanpa perlindungan hak cipta dan Robert Schumann yang diuntungkan oleh hak cipta universal Eropa ...menunjukkan betapa hak cipta mengubah drastis peruntungan penggubah musik... ("Anti-copyright," Wikipedia)
dan dengan demikian mendorong insan kreatif untuk terus berkarya.

   Model yang mengompromikan antara kedua pihak sudah dicoba Apple dengan iTunes, di mana pengguna bisa mengunduh musik dengan harga yang terbilang "recehan"—untuk ukuran AS. Namun model bisnis ini ternyata tak bisa menghentikan laju pembajakan produk-produk digital.
   Salah satu yang paling ganas adalah pembajakan filem di AS. Meski telah tersedia layanan murah seperti Netflix, hulu, atau sejenisnya; tapi pembajakan filem terus berlangsung. Lihat misalnya artikel Top 20 Most Pirated Movies of 2014 Led by ‘Wolf of Wall Street,’ ‘Frozen,’ ‘Gravity’ yang dilansir Variety.com.
OpenBay: Budaya Bebas (Free Culture) atau Parasit?
   Ukuran pembajakan filem yang dialami industri filem AS ditaksir sekitar USD20 milyar per tahun (Guardian, May 2014). Sementara industri peranti lunak AS sekitar USD60 milyar per tahun (BSA, IDC dan Ipsos Public Affairs, 2011). Industri musik AS belum ada penaksiran yang bisa diterima.

   Kejadian besar baru-baru ini adalah dibredelnya PirateBay oleh pihak berwenang di Swedia. Namun dengan bandelnya justru kini jaringan ini bisa diklon dengan mudah oleh siapapun dengan menginstal aplikasi berikut data terakhirnya dari OpenBay (lihat pengumumannya di IsoHunt yang juga menyediakan mesin pencari untuk situs lama itu, OldPirateBay search),
OpenBay: Budaya Bebas (Free Culture) atau Parasit?
   Artinya, perlu rumusan model bisnis baru yang bisa mewadahi aspek kreatif dan profit dari produk-produk digital.
   Saat ini ada 3 argumen utama mengenai mengapa hak cipta harus ada ("Anti-copyright," Wikipedia):
1. Argumen natural/keadilan dari Locke yang menyatakan bahwa tiap orang memiliki hak alamiah atas kerja dan/atau produk/karya yang dihasilkan tubuhnya. Merampas karya itu dipandang sebagai kezaliman.
2. Argumen utilitarian/pragmatis atau manfaat, yakni masyarakat yang melindungi hak milik pribadi biasanya lebih efektif dan lebih sejahtera daripada yang tidak.
3. Argumen personalitas, yang dikutip dari Hegel bahwa gagasan adalah "perpanjangan dari diri dan kepribadian seseorang", sehingga adalah bagian dan milik seseorang.
   Namun kenyataan di Internet menunjukkan bahwa perlu argumen baru, yang akan melahirkan model bisnis baru, yang dapat menjadi kompromi baru bagi semua pihak—meski tak harus menyenangkan semua pihak.[]

KINIAN 2 Jan 2014: Situs asli PirateBay.se nampaknya akan dihidupkan lagi, atau setidaknya akan mengabarkan pengumuman penting pada 1 Februari 2014.
   Ada hitung-mundur ke tanggal 1 Feb kini terpampang di situs asli ini,
OpenBay: Budaya Bebas (Free Culture) atau Parasit?
   Kita tunggu saja geliat baru dari eksponen budaya bebas/merdeka yang berpengaruh ini.[]

Kamis, 01 Januari 2015

Mengaktifkan Fitur Simpan Berkas Berformat MHTML pada Google Chrome

Internet Explorer sejak lama sudah bisa menyimpan halaman dari Web dalam format satu berkas—yakni tanpa membuat folder tambahan untuk menyimpan gambar dll. Format ini dikenal sebagai MHTML.
   Firefox sudah sejak lama memiliki ekstensi MAF (Mozilla Archive Format), demikian pula Google Chrome dengan ekstensi SingleFile. Baik MAF atau SingleFile juga bisa dipasang pada peramban turunan masing-masing, misalnya Waterfox, Cyberfox, atau Chromium, juga Opera.
   Namun kini ada alternatif tambahan untuk peramban berbasis Chromium, kita ternyata bisa mengaktifkan fitur ini dengan meng-copy-paste baris berikut pada lajur alamat peramban kita,
chrome://flags/#save-page-as-mhtml
lalu klik Enable hingga menjadi Disable,
Mengaktifkan Fitur Simpan Berkas dalam Format MHTML pada Google Chrome
terakhir jalankan-ulang peramban, dan fitur ini pun bisa kita gunakan saat menggunakan perintah Save as....

   Dibandingkan MAF/Firefox, ukuran berkas MHT simpanan Google Chrome lebih besar 25%. Ini kira-kira sama seperti hasil simpanan dengan ekstensi SingleFile.
   Jadi, kalau Anda masih memiliki Firefox, akan lebih baik tetap menggunakan MAF karena lebih hemat ruang.
   Meski demikian, hasil simpanan MAF tidak selalu bisa dibuka oleh peramban lain seperti misalnya IE. Namun bisa dibuka peramban berbasis Chromium.[]

Sumber: "Enable save as MHTML option in Google Chrome," Winaero.

Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla

Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla
Ada sebuah visi yang tersembunyi di balik sebuah berita tentang eksprimen untuk membangun-ulang seluruh antarmuka/user interface peramban Firefox sepenuhnya dengan teknologi HTML. Inilah yang bisa kita ungkap dari sebuah surel terbuka berjudul Firefox.html: rebuilding Firefox UI in HTML yang dirilis Paul Rouget, seorang programawan di Mozilla (paul at mozilla.com),
We are working hard on making HTML fast and rich enough to build
a whole operating system (Firefox OS) and a browser (Firefox OS' browser).
With a UI in HTML leveraging the Browser API, we could drop XUL and close
the gap between B2G and Firefox Desktop.
(Kami tengah bekerja keras menjadikan HTML cepat dan cukup kaya untuk membangun sistem operasi penuh [Firefox OS] dan peramban [peramban Firefox OS]. Dengan antarmuka/UI dalam HTML memanfaatkan Browser API [perpustakaan fungsi], kita bisa menyingkirkan XUL [XML User Interface Language] dan menipiskan jarak antara B2G [Boot to Gecko/Firefox OS] dan Firefox versi desktop.)
   XUL sebenarnya berbasis XML—superset alias format yang lebih generik dibandingkan HTML. Namun popularitas "3 serangkai" HTML-CSS-JS/JavaScript nampaknya membuat HTML menjadi lebih praktis untuk dikembangkan menjadi tulang punggung sistem operasi berbasis awan, alias Internet sebagai sistem operasi.
Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla
   Saat ini, Mozilla sudah mengembangkan cikal bakal sistem operasi ini sebagai Firefox OS, yang dikembangkan sebagai proyek Boot to Gecko/B2G. Namun membaca "manifesto" proyek Boot to Gecko berikut, kita melihat visi Mozilla untuk menjadikan Firefox OS sebagai semacam "Internet OS" bagi setidaknya peranti tablet/nomadik—dan saat ini Firefox OS memang sudah dirilis untuk peranti nomadik atau ponpin/ponsel-pintar,
B2G is definitely not designed to be another platform. It's a project to extend what developers can do with the Web, especially in the context of mobile devices, and to do so in a way that leads to interoperable standards. Just as with HTML5, ES5, CSS3 and other Web technology it will reach different browsers and operating systems at different times, but the pace of Web platform development gives us confidence that good Web technology can reach a lot of people pretty quickly. We don't want B2G to lead to applications that only run atop B2G, or only run in Firefox. That's an important difference between what we're doing and proprietary mobile stacks today: we don't want a competitive advantage for Mozilla, we want a competitive advantage for the Web. (B2G/FAQ)
(B2G jelas tidak dirancang untuk menjadi platform/sistem operasi baru. Ini proyek untuk memperluas apa yang sudah bisa dilakukan pengembang dengan Web, khususnya dalam kaitan dengan peranti nomadik, dan seiring dengan itu mengarah ke standar yang terbuka. Sebagaimana dengan HTML5, ES5 [ECMAScript 5/standar Javascript], CSS3 dan teknologi Web lainnya ia akan menjangkau beragam peramban dan sistem operasi... Kami tak mau B2G mengarah ke aplikasi yang hanya berjalan di atas B2G, atau hanya pada Firefox. Ini perbedaan penting antara apa yang kami lakukan dengan struktur nomadik tertutup saat ini: kami tak menginginkan keunggulan kompetitif bagi Mozilla, kami menginginkan keunggulan kompetitif bagi Web [Internet]).
   Meski Mozilla tak mengakui dengan tegas "gesekan" yang jelas antara visinya ini dengan para pembesar teknologi informasi saat ini seperti Google (Android/ChromeOS), Apple (iOS), juga Microsoft ("Windows Cloud"), tapi bila visi ini berhasil diwujudkan, maka konsumen jelas akan menjadi pihak yang paling diuntungkan.
Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla
Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla
   Keberadaan "InternetOS" ini, akan membuat akses ke informasi menjadi lebih murah, dibandingkan bila harus melewati sistem operasi seperti iOS, Windows, atau ChromeOS. B2G atau "Boot2Web" juga akan memastikan bahwa standar seperti HTML/CSS/JS akan tetap bertahan dan tak bisa didominasi suatu kepentingan bisnis yang akan lebih mementingkan kebutuhan komersialnya daripada kebutuhan konsumen.
   Tahap yang harus dilalui diakui akan memakan waktu bertahun-tahun. Tapi langkah pertama tetap harus segera dimulai sekarang. Selamat berjuang Mozilla, semoga impian kita tentang Internet yang lebih terbuka dan terjangkau (murah) tak hanya menjadi kenyataan, tapi suatu keniscayaan alamiah.[]

Rabu, 31 Desember 2014

Apakah "Internet of Things" (IoT) itu?

Salah satu hukum besi produk digital ialah Hukum Moore yang secara praktis berarti pada tiap siklus dengan periode tertentu, kualitas produk digital akan meningkat, seiring dengan kuantitas produksi yang juga meningkat hingga menurunkan harganya.
   Kita bisa melihat sendiri betapa ponpin alias ponsel-pintar (smartphone) makin hari spesifikasinya makin tinggi, tapi harganya semakin turun. Kita bisa baca di Internet misalnya hari ini—Rabu, 31 Des 2014...ya, hari terakhir tahun ini—konsumen Inggris sudah bisa menikmati tablet Windows 8.1 ukuran 7" seharga £49 (sekitar Rp1 juta).
Apakah Internet of Things (IoT) itu
   Jika kita gunakan "kurs burger" untuk paket "Big Mac" £4.59 di Inggris, dan di Indonesia Rp27.500; maka harga itu senilai kira-kira 10 Big Mac buat orang Inggris. Jadi, untuk mengetahui kira-kira perasaan orang Inggris saat membeli tablet itu adalah kira-kira bagaikan orang Indonesia yang bisa membelinya dengan harga 10 "Bic Mac" * Rp27.500, yakni Rp300-ribuan!
   Murah banget!

   Ya, semakin murah dan akan makin murah saja dalam bulan-bulan ke depan. Inilah yang membuat semua pelaku bidang teknologi informasi bahwa suatu saat—dalam waktu yang tidak terlalu jauh—peranti digital sensor yang cerdas akan menjadi demikian murah. Demikian murahnya sehingga orang akan membeli dan menggunakannya bagaikan membeli penjepit jemuran.
   Pak Tani modern akan bisa melengkapi setiap tanaman tembakaunya dengan sebuah sensor. Tiap sensor akan mengirimkan data suhu, kelembaban, dan seterusnya, yang akan memudahkan Pak Tani untuk memantau mana bagian lahannya yang paling pesat pertumbuhannya dan mana yang kurang. Ia dapat mengatur alokasi pupuk, misalnya, dengan data itu.
   Pak Dagang modern bisa melengkapi setiap gerobak angkut sayurnya dengan sensor sehingga ia bisa mengubah jalur pengiriman begitu melihat pasar mana yang mulai kekurangan suatu jenis sayuran tertentu.
Apakah Internet of Things (IoT) itu?    Potensi aplikasi sensor-cerdas ini demikian kaya dan imajinatif. Setiap sensor ini akan memiliki alamat IP (IP address) sendiri, dan mengumpankan datanya langsung ke Internet—ini sebabnya IP versi 6 yang memiliki jauh lebih banyak slot akan sangat esensial.
   Bila saat ini pemasok data terbanyak ke Internet adalah pengguna yang umumnya manusia, suatu saat nanti akan lebih banyak "pengguna" Internet yang berwujud sensor-sensor ini—juga peranti-peranti digital lainnya yang belum diproduksi saat ini.
   Saat semua benda-benda di sekitar kita, apakah itu hewan, tanaman, mobil, kulkas, perabot rumah tangga hingga penggorengan memiliki sensor yang mengumpankan data ke Internet, maka inilah yang diprediksi sebagai sesuatu yang disebut Internet dari benda-benda (Internet of Things yakni "jaringan antar benda-benda").
Apakah Internet of Things (IoT) itu
   Bila dulu inter-net hanyalah suatu jaringan yang menghubungkan dengan jaringan yang lain, maka dalam waktu tak lama lagi ia akan menjadi penghubung antara segala benda di alam semesta ini. Ya, tak hanya yang ada di Bumi, bisa saja mobil jelajah (rover) di bulan atau Mars mengirimkan data lewat Internet juga!
   Nah, jadi apa itu IoT? Ia tak lain adalah masa di mana pengguna Internet terbanyak bukan lagi manusia, tapi semua makhluk selainnya!
   ...Mungkin nama yang lebih tepat IoC, ya? Internet of creatures? Ah, tapi istilah yang terakhir mungkin terlalu menyeramkan, ya?[]

Ulasan Mitra (Peer-Review) ala Komunitas Lepas Lokan (Open Source) untuk Riset Ilmiah

Ulasan Mitra (Peer-Review) ala Komunitas Lepas Lokan (Open Source) untuk Riset Ilmiah
Bagi Anda yang pernah mengalami menjadi mahasiswa dan diharuskan menulis tugas akhir/thesis, maka mungkin pernah merasakan manfaat dari ulasan-mitra (peer review) yang disimulasikan dilakukan oleh satu atau beberapa dosen pembimbing.
   Kita harus memilih topik yang belum dibuat "peneliti" atau mahasiswa lain. Kalaupun topiknya sama, maka studi kasusnya harus berbeda. Demikian dan seterusnya.

   Mekanisme ulasan-mitra ini sangat bermanfaat dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan. Namun dalam prakteknya, seringkali terhambat oleh budaya semacam "ewuh-pakewuh" yang juga menjangkiti lingkaran ilmuwan Barat.
   Suatu proposal penelitian yang diajukan peneliti senior dan masyhur akan lebih sulit untuk dikritik oleh, katakanlah, sarjana yang baru lulus—meski isi kritik mungkin absah dan masuk akal.
   Inilah gejala penghambat kemajuan yang hendak dipungkas oleh sekelompok ilmuwan yang berinisiatif mendirikan komunitas ulasan-mitra online dan bersifat anonim bernama PubPeer.

   Komunitas ini tidak sembarangan. Ada sekian banyak proposal penelitian atau karya ilmiah yang akhirnya dimentahkan berkat ulasan yang sangat objektif dan anonim. Ini menghemat biaya penelitian terhambur-hamburkan untuk penelitian yang salah arah atau berpremis salah.
Ulasan Mitra (Peer-Review) ala Komunitas Lepas Lokan (Open Source) untuk Riset Ilmiah
   Keanggotaan komunitas ini juga sangat eksklusif, yakni hanya mereka-mereka yang pernah mempublikasikan penelitiannya pada jurnal ilmiah. Alhasil, ulasan-mitranya benar-benar tanpa tedeng aling-aling, alias blak-blakan, tapi tetap dalam nuansa kepala dingin budaya akademis.

   Namun ada saja ancaman bagi kebebasan ilmiah ini dengan alasan misalnya penistaan nama baik, karena proposal penelitiannya dikritik ("dihina") dalam komunitas ini. Ini misalnya terjadi pada ilmuwan kanker ternama yang merasa makalah penelitiannya dikritik di PubPeer.
   Ia menganggap kritik atau ulasan-mitra yang dilakukan di komunitas PubPeer sebagai penistaan (defamation) dan karena kedudukan serta kekuatan dana yang ia miliki berniat menuntut PubPeer lewat pengadilan untuk membuka semua identitas pengkritiknya itu.
  Untunglah amandemen pertama—yakni jaminan kebebasan berpendapat—konstitusi AS berada di pihak PubPeer.
 
   Hal yang menarik dari PubPeer adalah bagaimana mekanisme komunitas lepas lokan/open source, yang biasanya digunakan untuk membangun suatu proyek peranti lunak, kini sudah meluas penggunaannya ke kalangan ilmiah.
   Ini perkembangan menarik yang bukan tak mungkin akan meluas ke bidang-bidang lain. Meski produk digital yang berupa ekspresi pribadi, seperti misalnya puisi, lagu, atau dokumen kesaksian pengadilan; tetap tak akan cocok untuk mekanisme ala komunitas lokan; tapi masih banyak bidang yang sebenarnya bagus bila mau memanfaatkan mekanisme ini.[]

NB. Kami pernah mengulas rinci mekanisme komunitas lepas lokan/open source ini untuk penerapan di lingkungan bisnis/organisasi dalam buku Belajar Manajemen dari Perusahaan Peranti Lunak Nirlisensi (2006, Ekuator/Mizan, Jakarta). Buku ini sudah habis dari peredaran dan mungkin harus dipesan dari penerbitnya langsung.

Sumber: Scientific Peer Review Is Broken. We’re Fighting to Fix It With Anonymity by THE FOUNDERS OF PUBPEER, wired.com, 12.10.14.

Selasa, 02 Desember 2014

Kilas Balik 2014 dalam Bing Tren 2014!

Sebagai mesin pencari nomor 2 sejagat—di bawah Google, tentu saja—Bing mesti berusaha keras untuk menarik pengguna Internet. Menurut statistik Juni 2014 untuk penggunaan di AS yang dikeluarkan comScore, Google masih di posisi pertama dengan pangsa 67.6%, sementara Bing tertinggal jauh di posisi kedua dengan 19.2%, diikuti oleh Yahoo (9.8%), Ask (2.1%) dan AOL (1.3%).
   Salah satu daya pikat yang ingin dijual Bing adalah penyajian ringkasan tren pencarian yang juga dirilis Google menjelang akhir tahun.
   Google biasanya menyajikan informasi ini dengan tampilan sederhana, tapi sudah disesuaikan dengan tren untuk setiap negara, misalnya Indonesia,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Saat ini Bing belum bisa menampilkan semua negara, cuma ada 11 negara, tapi tampilannya memang jauh lebih memikat. Lihat saja tampilan halaman awalnya berikut ini,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Situsnya menyatakan akan lebih bagus diramban dengan IE, tapi nampaknya untuk peramban lain seperti Opera tidak bermasalah.
   Bing menyediakan video pengantar yang bisa diputar dengan sekali klik, tapi pengguna mungkin akan lebih suka menelusuri topik-topik yang disajikan dengan mengklik logo Bing,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Dengan mengklik tombol Next kita bisa melihat bahwa filem paling populer di AS mungkin tak jauh berbeda dengan yang paling digemari di Indonesia, yakni Frozen dan Guardians of the Galaxy,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Data yang disajikan benar-benar objektif, apa adanya, seperti kita saksikan di sini bagaimana peranti keras Apple, iPhone lebih populer dibandingkan peranti keras permainan XBox One keluaran Microsoft,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Penggemar permainan bisa melihat-lihat juga apakah ada permainan populer yang belum pernah ia mainkan,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Setelah tampilan daftar 10 besar di tiap topik, Bing memanjakan pengguna dengan tampilan ala "infografik" seperti misalnya pada topik olahragawan terpopuler di AS. Pembalap wanita Danica Patrick lumayan populer di AS,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Di daftar musisi yang paling banyak dicari, Britney Spears masih masuk hitungan bahkan mengalahkan Taylor Swift!
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Berita yang paling berpengaruh ternyata Piala Dunia. Jadi, di AS sepak bola agaknya mulai menjadi olah raga yang populer,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Olahragawan yang populer di luar lapangan menyertakan juga sensasi dari Kazakhstan, Sabina Altynbekova yang berwajah ala personal Girls Generation/SNSD—tanpa bola mata sipit, ciri fisik yang menjadi idaman gadis-gadis Asia Timur,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Berikutnya ada juga daftar-daftar pencarian kategori "aneh tapi nyata,"
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!

   Secara umum, meramban tren 2014 di Bing adalah pengalaman yang lebih menyenangkan dibandingkan di Google. Sayang, Bing tak menyajikan tren di tiap negara, terutama tentu saja negeri tercinta kita, Indonesia.
   Jadi? Mungkin Google memang masih lebih bermanfaat ;)[]

Rabu, 19 November 2014

The End of Fun! Layanan Upgrade Flexi ke Telkomsel

The end of fun! Ya, itulah yang terbetik dalam benak para pengguna Flexi Mobile Broadband/FMB yang selama ini dimanjakan dengan paket Internet Unlimited dengan kisaran 50-200kBps—ini kecepatan aktual di Bandung!
The End of Fun! Layanan Upgrade Flexi ke Telkomsel
   Setidaknya dalam jangka 6 bulan sejak Oktober, semua pelanggan Flexi dipersilakan untuk beralih ke layanan Telkomsel yang setara:
~ Flexi Trendy ke Kartu As Flexi,
~ Flexi Classy ke Kartu Halo Flexi.

Syarat

~ Kartu aktif lebih dari 1 bulan,
~ Pernah melakukan call,
~ Pernah membayar,
~ Tidak DEBT/BAD DEBT.

Insentif untuk Upgrade

Layanan upgrade memberikan insentif yang bisa berupa:
~ Bonus bicara & SMS, tapi ada beberapa syarat untuk ini dan agak rumit—kemungkinan besar sebagaian pengguna tidak akan mendapatkan ini,
~ Voucher untuk Pembelian HP GSM, juga dengan beberapa syarat hingga mungkin Anda hanya mendapatkan nominal yang mungil.

Info Tambahan Penting—Langsung dari Galeri Telkom

Beberapa info tambahan penting yang saya dapatkan dari Galeri Telkom:
~ Pengguna Flexi akan mendapatkan tarif khusus yang lebih murah dibandingkan kartu Telkomsel sejenis,
~ Pengguna Flexi yang masih memiliki paket data—semisal FMB ("Promo Bulanan/Mingguan/Harian")—sebaiknya menghabiskan dulu paket datanya ini sebelum beralih ke Telkomsel.
   Mengapa? Telkomsel tidak mengalihkan pulsa paket data ke kartu yang baru karena memang tidak ada paket data "sehebat" FMB di Telkomsel.
   Setahu saya paket data Telkomsel tidak mengenal lagi Internet Unlimited, dan umumnya setelah kuota berakhir kecepatan akan drastis turun mendekati nol—alias tidak bisa digunakan sama sekali.
   Ya, the end of fun!

   Kapan layanan Telkomflexi akan sepenuhnya berakhir? Mbak di galeri menjelaskan Telkom diberi waktu 6 bulan untuk memindahkan seluruh pelanggan Flexi ke Telkomsel. Jadi mungkin Telkomflexi akan berakhir sekitar akhir kuartal pertama 2015 tahun depan.
   Artinya? Kita masih bisa menikmati FMB hingga setidaknya Februari 2015—sebelum akhirnya memutuskan untuk beralih ke Telkomsel.
   Menurut Mbak di galeri, batas waktu penukaran kartu luwes dan tidak seperti yang tertera pada SMS pemberitahuan yang diterima pelanggan Flexi—yakni hanya 1 minggu sejak SMS diterima.

Apa Keuntungan Pindah ke Telkomsel bagi Pengguna Internet?

Keuntungan yang terpikirkan di benak saya adalah pengguna Telkomsel—seperti pengguna Flexi saat ini—bisa membeli voucer prabayar layanan akses WiFi, yakni @wifi.id alias Indonesian Wifi.
   Ini menguntungkan bagi pengguna yang tinggal di dekat hotspot hingga bisa menangkap sinyal di dalam kenyamanan rumah.
   Tarifnya masih Rp75.000 untuk paket sebulan unlimited, jadi lebih mahal dibandingkan FMB yang hanya Rp50.000. Paket yang tersedia:
~ 1 hari Rp 5000
~ 3 hari Rp 10.000
~ 7 hari Rp 20.000
~ 15 hari Rp 40.000
~ 30 hari Rp 75.000
Dipilih! Dipilih! Dipilih! :)

   He-he, beginilah hidup di bawah kekuasaan monopoli yang berkedok "sebesar-besarnya kemakmuran rakyat" (Pasal 33).
   Makin lama, biaya hidup makin mahal. Makin lama peluang rakyat Indonesia untuk hidup cerdas makin berkurang, dan siap-siap saja dilindas negara tetangga saat ASEAN Free Trade Area 2015 nanti...
   Konon, nanti itu, tukang becak aja bisa jadi orang Kamboja—soalnya tukang becak Indonesia kalah bersaing! Kalau tukang becak aja sampai begitu, apalagi SDM lainnya?
    Na'uudzubiLLaah![]

Senin, 08 September 2014

Kata-Kata Sandi/Password yang Sebaiknya Dihindari

Kata-Kata Sandi/Password yang Sebaiknya Dihindari
Ini tip tambahan dari Microsoft untuk membuat kata sandi/password yang aman. Hindari penggunaan password berikut,
   Password. Ya, masih banyak orang yang menggunakan taktik lama ini, variannya bisa "katasandi" atau yang sejenisnya.
   1234567. Urutan angka paling mudah ini juga sudah masuk tebakan para pembobol akun. Urutan lain yang populer: abcdefg, 777777, atau karakter yang berurutan pada kibor, misalnya qwerty.
   Nama hewan piaraan. Ini juga nama-nama lain yang mudah ditebak misalnya nama pasangan, pacar, julukan Anda, tanggal lahir, alamat, nomor SIM, KTP, atau identitas offline lainnya.
   Monyet/monkey. Ini atau ejekan umum lainnya seperti gombal, sialan, juga mudah ditebak.
   Letmein. Ini salah satu kata yang sering dipakai pengguna berbahasa Inggris.

   Tip lain tentang password bisa merujuk ke artikel-artikel:
~ Gunakan Strong Password Seperlunya Saja
~ Pencurian 1.2 Milyar Password oleh Sekelompok Cracker Rusia! Lalu Bagaimana Cara Membuat Password yang Aman (Secure/Strong Password)?
   Semoga bermanfaat :)[]

Via:  Eve Blakemore/MSDN, 29 Aug 2014 9:11 AM.

Senin, 01 September 2014

Google Chrome 37 x64/64-bit Telah Dirilis! Apa Kelebihan dan Kekurangannya? (kinian 1 September 2014)

28 Agustus 2014. Akhirnya..., Google Chrome versi 64-bit atau x64 dirilis—setidaknya yang versi Windows! Gunakan tautan di bawah tombol unduhan untuk mengunduh versi ini,
Google Chrome 37 64-bit/x64 Telah Dirilis! Kelebihan dan kekurangannya
   Menurut blognya, keunggulan utama Google Chrome versi 64-bit ini ada pada
~ peningkatan kecepatan rata-rata 25% terutama untuk pemrosesan grafik dan multimedia, misalnya meramban YouTube (memutar video berformat VP9) akan 15% lebih cepat,
~ peningkatan keamanan dari serangan misalnya JIT spraying dan efektivitas fitur keamanan yang sudah ada misalnya heap partitioning—semua ini dengan memanfaatkan fitur terbaru sistem operasi misalnya High Entropy ASLR pada Windows 8,
~ peningkatan stabilitas 2 kali lipat dibandingkan versi 32-bit, yakni 1/2 kali kejadian runtuh/crash dibandingkan Google Chrome x86/32-bit.
   Selain itu Google Chrome versi 37 juga memperkenalkan dukungan untuk DirectWrite (juga hanya di versi Windows) untuk penyajian/render aksara yang lebih mulus dan cepat.
   Kekurangan Google Chrome versi 64-bit adalah beberapa NPAPI plug-in 32-bit belum didukung, tapi yang utama seperti: Flash, Java/JRE, atau Silverlight sudah.
Google Chrome 37 64-bit/x64 Telah Dirilis! Kelebihan dan kekurangannya
   "Kekurangan" lain bagi penggemar portabel, versi ini belum ada versi portabelnya. Tapi sebagai hiburan, kita bisa mencoba Chromium 64-bit portabel,
   Google Chrome versi 64-bit rencananya juga akan dirilis pada Android L yang dioptimasi untuk prosesor 64-bit.

   Kalau dulu ada tradisi kirim kue tar ucapan selamat antara Microsoft dan Mozilla, kira-kira apakah Microsoft akan mengirimi Google untuk menyambut kedatangan Google Chrome? Sebagai "kakak", IE 10 sudah jauh-jauh hari memasuki versi 64-bit pada September 2012.

KINIAN (30 Agustus 2014). Ada bug pada versi 37 yang membuat aksara ditampilkan lebih besar daripada seharusnya. Cara mengatasinya untuk sementara ini:
1. Klik-kanan pada tautan pintasan (shortcut link) Chrome,
2. Pilih Properties lalu tambahkan,
/high-dpi-support=1 /force-device-scale-factor=1
di belakang jalur target tautan (target path link) ke Chrome.exe yang ada hingga misalnya menjadi:
"C:\Program Files\Google\Chrome\Applications\chrome.exe" /high-dpi-support=1 /force-device-scale-factor=1
3. Pastikan untuk menutup semua jendela Chrome yang sedang aktif sebelum menjalankan Chrome dari pintasan baru ini.
Google Chrome 37 64-bit/x64 Telah Dirilis! Kelebihan dan kekurangannya    Via: HowToGeek.
KINIAN (1 September 2014). Martin Brinkman (ghacks.net, 27 Agustus 2014) menambahkan beberapa tip mengatasi error di atas.
   Mematikan fitur DirectWrite. Caranya:
1. Ketikkan,
chrome://flags
pada bilah alamat,
2. Tekan F3 lalu cari "DirectWrite",
3. Klik Disable untuk mematikan fitur ini,
Google Chrome 37 x64/64-bit Telah Dirilis! Apa Kelebihan dan Kekurangannya? 4. Jalankan-ulang Chrome.
   Setel DPI ke 100%. Ini cara ketiga, tapi akan berefek pada semua elemen antarmuka Windows bukan hanya Chrome. Caranya:
1. Klik-kanan pada ruang kosong pada desktop dan pilih Screen Resolution,
2. Pilih Make text and other items larger or smaller,
Google Chrome 37 x64/64-bit Telah Dirilis! Apa Kelebihan dan Kekurangannya? 3. Ganti nilainya ke 100%.
4. Log off lalu log on ulang, atau restart untuk menerapkan perubahan setelan ini.
   Cara ketiga ini sangat tidak kami sarankan, karena akan merubah drastis penampilan Windows secara keseluruhan—alias kadang-kadang malah merepotkan![]

Sabtu, 30 Agustus 2014

Mencari Efektif dengan DuckDuckGo

Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
Google Search mungkin sudah menjadi "sembako" bagi peramban Internet. Namun akhir-akhir ini mulai banyak keluhan pelanggaran privasi karena Google Search merekam kebiasaan pemakainya.
   Data itu dimanfaatkan Google untuk mempertajam target iklan dari para pemasang iklannya, tapi juga berpotensi diserahkan kepada lembaga mata-mata negara seperti NSA untuk melacak seorang pengguna.
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo    Muncullah beberapa alternatif terutama StartPage/ixQuick dan yang akan kita ulas, DuckDuckGo.  DuckDuckGo memiliki ciri khas berbeda dibandingkan Google Search dalam hal:
~ Privasi pengguna terjaga, karena kebiasaan meramban kita tak direkam/dilacak, dan
~ Tak ada personalisasi hasil pencarian—berdasarkan data hasil lacakan di atas—sehingga hasil pencarian akan konsisten antara pengguna yang satu dengan yang lain.
   Personalisasi hasil pencarian pada Google Search mengakibatkan tiap pengguna akan melihat hasil pencarian yang berbeda—tidak universal—karena disesuaikan dengan kebiasaan mencari tiap pengguna.
   Kelemahan DuckDuckGo adalah basis data indeks Internetnya masih belum sebesar Google Search. Ini tentu saja akan berubah seiring dengan berjalannya waktu.
   Kami pernah mengulas cara mencari efektif dengan Google Search, kini kita akan menengok beberapa cara mencari efektif menggunakan DuckDuckGo.

Kata Pemicu (Triggers) untuk Mencari Berdasarkan Kategori

DuckDuckGo memanfaatkan kata yang disebut pemicu/trigger untuk mencari menurut suatu kategori.
   Kita bisa menambahkan kata news atau berita, misalnya di belakang kata pencarian untuk mengeluarkan hasil di kategori itu,
windows news
akan mencari kabar dalam Bahasa Inggris tentang Windows,
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Kata pemicunya bebas, Anda bisa menggunakan kategori yang digunakan Google,
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo

Memanfaatkan !bang syntax untuk Mencari Lewat Google atau Situs Lainnya

Jika kita ingin mencari di Google tapi melalui DuckDuckGo—untuk menghindari pelacakan oleh Google—maka kita bisa menggunakan frasa !bang untuk Google berikut,
!g Windows
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Pencarian akan diteruskan ke Google, tapi seperti Anda lihat pada bilah alamat, ada tambahan encrypted yang berarti privasi kita tetap terjaga dari intipan Google,
https://encrypted.google.com/search?hl=en&q=windows
   Ada banyak lagi pilihan !bang misalnya !w (Wikipedia), !v (YouTube), !b (bing), !g+ (Google Plus), !fb (Facebook), !twit (Twitter), !pin (Pinterest), !altto (alternativeTo.net), !gamespot (Gamespot), !katp (Kickass Torrents Proxy), dan masih banyak lagi yang bisa Anda lihat sendiri di sini sampai puas.

Pencarian Frasa (Gabungan Kata)

Seperti pada Google, kita bisa mengurung kata pencarian dengan tanda kutip ("") untuk mencari frasa spesifik, misalnya
"Muhammad saw"
akan memberikan hasil pencarian yang mengandung semua kata tadi dan dalam urutan itu,
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo

Ini, Itu, atau Dua-Duanya (Operator OR)

DuckDuckGo secara baku menerapkan "dan" (operator AND) di antara kata pencarian, tapi kita juga bisa melakukan pencarian dengan logika "atau" (OR),
Windows 8 OR 9
sama dengan mencari frasa "Windows 8" dan/atau "Windows 9",
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Anda juga bisa menggunakan tanda kurung () sebagai ganti tanda kutip "".

Menyisihkan Kata atau Frasa dari Pencarian

Ini juga kita temui pada Google misalnya kita ingin melihat aktivitas Bill Gates yang tak terkait dengan Microsoft juga Windows,
Bill Gates -"Microsoft Windows"
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo

Mematikan Pencarian Aman (Safe Search)

Kadang kala, meski lisensi masih ada, DVD instalasi Windows kita ternyata rusak dan butuh waktu untuk mendapatkan penggantian dari Microsoft, maka fitur ini bermanfaat untuk mencari ISO agar pekerjaan kita bisa berlanjut,
!safeoff Windows 8.1 download
   Dengan mematikan safe search, maka semua hasil pencarian termasuk dari sumber-sumber tak resmi bisa muncul,
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Catatan: Ini memang ilegal, tapi dalam keadaan darurat sesuatu bisa dihalalkan untuk sementara waktu, hingga DVD pengganti datang.

Mencari di Sebuah atau Beberapa Domain Sekaligus

Kita bisa mengarahkan pencarian ke satu atau lebih situs sekaligus, misalnya untuk mencari zenfone pada situs-situs asus.com/id/ dan lepaslokan.blogspot.com,
site:lepaslokan.blogspot.com,asus.com/id/ zenfone
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Kita juga bisa mengkhususkan pencarian pada domain tertentu saja misalnya .co.id,
site:.co.id android
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo

Mengutamakan Hasil Pencarian yang Berasal dari Negara Tertentu

DuckDuckGo menerima permintaan fitur (feature request) dari pengguna, salah satunya adalah fitur pencarian yang lebih mendahulukan hasil pencarian yang berasal dari suatu negara (region) misalnya mencari rendang dengan mengutamakan hasil yang berasal dari wilayah Indonesia,
r:id rendang
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Kode negara-negara bisa dilihat di sini.

Pencarian pada Bagian Dokumen: Judul atau Isi

Kita bisa membatasi pencarian pada judul (title) atau badan/isi dokumen (body) misalnya untuk mencari frasa gajah mada pada bagian judul saja,
t:gajah mada
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Alternatif panjangnya intitle: dan gunakan b: atau inbody: untuk mencari pada bagian isi saja.

Tipe Berkas Tertentu

Ini fitur yang sangat penting, misalnya kita ingin mencari berkas bertipe (file extension) zip saja,
f:zip picpick portable
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Alternatif panjangnya filetype: diikuti nama jenis berkas.

Mengurutkan Menurut Tanggal Terkini

Hasil pencarian baku biasanya berdasarkan yang paling populer atau relevan. Namun bila kita ingin mendapatkan hasil yang paling kini, kita bisa mengurutkannya dari tanggal terkini,
sort:date windows threshold
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo
   Hasil yang kita dapatkan mungkin bukan yang paling populer, tapi jelas yang paling terakhir masuk indeks DuckDuckGo alias yang paling gres.

Kamus Bahasa

Mencari arti suatu kata terutama dalam Bahasa Inggris misalnya,
define pogrom
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo

Kalkulator

Malas mencari kalkulator? Ketikkan saja pada DuckDuckGo,
7*4*(3/5)
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo

Konversi Satuan

Kita juga bisa mengonversi satuan, seperti satuan panjang, berat, temperatur, dll.,
10 km in miles
Mencari Efektif dengan DuckDuckGo

   Secara umum, pelan tapi pasti semua fitur pencarian Google akan dihadirkan oleh DuckDuckGo. DuckDuckGo juga menerima masukan-masukan dari pengguna mengenai fitur apa yang diinginkan di situs pengembangannya.
   Jadi, kekurangan utama DuckDuckGo adalah masih minimnya hasil pencarian dibandingkan Google, tapi bila apa yang Anda cari bukan sesuatu yang langka atau ingin sekadar menikmati tampilan yang lain, maka DuckDuckGo siap menunggu perintah Anda!
   Kwek-kwek-kwek![]

 

© 2011-2014 Open Your Windows! | All rights reserved | Designed by Templateism | Open Your Windows, Indonesia! RSS Feeds