Tampilkan postingan dengan label Smartphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Smartphone. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Januari 2015

Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla

Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla
Ada sebuah visi yang tersembunyi di balik sebuah berita tentang eksprimen untuk membangun-ulang seluruh antarmuka/user interface peramban Firefox sepenuhnya dengan teknologi HTML. Inilah yang bisa kita ungkap dari sebuah surel terbuka berjudul Firefox.html: rebuilding Firefox UI in HTML yang dirilis Paul Rouget, seorang programawan di Mozilla (paul at mozilla.com),
We are working hard on making HTML fast and rich enough to build
a whole operating system (Firefox OS) and a browser (Firefox OS' browser).
With a UI in HTML leveraging the Browser API, we could drop XUL and close
the gap between B2G and Firefox Desktop.
(Kami tengah bekerja keras menjadikan HTML cepat dan cukup kaya untuk membangun sistem operasi penuh [Firefox OS] dan peramban [peramban Firefox OS]. Dengan antarmuka/UI dalam HTML memanfaatkan Browser API [perpustakaan fungsi], kita bisa menyingkirkan XUL [XML User Interface Language] dan menipiskan jarak antara B2G [Boot to Gecko/Firefox OS] dan Firefox versi desktop.)
   XUL sebenarnya berbasis XML—superset alias format yang lebih generik dibandingkan HTML. Namun popularitas "3 serangkai" HTML-CSS-JS/JavaScript nampaknya membuat HTML menjadi lebih praktis untuk dikembangkan menjadi tulang punggung sistem operasi berbasis awan, alias Internet sebagai sistem operasi.
Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla
   Saat ini, Mozilla sudah mengembangkan cikal bakal sistem operasi ini sebagai Firefox OS, yang dikembangkan sebagai proyek Boot to Gecko/B2G. Namun membaca "manifesto" proyek Boot to Gecko berikut, kita melihat visi Mozilla untuk menjadikan Firefox OS sebagai semacam "Internet OS" bagi setidaknya peranti tablet/nomadik—dan saat ini Firefox OS memang sudah dirilis untuk peranti nomadik atau ponpin/ponsel-pintar,
B2G is definitely not designed to be another platform. It's a project to extend what developers can do with the Web, especially in the context of mobile devices, and to do so in a way that leads to interoperable standards. Just as with HTML5, ES5, CSS3 and other Web technology it will reach different browsers and operating systems at different times, but the pace of Web platform development gives us confidence that good Web technology can reach a lot of people pretty quickly. We don't want B2G to lead to applications that only run atop B2G, or only run in Firefox. That's an important difference between what we're doing and proprietary mobile stacks today: we don't want a competitive advantage for Mozilla, we want a competitive advantage for the Web. (B2G/FAQ)
(B2G jelas tidak dirancang untuk menjadi platform/sistem operasi baru. Ini proyek untuk memperluas apa yang sudah bisa dilakukan pengembang dengan Web, khususnya dalam kaitan dengan peranti nomadik, dan seiring dengan itu mengarah ke standar yang terbuka. Sebagaimana dengan HTML5, ES5 [ECMAScript 5/standar Javascript], CSS3 dan teknologi Web lainnya ia akan menjangkau beragam peramban dan sistem operasi... Kami tak mau B2G mengarah ke aplikasi yang hanya berjalan di atas B2G, atau hanya pada Firefox. Ini perbedaan penting antara apa yang kami lakukan dengan struktur nomadik tertutup saat ini: kami tak menginginkan keunggulan kompetitif bagi Mozilla, kami menginginkan keunggulan kompetitif bagi Web [Internet]).
   Meski Mozilla tak mengakui dengan tegas "gesekan" yang jelas antara visinya ini dengan para pembesar teknologi informasi saat ini seperti Google (Android/ChromeOS), Apple (iOS), juga Microsoft ("Windows Cloud"), tapi bila visi ini berhasil diwujudkan, maka konsumen jelas akan menjadi pihak yang paling diuntungkan.
Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla
Booting to the Web: Internet sebagai Sistem Operasi dalam Visi Mozilla
   Keberadaan "InternetOS" ini, akan membuat akses ke informasi menjadi lebih murah, dibandingkan bila harus melewati sistem operasi seperti iOS, Windows, atau ChromeOS. B2G atau "Boot2Web" juga akan memastikan bahwa standar seperti HTML/CSS/JS akan tetap bertahan dan tak bisa didominasi suatu kepentingan bisnis yang akan lebih mementingkan kebutuhan komersialnya daripada kebutuhan konsumen.
   Tahap yang harus dilalui diakui akan memakan waktu bertahun-tahun. Tapi langkah pertama tetap harus segera dimulai sekarang. Selamat berjuang Mozilla, semoga impian kita tentang Internet yang lebih terbuka dan terjangkau (murah) tak hanya menjadi kenyataan, tapi suatu keniscayaan alamiah.[]

Senin, 29 September 2014

Android "L" adalah Android Lollipop? Kue Ultah Google Mengisyaratkan Itu!

Baru-baru ini, Google berulang tahun ke-16. Oh ya, selamat ulang tahun dik Google! (Soalnya umurnya lebih muda daripada saya... :).
   Perayaannya dimeriahkan dengan kue tar bertingkat yang dipuncaki bukan dengan lilin, tapi beberapa buah lollipop!
Android L adalah Android Lollipop? Kue Ultah Google Mengisyaratkan Itu!    Inikah isyarat bahwa versi Android berikutnya, yakni "L" adalah Lollipop? Bagaimana dengan rumor nama lain yang beredar: Lemon Meringue? Ataukah mungkin malah Layered Cake alias kue tar bertingkat?
   Kalau boleh usul, saya sih maunya Lontong atau Lemper, gimana dik Google, setuju?

   Buat yang penasaran dengan tampilan baru Android L yakni material design bisa membaca artikel Menyambut Tampilan Baru Android L: Material Design.[]

Via: Rob Jackson (phandroid, Sep 28th 2014).

Minggu, 28 September 2014

ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik

ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
Seperti sudah diulas pada Tren Laptop, Tablet, dan Smartphone 2014, produsen komputer semakin serius merambah segmen smartphone. Tak lama sesudah itu, ada kabar berakhirnya dominasi Samsung di pasar terbesar smartphone dunia, yakni Cina. Sementara di level global, Huawei dan Lenovo telah menyalip Samsung.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later    Masuknya nama Lenovo ke jajaran produsen smartphone mengindikasikan menguatnya ambisi para produsen komputer untuk mendominasi segmen yang dipelopori Apple—yang nota bene juga produsen komputer.
   Tren lain yang menurut saya mengancam eksistensi komputer adalah meningkatnya kebutuhan pengguna smartphone akan layar yang lebih besar. Kategori bernama phablet/fablet ini tumbuh paling pesat di segmen peranti nomadik (mobile devices), mengungguli smartphone—bahkan menjadi penyebab langsung mandeknya pertumbuhan segmen tablet.
   Survei terakhir yang dirilis makin menegaskan bahwa pengguna smartphone makin menyukai tipe phablet.

Asus dan Lini Produk Barunya: Zenfone

Saya yakin divisi pemasaran Asus sudah melihat semua tren di atas bahkan sebelum ditulis di beragam media.
   Asus mengumumkan niatannya untuk lebih serius di segmen smartphone/fablet saat mengumumkan lini Zenfone di Consumer Electronics Show/CES, Las Vegas awal January 2014 lalu.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
   Seakan sudah membaca tren di depan, Asus membidik segmen smartphone dengan layar 4 inci (konvensional) melalui produknya Zenfone 4/4S.
   Tak berhenti di situ, di segmen fablet—yakni smartphone berlayar antara 5.01-6.9" (13-18cm)—Asus menyerbu dengan smartphone dengan layar 5 inci (Zenfone 5/5LTE) juga yang lebih memanjakan konsumen, yakni smartphone dengan layar 6 inci (Zenfone 6).
   Angka pada nama produk memang diambil dari ukuran layar (4-5-6). Namun ketiga produk ini juga bisa dikenali dari sisi harga, yakni yang Rp1 jutaan, 2 jutaan, dan 3 jutaan (1-2-3). Zenfone 4 (model A400CG) dan 4S (A450CG) berharga mulai Rp1.099.000, Zenfone 5 (A501CG) dan 5LTE (A500KL) mulai Rp2.199.000, dan Zenfone 6 (A600CG) mulai Rp3.099.000.
ASUS Zenfone Smartphone Android Terbaik: Memperkenalkan Asus Zenfone dan Padfone mini [Video]
   Sesuai survei terakhir, pengguna smartphone/fablet lebih banyak menggunakan smartphone untuk aktivitas-aktivitas mengambil foto, menonton (terutama video dari YouTube), dan bermain (gaming). Demi memudahkan Anda, maka kita akan menyoroti kemampuan ketiganya di 3 kebutuhan utama ini untuk menentukan mana Asus Zenfone smartphone Android terbaik.
   Nah, manakah smartphone Android terbaik bagi Anda?

Asus Zenfone 4/4S

Ini Zenfone entry level alias "murmer" (murah meriah) dari Asus. Harganya murah "sejutaan", dan benar-benar meriah dalam arti sesungguhnya.
   Ia meriah karena memiliki prosesor yang setara dengan Qualcomm Snapdragon 400 (1.2 GHz, dual core, rilis setahun sebelumnya) yang digunakan pada ‎Samsung GALAXY S4 mini. Spesifikasinya mendekati Apple iPhone 4s yang rilis sekitar 2 tahun lalu.
   Sistem operasinya Android 4.3/Jelly Bean dengan nilai tambah tampilan ZenUI yang bercorak modern (flat) dengan banyak tambahan fungsi produktivitas.
   Secara keseluruhan dari sisi kinerja dan harga ia lebih menarik dibandingkan saingan sekelasnya seperti Motorola Moto E dan Sony Xperia E1.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
Zenfone 4 (A400CG) | Mulai Rp1.099.000
Sistem Operasi. Android™ 4.3 Jelly Bean upgradeable to Android™ 4.4 KitKat.
Prosesor. Intel® Atom™ Dual-core Processor Z2520 (1.2GHz) with Intel® Hyper-Threading Technology.
GPU/Prosesor Grafik. PowerVR SGX544MP2.
Layar. 4-inci TFT LED Backlit, WVGA 800x480, 233 pixel per inch. Super Anti-Scratch Corning® Gorilla® Glass 3 with Anti-Finger Coating.
Memori. Internal: 8GB (+ 5GB ASUS WebStorage, Gratis Seumur Hidup). RAM: 1GB. SD Card: microSD, up to 64 GB.
Kamera. Primary 5MP Auto-Fokus(belakang). Secondary 0.3MP (depan).
Video: • Playback MPEG-4 up to 1080p, • Video recording MPEG-4, 1080p at 30fps, • DivX, H.264, MPEG4, H.263, Xvid, 3gp.
Audio. • ASUS SonicMasteruntuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam, • FM Receiver (Radio)
• MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, MIDI, WAV, AC3, FLAC.
Jaringan. • Dual Antenna for 3x Better Signal Reception, • 3G DC-HSPA+ Download speed up to 42Mbps, • GSM / WCDMA Quad-Band for Worldwide Data Roaming 850 / 900 / 1900 / 2100MHz.
SIM Card. Dual Micro-SIM support.
Nirkabel. • 802.11 b/g/n, BT 4.0 dengan A2DP, Wi-Fi Direct, • Super Fast Wi-Fi Hotspot capability(Tethering).
Konektivitas. • MicroUSB, 3.5mm earjack, • MicroSD card support up to 64GB.
Navigasi. Dual Navigation (GPS, A-GPS) + GLONASS.
Sensor. Motion, Proximity Sensor.
User Interface/UI. ASUS ZenUI with over 1000+ software enhancements (What’s Next, PC Link, Share Link, Quick Access, ASUS Splendid, dll).
Layanan/Aplikasi Lain. • Google App, ASUS Sync, MyCloud, File Manager, MyLibrary, • Blackberry Messenger Ready.
Batere. 1200mAh - Removable. Stand-by: Up to 192 jam. Talk time: Up to 10 jam.
Dimensi. 124.4 x 61.4 x 6.3 - 11.2mm | 115g.
Warna. Cherry Red, Sky Blue, Pearl White, Charcoal Black, Solar Yellow.
Zenfone 4S (A450CG) | Fitur yang Berbeda
Layar. 4.5-inch IPS 854x480 with 178° wide view angle, 218 pixel per inch. Super Anti-Scratch Corning® Gorilla® Glass 3 with Anti-Finger Coating.
Kamera. Primary 8MP Auto-Fokus, Aperture Besar f/2.0, Lensa 5-elemen, PixelMaster Camera,
foto & video lebih terang hingga 400% (belakang). Secondary 0.3MP (depan).
Batere. Li-Po 1750 mAh.
Dimensi. 136.8 x 67.9 x 6.2 - 11.3mm | 133g.
Warna. Cherry Red, Sky Blue, Pearl White, Charcoal Black, Solar Yellow.
   Zenfone 4S bisa dibilang versi upgrade dari Zenfone 4. Layar sedikit lebih luas, dan sudah IPS—yang memiliki sudut pandang lebih besar dan lebih hemat batere.
   Kamera model 4S jauh melebihi model 4. Penambahan megapiksel dan teknologi PixelMaster—memberikan banyak fitur penyempurnaan kualitas gambar.
   PixelMaster memberikan banyak fitur menarik seperti pencahayaan di daerah remang, pengenalan wajah pada modus selfie, fokus pada objek sambil mengaburkan latar, penghapusan objek yang tak diinginkan dari foto, mempercantik wajah, hingga efek miniaturisasi pemandangan.
   Kualitas perekaman video sudah ideal, yakni 1080p/HD (high definition).
   Bagi penggemar YouTube, video kualitas HD bisa dilalap dengan baik. Meski tentu saja tergantung kecepatan koneksi Internet Anda. Koneksi di Indonesia masih di bawah bahkan untuk video kualitas 720p. Jadi, 1080p sudah lebih dari cukup.
   Penggemar game mungkin harus rela prihatin. Ada kemungkinan masalah kompatibilitas prosesor, sehingga tak semua judul bisa dimainkan. Anda mungkin akan butuh emulator.
   Judul yang bisa dimainkan kemungkinan hingga yang sekelas dengan Temple Run atau Angry Birds. Lebih dari itu mungkin akan mulai tersendat.
   Zenfone 4S, tak seperti Zenfone 4 agaknya baterenya tak bisa dilepas.

   Ini Asus Zenfone smartphone Android terbaik yang sangat ideal bagi mereka yang lebih mementingkan fitur-fitur produktivitas yang diberikan ZenUI berikut fungsi kamera dan video.

Asus Zenfone 5/5LTE

Ini mungkin yang paling diminati pengguna smartphone di Indonesia. Ada perimbangan antara kinerja dan harga yang ideal, yakni masih lumayan terjangkau, tapi kinerjanya mendekati kelas high end dari merek-merek lain.
   Mulai model ini, layar sentuh Zenfone bisa dioperasikan dengan sarung tangan terpasang. Jadi, ini Asus Zenfone smartphone Android terbaik yang sangat berguna bagi pengendara motor.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
Zenfone 5 (A501CG) | Rp2.199.000
Sistem Operasi. Android™ 4.3 Jelly Bean upgradeable to Android™ 4.4 KitKat.
Prosesor. Intel® Atom™ Dual-core Processor Z2560 (1.6GHz) with Intel® Hyper-Threading Technology.
GPU/Prosesor Grafik. PowerVR SGX544MP2.
Layar. • 5-inci IPS HD 1280x720 with 178° wide view angle, 294ppi, Super Anti-Scratch Corning®
Gorilla® Glass 3 with Anti-Finger Coating, • Ultra Sensitive touch panel with glove touch support.
Memori. Internal: 8GB (+ 5GB ASUS WebStorage. Gratis Seumur Hidup). RAM: 2GB. SD Card: microSD, up to 64 GB.
Kamera. Primary 8MP Auto-Fokus, Aperture Besar f/2.0, lensa 5-elemen, PixelMaster Camera, foto & video lebih terang hingga 400% (belakang). Secondary 2MP (depan).
Video: • Playback MPEG-4 up to 1080p, • Video recording MPEG-4 1080p at 30fps, • DivX, H.264, MPEG4, H.263, Xvid, 3gp.
Audio. • Dual Microphone dengan Noise Cancellation, • ASUS SonicMaster untuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam, • FM Receiver (Radio), • MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, MIDI, WAV, AC3, FLAC.
Jaringan. • Dual Antenna for 3x Better Signal Reception, • 3G DC-HSPA+ Download speed up to 42Mbps, • GSM / WCDMA Quad-Band for Worldwide Data Roaming 850 / 900 / 1900 / 2100MHz.
SIM Card. Dual Micro-SIM support.
Nirkabel. • 802.11 b/g/n, BT 4.0 dengan A2DP, Wi-Fi Direct, • Super Fast Wi-Fi Hotspot capability (Tethering).
Konektivitas. • MicroUSB, 3.5mm earjack, • MicroSD card support up to 64GB
Navigasi. Dual Navigation (GPS, A-GPS) + GLONASS.
Sensor. Accelerator, E-Compass, Motion, Proximity, Hall Sensor.
User Interface/UI. ASUS ZenUI with over 1000+ software enhancements (What’s Next, PC Link, Share Link, Quick Access, ASUS Splendid, dll).
Layanan/Aplikasi Lain. • Google App, ASUS Sync, MyCloud, File Manager, MyLibrary, SuperNote, • Blackberry Messenger Ready.
Batere. Non-removable Li-Po 2110 mAh battery. Stand-by: Hingga 353 jam (3G). Talk time: Hingga 18 jam 30 mnt (3G).
Dimensi. 148.2 x 72.8 x 5.5 - 10.3mm | 145g.
Warna. Cherry Red, Pearl White, Charcoal Black, Champagne Gold, Mystic Purple.
Aksesoris (dijual terpisah). ZenFone View Flip Cover.
Zenfone 5LTE (A500KL) | Fitur yang Berbeda
Sistem Operasi. Android™ 4.4 KitKat.
Prosesor. Qualcomm Snapdragon 400 Quad-Core(1.2GHz)
GPU/Prosesor Grafik. Adreno 305 Graphics
Memori. Internal: 16GB (+ 5GB ASUS WebStorage. Gratis Seumur Hidup). RAM: 2GB. SD Card: microSD, up to 64 GB.
Jaringan. • Dual Antenna for 3x Better Signal Reception, • 4G LTE Ultra Fast Download speed up to 150Mbps, • GSM / WCDMA Quad-Band for Worldwide Data Roaming 850 / 900 / 1900 / 2100MHz.
SIM Card.  Single Micro-SIM.
   Prosesor Zenfone 5 setara kira-kira dengan Qualcomm Snapdragon S4 Plus (MSM8960, 1.7 GHz Dual core, rilis setahun sebelumnya) yang digunakan pada Samsung Galaxy S III. Hal yang patut disoroti adalah RAM-nya sudah 2GB. Ini ideal bagi kelas menengah.
  Kameranya juga sudah masuk kategori bagus. Primer 8MP, sekunder 2MP, dan sudah dilengkapi teknologi PixelMaster.
   Kualitas perekaman maupun penayangan video sama dengan Zenfone 4/4S atau 6, dan untuk kondisi Indonesia sudah termasuk ideal, yakni 1080p alias HD.
   Bagi para gamers masalah kebutuhan emulator mungkin tetap ada—alias ada judul yang mungkin tak bisa dimainkan. Akan lebih baik bila memilih model 5LTE yang berprosesor Qualcomm Snapdragon 400 lengkap dengan GPU Adreno 305.
   Peningkatan RAM hingga 2GB, berarti judul-judul game kelas atas sudah tak menjadi impian lagi—terutama bagi pemilik model 5LTE.
   Memori internal 5LTE yang 16GB ditambah kemampuan LTE membuat Zenfone 5LTE seakan-akan menjadi model primadona yang bahkan bisa menyurutkan pasar Zenfone 6—kecuali bila ada model Zenfone 6 yang lebih baru.

   Ini mungkin akan menjadi model Asus Zenfone smartphone Android terbaik yang paling diminati para pengguna kelas menengah ke atas, baik dari pengguna produktivitas maupun pengguna konsumtif—yaitu para penggemar YouTube dan permainan.

Asus Zenfone 6

Inilah model premium dengan peningkatan signifikan pada prosesor yang setara dengan Qualcomm Snapdragon 800 (2.3 GHz Quad core) yang rilisnya hampir berbarengan di awal 2013.
   Spek. prosesornya setara dengan yang digunakan fablet Samsung GALAXY Note 3 (LTE). Ini sungguh cocok dengan Zenfone 6 yang juga fablet banget.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
Zenfone 6 (A600CG) | mulai Rp3.099.000
Sistem Operasi. Android™ 4.3 Jelly Bean upgradeable to Android™ 4.4 KitKat.
Prosesor.  Intel® Atom™ Dual-core Processor Z2580 (2.0GHz) with Intel® Hyper-Threading Technology.
GPU/Prosesor Grafik. PowerVR SGX544MP2.
Layar. • 6-inci IPS HD 1280x720 with 178° wide view angle, 245ppi, Super Anti-Scratch Corning®
Gorilla® Glass 3 with Anti-Finger Coating, • Ultra Sensitive touch panel with glove touch support.
Memori. Internal: 16GB (+ 5GB ASUS WebStorage, Gratis Seumur Hidup). RAM: 2GB. SD Card: microSD, up to 64 GB.
Kamera. Primary 13MP Auto-Fokus, Aperture Besar f/2.0, lensa 5-elemen, PixelMaster Camera, foto & video lebih terang hingga 400% (belakang). Secondary 2MP (depan).
Video: • Playback MPEG-4 up to 1080p, • Video recording MPEG-4 1080p at 30fps, • DivX, H.264, MPEG4, H.263, Xvid, 3gp.
Audio. • Dual Microphone dengan Noise Cancellation, • ASUS SonicMaster untuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam, • FM Receiver (Radio), • MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, MIDI, WAV, AC3, FLAC.
Jaringan. • Dual Antenna for 3x Better Signal Reception, • 3G DC-HSPA+ Download speed up to 42Mbps, • GSM / WCDMA Quad-Band for Worldwide Data Roaming 850 / 900 / 1900 / 2100MHz.
SIM Card. Dual Micro-SIM support.
Nirkabel. • 802.11 b/g/n, BT 4.0 dengan A2DP, Wi-Fi Direct, • Super Fast Wi-Fi Hotspot capability(Tethering).
Konektivitas. • MicroUSB, 3.5mm earjack, • MicroSD card support up to 64GB
Navigasi. Dual Navigation (GPS, A-GPS) + GLONASS.
Sensor. Accelerator, E-Compass, Motion, Proximity, Hall Sensor, Gyro Sensor.
User Interface/UI. ASUS ZenUI with over 1000+ software enhancements (What’s Next, PC Link, Share Link, Quick Access, ASUS Splendid, dll).
Layanan/Aplikasi Lain. • Google App, ASUS Sync, MyCloud, File Manager, MyLibrary, SuperNote, • Blackberry Messenger Ready.
Batere. Non-removable Li-Po 3300 mAh battery (12 Wh). Stand-by: Hingga 398 jam (3G). Talk time: Hingga 28 jam (3G).
Dimensi. 148.2 x 72.8 x 5.5 - 10.3mm | 145g.
Warna. Cherry Red, Pearl White, Charcoal Black, Champagne Gold, Mystic Purple.
Aksesoris (dijual terpisah). ZenFone View Flip Cover.
   Kamera primer/belakang meningkat ke 13MP. Sayang Asus tidak memberikan ukuran sensor kamera (sensor size). Besar ukuran sensor lebih menentukan daripada jumlah piksel yang bisa disimpan (lihat artikel 7 Mitos Teknologi yang Tak Usah Dipercaya Lagi).
   Seperti halnya Zenfone 5/5LTE, model ini akan memuaskan penggila "jepret mania" apalagi "selfie mania."
   Kualitas rekam dan penayangan video sama dengan model lain, tapi prosesor yang lebih cepat tentu saja akan membuatnya jauh lebih nyaman.
   Prosesor kelas teratas ini juga akan memanjakan para gamers—meski keterbatasan kompatibilitas akan tetap menjadi kendala. Penggila games mungkin akan merasa lebih cocok dengan Zenfone 5LTE.
   Kelebihan Zenfone 6 dibandingkan 5LTE ada pada prosesor (meski belum Qualcomm), megapiksel kamera, ukuran layar, dan batere. Namun 5LTE memiliki kompatibilitas dengan games yang lebih baik.
   Ada kemungkinan Asus akan merilis versi "upgrade" dari Zenfone 6. Mungkin dengan prosesor Qualcomm dan ruang simpan internal yang lebih besar—32 sampai 64GB. Ini spek. yang mulai menjadi tren dari merek-merek "penggoyang pasar" seperti OnePlus One atau Xiaomi Mi4.
   Bila benar-benar dirilis maka ini akan menjadi Asus Zenfone smartphone Android terbaik di kategori high end.

Asus ZenUI: Custom Android dengan 1000+ Peningkatan Fitur

Seribu lebih? Bukan sekadar puas, tapi puas sekali, mungkin itu kesan pertama konsumen. Membahas seribu lebih fitur ini akan makan waktu. Jadi, apa saja fitur paling signifikan bagi pengguna biasa seperti kita ini?
   Mengikuti tren desain antarmuka bergaya modern/Bauhaus, ZenUI menggunakan ikon berwarna datar/flat, warna tema yang lebih hidup, animasi, nada dering baru, dan tata letak yang lebih bersih/ringkas untuk menampilkan informasi dengan lebih jelas.
   Namun peningkatan yang diberikan ZenUI pada Android bukan hanya di tataran penampilan saja, ia juga benar-benar menambahkan fungsi-fungsi baru yang memikat.

   What's Next. "Jangan tunda nanti apa yang bisa kau kerjakan sekarang," demikian peribahasa. Alih-alih menampilkan kinian jejaring sosial atau berita seperti pada smartphone lain, ZenUI mengisi layar utama (home/lock screen) dengan info jam, hari, cuaca, kegiatan berikutnya juga pintasan untuk kamera, telepon, dan SMS.
   Membuka kunci layar akan menampilkan rincian lebih lanjut dari jadwal kita. Menjalankan What's Next app menampilkan lebih lengkap lagi semua kegiatan mendatang, berikut panggilan tak terjawab (missing calls) dan SMS yang belum dibaca.
   Kita akan diingatkan untuk membalas telepon/pesan dari kontak penting seperti bos atau keluarga. Bahkan bisa mengingatkan kita untuk menelpon/SMS menjelang rapat, bila mungkin telat datang.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
  What's Next app memadukan informasi dari Weather app, Calendar app, juga telepon dan SMS. Jadi, Anda harus memasukkan jadwal ke Calendar app untuk bisa menikmati fitur ini.
   App ini juga bisa diakses dari bilah notifikasi, atau widget-nya bisa diletakkan pada home screen.
   Do It Later. Andai suatu saat Anda tengah sibuk lalu tiba-tiba ada telepon masuk, Anda bisa menunda dan menjadwalkannya kemudian dengan Do It Later.
   Anda juga bisa menunda pengetikan email yang tengah Anda lakukan, SMS, hingga menyimpan halaman menarik dari Web atau YouTube untuk dinikmati kemudian.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
   Tugas/task atau reminders ditampilkan dalam bentuk kartu-kartu yang bisa dikategorikan sebagai baca kemudian/read later, telepon kemudian/call later, balas kemudian/reply later, sunting kemudian/edit later, cek kemudian/check later atau tugas biasa. Kita bisa memilih menurut kategori.
   Do It Later diintegrasikan dengan telepon, email, SMS, peramban, juga aplikasi pihak ketiga lainnya.
   Zen Link. Ini fitur untuk berbagi hasil kreasi kamera kita. Kita bisa berbagi ke beberapa orang sekaligus dengan Party Link.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later    Open Cloud. Fitur ini bisa memadukan ruang simpan awan/cloud kita yang ada di beberapa layanan seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive hingga bisa diakses melalui satu antarmuka.
   Omlet Chat. Sesuai namanya, aplikasi ini dimaksudkan bagi mereka yang senang merumpi online.
   Easy Mode. Ini fitur menarik yang tak disebutkan di situs Asus. Fitur ini memberikan tampilan alternatif yang lebih mudah bagi pengguna baru smartphone—apakah dari kalangan muda atau tua yang baru beralih dari ponsel biasa.
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
   Modus ini mirip tampilan ponsel biasa dengan ikon dan aksara lebih besar. Jumlah langkah untuk melakukan panggilan atau mengirim SMS juga lebih sedikit.
   Modus ini bisa diaktifkan lewat Settings -> Easy Mode.

   Semua fitur Asus ZenUI akan sangat menyokong upaya Asus menjadikan Asus Zenfone smartphone Android terbaik.

ASUS PixelMaster: Mengabadikan Momen Ala Fotografer Profesional

   Ini mungkin fitur yang akan sangat disukai pengguna. Mengambil foto dan video adalah aktivitas utama pengguna smartphone/fablet.
   Fitur ini semacam wizard yang membuat beragam cara pengambilan foto menjadi lebih mudah tapi dengan kualitas foto ala profesional.
   Kemudahan yang diberikan PixelMaster lumayan banyak:
• memperjelas hasil gambar pada objek bercahaya rendah (low-light photo & video),
• mengambil gambar 2 detik sebelum dan 1 detik sesudah kita menjepretkan kamera, hingga kita bisa memilih momen terbaik (time rewind),
• meminimasi getaran saat pengambilan gambar (image stabilizer),
• pengambilan gambar panorama (PanoSphere),
• pengambilan potret diri/selfie dengan kamera belakang/utama bisa diatur sesuai jumlah wajah yang akan dipotret dan akan memulai hitung mundur begitu jumlah wajah yang ditetapkan terdeteksi kamera,
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later • gambar bisa difokuskan pada objek utama/terdepan yang dikontraskan dengan latar belakang yang dikaburkan (depth of field),
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later • membantu mengikuti objek dengan fokus otomatis meski objek bergerak (always in focus),
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later • perbesaran (zoom in) maupun sebaliknya (zoom out) dengan kejelasan yang tetap terjaga (clear zoom),
• kita bisa mengambil 5 gambar sekaligus lalu memilih senyum terbaik bagi masing-masing figur pada foto (all smile)—ini benar-benar ajaib,
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later • kita bahkan bisa membuang bagian foto yang tidak kita inginkan, misalnya orang yang lewat di latar belakang (smart remove),
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later
• kita bisa memberi sentuhan efek pensil gambar, kartun, dan efek miniatur (tilt-shift),
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later • berikutnya..., fitur penting bagi penyuka selfie, polesan ala Photoshop yang membuat objek potretan lebih indah, melembutkan warna kulit, atau memupus noda pada wajah (beautification),
ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik, smartphone/phablet/fablet android paling bagus dan murah, Panduan/cara memilih smartphone Android terbaik /paling bagus dan murah, Perbandingan smartphone android terbaik/paling bagus dan murah, Kelebihan/keunggulan dan kekurangan Asus Zenfone ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Perbandingan/Ulasan/Review ASUS ZenFone 4/4S, ASUS ZenFone 5/5LTE, ASUS ZenFone 6, Ulasan/Review ASUS ZenUI, Asus PixelMaster: What's Next, Do It Later • mengambil beberapa foto berurutan dan menjadikannya animasi (GIF animation).

   Kemudahan yang diberikan, dan hasil profesional yang dihasilkan teknologi PixelMaster, sungguh akan sangat membantu menjadikan Asus Zenfone smartphone Android terbaik.

Jadi, Mana ASUS Zenfone Smartphone Android Terbaik untuk Anda?

Ulasan/review ini dibuat berdasarkan 3 penggunaan yang paling populer: mengambil foto/video, menonton video, dan bermain game.
   Meski demikian, Zenfone juga dilengkapi ZenUI dengan fitur produktivitas What's Next dan Do It Later. Jadi, bagi pengguna produktif/pekerja, Zenfone 4S adalah Asus Zenfone smartphone Android terbaik.
   Zenfone 4S juga sudah memadai untuk pengambilan foto, video, juga memirsa film atau YouTube.
   Namun jika Anda senang bermain game, maka Zenfone 5LTE harus dipertimbangkan.
   Sementara Zenfone 6 sendiri adalah fablet yang sangat memikat. Namun bagi gamers mungkin ada baiknya menunggu Zenfone 6 "upgrade." Inilah Asus Zenfone smartphone Android terbaik bagi kalangan ini.
   Zenfone 6 upgrade mungkin akan dilengkapi Qualcomm Snapdragon seri 800 dan memori internal lebih besar (32/64GB). Ini akan menempatkan Asus—produsen komputer—searena dengan para pemain dari domain smartphone Android seperti OnePlus dan Xiaomi.
   Dengan demikian, persaingan di ranah fablet akan makin menarik. Menimbang reputasi Asus yang cerdik merekayasa produk berspek. tinggi dengan harga terjangkau, maka pengguna Indonesia boleh bersiap-siap menantikan kabar bagus dari Asus. Menantikan Asus Zenfone smartphone Android terbaik untuk kategori fablet.
   Menantikan sesuatu yang incredible![]

Jumat, 12 September 2014

Menyambut Era Smartphone 64-bit

Sejak Apple merilis smartphone berprosesor 64-bit, yakni iPhone 5S, smartphone sudah memasuki era baru, yakni era 64-bit.
Menyambut Era Smartphone 64-bit
   Apa keunggulan utama 64-bit? Secara prinsip sama dengan yang ada di dunia komputasi (baca Apakah Perbedaan Prosesor/CPU 32-Bit Dan 64-Bit?).
      Baru-baru ini mulai bermunculan smartphone berprosesor 64-bit. Ada htc Desire 510 dari kubu Android.
Menyambut Era Smartphone 64-bit      Tak lama, selang sekian bulan, hadir Alcatel One Touch POP 2 dari kubu Windows for Phone (dh. Windows Phone).
Menyambut Era Smartphone 64-bit
   Keunggulan utama sistem 64-bit adalah kecepatan, dan terutama akses memori/RAM yang lebih besar. Sistem 32-bit seperti Android saat ini dibatasi hingga 4GB memori/RAM. Sistem 64-bit bisa hingga 16 exabytes alias 16 milyar GB atau "tak terbatas."
   Saat ini memori/RAM terbesar yang diberikan beberapa smartphone kelas atas masih 3GB, seperti misalnya OnePlus One, Xiaomi Mi 4, LG G3, HTC One M8, atau Lenovo Vibe Z2 Pro. Bahkan Samsung Galaxy S5 pun masih 2GB.
   Namun kehadiran para produsen Cina dengan cepat menurunkan harga sambil memberikan spesifikasi kelas atas, ambil contoh IUNI U3 yang memberikan 3GB RAM juga layar QHD yang masih merupakan fitur segmen sekelas LG G3,
Menyambut Era Smartphone 64-bit   Tren dari negeri Tiongkok ini akan terus bergulir. Menurut saya Cina sudah menjadi barometer smartphone dunia saat ini. Dengan begitu, dalam 1-2 tahun ke depan ambang batas 4GB RAM berpeluang besar akan segera ditembus produsen Cina.

   Transisi ke sistem 64-bit memerlukan beberapa faktor:
1. Sistem operasi 64-bit,
2. Aplikasi berbasis 64-bit.
   GNU/Linux—sistem operasi asal Android—adalah kernel sistem operasi pertama yang berbasis 64-bit (2001), disusul Windows (XP) pada tahun yang sama. Jadi baik Android maupun Windows sudah siap 64-bit.
   Pengembang app/aplikasi hanya perlu melakukan kompilasi ulang baris kodenya ke sistem 64-bit. App 64-bit biasanya akan berukuran lebih besar dibandingkan yang 32-bit.
   Melihat kedua faktor tadi, Android sudah siap. Windows for Phone bahkan lebih siap lagi.

   Jadi sekarang tinggal soal waktu saja. Smartphone 64-bit sesuai prediksi sudah mulai bermunculan tahun 2014 ini. Tahun 2015 peranti 64-bit akan makin dominan. Setelah itu, kita akan benar-benar berada di era 64-bit![]

 Via: Jeremy Laird, TechRadar, December 23rd 2013.

Kamis, 11 September 2014

iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik

Akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba juga, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus telah dirilis 9 September lalu. Apple masih mengejar ketertinggalan dari Android dari sisi fitur. Kehadiran iPhone 6 Plus telah lama didahului Samsung Galaxy S5 di kategori fablet. Namun fitur baru Apple yang patut diperhatikan adalah Apple Pay.
iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik
iPhone 6/6 Plus | $649/$749
Sistem Operasi. iOS 8.
Prosesor. Apple A8 64-bit dual-core 1.4 GHz Cyclone (ARM v8-based) + M8 motion co-processor.
GPU/Prosesor Grafik. PowerVR GX6650 (hexa-core graphics).
Layar. IPS 4.7", 1334 x 750 / 5.5", 1080 x 1920.
Memori. Internal: 16/64/128GB, RAM: 1GB / 2GB, SD Card: No.
Jaringan. 3G, LTE 20 LTE bands up to 150Mbps, VoLTE.
Nirkabel. Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi hotspot, Bluetooth v4.0, A2DP, NFC.
Konektivitas. USB 2,
Kamera. Front 1.2 MP, 720p, burst, HDR. Back 8 MP, 3264 x 2448 pixels, autofocus, dual-LED (dual tone) flash, f/2.2 aperture lens. Video: 1080p@60fps, 720p@240fps.
Batere. Non-removable Li-Po battery, ● up to 250 h / 384 h stand by, ● up to 14 h / 24 h talk time.
   Apple Pay banyak diramalkan akan memulai tren transaksi elektronik, terutama di AS. Ini karena Apple memang masih dominan menguasai 42% pangsa smartphone di AS, Samsung (Android) masih tertinggal di angka 28%.
   Asumsi ramalan tadi adalah, bila konsumen AS bergerak ke transaksi elektronik, maka ini akan diikuti negara-negara maju lain. Tren ini otomatis akan direspon Android yang dengan 85% pangsa pasar globalnya akan membuat transaksi elektronik mendunia.
iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik    Apple Pay diterapkan melalui Touch ID dan NFC (near field communication). Pemilik iPhone tinggal menekan tombol bulat iPhone untuk mengotorasi transaksi dengan data sidik jarinya di dekat terminal bayar. NFC sendiri adalah teknologi yang sudah 2 tahun lalu diterapkan pada Android untuk koneksi nirkabel jarak dekat—semacam Bluetooth.
   Mekanisme penggunaan Apple Pay sangat sederhana dan pemrosesannya sangat cepat:
1. Pengguna mengaktifkan Apple Pay yang otomatis akan menampilkan kartu bayar baku, tapi pengguna juga bisa memilih kartu lain,
iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik
2. Pengguna mengotorisasi transaksi dengan data sidik jarinya lewat Touch ID,
iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik
3. Transaksi selesai,
iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik
   Transaksi Apple Pay mendukung American Express, MasterCard, dan Visa juga kartu debit 6 bank terbesar di AS.
   Apple menyatakan 22.000 toko retail akan bekerja sama dengan layanan bayarnya ini, antara lain Subway, McDonalds, Walgreens, Duane Reade, Macy's, Bloomingdale's, Staples, Whole Foods, dan semua jaringan retail Apple Store.
   Transaksi di jaringan retail cukup memindai bar code lalu bayar, seperti yang dicontohkan di Apple Store berikut,
iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik
   Pengembang aplikasi/app di Apple App Store juga bisa mengintegrasikan Apple Pay ke dalam aplikasinya untuk pembelian dengan satu klik saja.
   Aplikasi layanan pemesanan taksi Uber sudah masuk Apple Pay,
iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik
demikian pula jaringan makanan cepat saji. Kini konsumen bisa memesan tanpa harus lama mengantri,
iPhone 6, Smartphone Pembuka Tren Transaksi Elektronik
   Semua ini dilakukan dengan pemrosesan yang cepat dan mudah sekali. Meski Apple bukan pelopor NFC—karena sudah 2 tahun lalu diterapkan di Android—tapi kompetensi desain inovatifnya mampu memberi NFC kemasan yang memiliki peluang besar untuk sukses.
   Akankah konsumen Android juga bisa menikmati pengalaman transaksi serupa?
   Jawabannya jelas "ya", tinggal soal waktu saja agaknya.
   Selamat datang iPhone 6, selamat datang transaksi nirkabel![]

Via: Darrell Etherington, TechCrunch, 10 September 2014, Apple.

Minggu, 07 September 2014

Prediksi Fitur-Fitur Baru Windows for Your Phone (dh. Windows Phone 9/Threshold) (kinian 7 September 2014)

Prediksi Fitur-Fitur Baru Windows Phone 9 Threshold
Bandung, 25 Agustus 2014. Microsoft sedang mengintegrasikan sistem operasinya untuk semua peranti keras. Suatu saat Microsoft akan memiliki 1 sistem operasi yang memiliki subsistem untuk desktop, tablet, smartphone, bahkan seluruh peranti yang terkoneksi ke awan/cloud (Windows IoT/Internet of Things).
   Ada komentar di Internet yang mengusulkan namanya Windows One.... Nama yang lumayan bagus, tapi tentu saja Microsoft masih belum memikirkan soal ini.
   Saat ini Windows Phone masih terbilang "penggembira" dari antara pemain di arena mobile devices. Data IDC terakhir menunjukkan Windows Phone masih di kisaran 2,5%—masih jauh tertinggal dibandingkan iOS (11.7%) apalagi Android (84.7%).
   Bila menggunakan data pangsa pasar sistem operasi mobile/tablet Januari hingga Juli 2014 dari Net Market Share, maka angkanya lebih miris lagi,
Prediksi Fitur-Fitur Baru Windows Phone 9 Threshold    Microsoft sudah menggratiskan lisensi Windows Phone dan Windows untuk peranti dengan lebar layar di bawah 9"—meliputi fablet (5-7") hingga tablet mini. Ini membantu membuat harganya lebih kompetitif dengan gawai/gadget Android. Seperti sudah diulas, segmen pasar yang disasar Windows Phone serupa dengan segmen pasar Android.
   Alasan utama ketertinggalan Windows Phone adalah ekosistem aplikasi (app store) yang masih jauh di bawah Android dan iOS. Data ketersediaan app pada Juli 2014 yang dilansir statista menunjukkan Android dan iOS sudah berada di angka juta, sementara Windows Phone masih di ratusan ribu,
Prediksi Fitur-Fitur Baru Windows Phone 9 Threshold   Kondisi ini membuat seorang jurnalis menyarankan Microsoft untuk memberikan arah baru bagi pemasaran produknya ini. Misalnya seperti tablet Microsoft Surface Pro 3, yakni mengutamakan produk Windows Phone dengan spesifikasi high-end yang ditujukan bagi pasar produktivitas—yakni bisnis/enterprise.
   Itu berarti beralih fokus dari segmen pasar Android ke segmen iOS. Ada kabar Apple dan IBM sudah menjalin kerja sama untuk menggarap pasar bisnis dengan lebih serius.
   Kita tunggu apakah Microsoft akan memilih membuka front pertempuran di segmen menengah-bawah melawan Google atau segmen atas melawan Apple-IBM.

   Seperti halnya artikel Prediksi Fitur-Fitur Baru Windows 9/Threshold yang memantau perkembangan dan bocoran fitur-fitur baru Windows 9, maka artikel ini akan memantau Windows Phone 9.
   Semula artikel ini hendak kami satukan dengan artikel pertama tadi karena semua sistem operasi ini—Windows, Windows RT (tablet), dan Windows Phone—sudah dicanangkan untuk diintegrasikan. Namun agaknya tahap integrasi akan bertahap, yakni RT dan Windows Phone, barulah dengan Window.
   Jadi, apa saja bocoran terbaru itu?

1. Dukungan Multi Window untuk Peranti Berlayar 4.7" atau Lebih

Prediksi Fitur-Fitur Baru Windows Phone 9 Threshold
Ini bocoran yang masih bersifat rumor dari TK Tech News, 23 Agustus 2014. Selama ini Windows 8 juga RT sudah mampu menampilkan lebih dari 1 app. Fitur ini bernama snap.
   Sejak kinian ke versi 8.1, jumlah app yang bisa ditampilkan bersisian meningkat hingga 4 buah—mulai resolusi 1920x1080p/HD. Prinsipnya, tiap jendela memerlukan 500 piksel lebar resolusi layar. Jadi untuk layar resolusi minimum yakni 1024x768 piksel, hanya bisa menampilkan 2 app (1024/500).
   Fitur inilah yang akan diperkenalkan pada Windows Phone 9/Threshold, bila rumor tadi benar.
   TK Tech News juga mengatakan versi untuk pengembang (developer build) akan dirilis Desember 2014. Berarti tak lama sesudah Windows 9 Tech Preview dirilis 30 September ini.
   Rumor ini makin menegaskan upaya integrasi Windows RT dan Phone, dan menurutnya akan diberi sebuah nama beraura klasik (retro).
   Kinian 7 September 2014. Microsoft akan memberikan nama Windows for your phone dan meninggalkan nama Windows Phone. Ini mengisyaratkan integrasi ke sistem operasi tunggal dengan banyak varian (via: Brad Sams, Neowin, 6 September 2014).[]

Jumat, 29 Agustus 2014

Smartphone Firefox OS Pertama di Asia Dirilis di India

Smartphone Firefox OS Pertama di Asia Dirilis di India Kita sudah mengenal iOS, Android, juga Windows Phone. Ketiganya produk komersial milik masing-masing Apple, Google, dan Microsoft.
   Mozilla memperkenalkan Firefox OS sebagai alternatif yang lebih terbuka dan tidak membatasi pengembang aplikasi.

Firefox OS: Sistem Operasi Peranti Mobil Berbasis Standar Terbuka

Smartphone Firefox OS Pertama di Asia Dirilis di India Firefox OS adalah sistem operasi peranti mobil pertama—untuk smarphone, fablet, tablet—yang sepenuhnya dibangun dengan standar open Web. Semua aplikasinya bisa dibuat dengan HTML 5.
   Firefox OS lebih fleksibel untuk diutak-atik (customized) pengembang dan produsen peranti keras daripada misalnya Google Android. Meski sama-sama diturunkan dari proyek lepas lokan/open source Android.
   Kita bisa menjajal sistem operasi ini melalui Firefox OS 1.1 Simulator yang addon-nya tersedia bagi pengguna Firefox—juga bagi variannya seperti Cyberfox, Waterfox, atau Pale Moon. Sistem terbaru saat penulisan artikel adalah Firefox OS 2.1.0 (tahap Code Complete, 21 November 2014).
Smartphone Firefox OS Pertama di Asia Dirilis di India
   Segmen pasar yang dituju terutama pengguna ponsel biasa (feature phone) yang ingin beralih ke smarphone di negara-negara berkembang—alias segmen pasar low end atau entry level. Respon Google untuk segmen ini adalah Android One.
   Namun dengan tren harga yang makin miring dan spek. yang makin tinggi dari produsen seperti OnePlus, Xiaomi, IUNI, dan mungkin akan disusul Meizu, Lenovo dan Huawei; maka daya tarik utama Firefox OS adalah keterbukaan ekosistemnya.
   Kelemahan Firefox OS saat ini adalah ketiadaan store yang terpusat dan populasi aplikasi yang masih sedikit. Meski dari sisi lain, ini sebenarnya peluang bagi:
~ pihak ketiga—terutama tiap produsen smartphone—untuk membuka Firefox OS store sendiri seperti misalnya di ranah Windows 8 ada Pokki yang membuka store menandingi Windows Store, juga
~ pengembang untuk masuk ke pasar yang dari sisi teknologi—yakni berbasiskan standar terbuka—memiliki potensi yang bagus.

Intex Technologies Merilis Cloud FX, Smartphone Firefox OS Pertama di Asia

Baru-baru ini Intex Technologies merilis smartphone berbasis Firefox OS pertama di Asia—khususnya India. Smartphone bermerek Intex Cloud FX ini termurah untuk saat ini, harganya sekitar $33 (Rp400ribu-an).
   Hal yang menarik adalah spesifikasinya yang mirip sekali dengan iPhone generasi pertama yang dirilis pada 2007—atau 7 tahun yang lalu. Ini dilansir oleh Mat Toor (Phone Cruncher,  26 Agustus 2014).
Smartphone Firefox OS Pertama di Asia Dirilis di India    Kesamaan itu menimbulkan spekulasi bahwa Mozilla dan Spreadtrum (produsen prosesor Cloud Fx dari Cina) memang sengaja menjadikan iPhone—produk yang menjadi tolok ukur kategori smartphone saat diluncurkan 7 tahun lalu—sebagai pijakan awal bagi generasi baru smartphone kategori murah meriah ini.

Spesifikasi Teknis iPhone 1 vs Intex Cloud FX


iPhone 1 (2007) Intex Cloud FX (2014)
Price £499 £19.90
RAM 128MB 128MB
Internal memory 4GB 45MB usable
Processor 412MHz Samsung ARM 11 1GHz Spreadtrum 6821
Screen Size 3.5-inch 3.5-inch
Screen resolution 320 x 480px 320 x 480px
Dimensions (mm) 115 x 61 x 11.6 115.9 x 62 x 11.8
Weight 135 grammes 104 grammes
Camera (primary) 2MP 2MP
Camera (secondary) No No
3G No No
WiFi Yes Yes
Proximity sensor Yes Yes
Accelerometer Yes Yes
Compass No No
GPS No No
   Perbedaan utama adalah harga yang 25 kali lebih murah, prosesor 2,5 kali lebih cepat, dimensi sedikit lebih besar meski berat tidak terlalu terasa bedanya.
   Perbedaan menonjol adalah internal memori yang bisa digunakan pengguna hanya 45MB (user memory) dari total 256MB yang sebagian besar terpakai sistem operasi dan aplikasi bawaan. Intex menyatakan memori eksternal bisa diekspansi hingga 4GB.
   Tidak diketahui Firefox OS versi berapa yang digunakan, versi terbaru yang sudah dirilis 17 Maret 2014 adalah 1.3.
Intex Cloud FX | Rs1999/$33 (Rp396.000)
Prosesor. 1GHz Spreadtrum 6821.
Sistem Operasi. Firefox OS (versi ?).
Layar. 3.5 Inch Capacitive Display, 320x480, HVGA Display.
Memori. Internal: 256MB total, 45MB (usable user memory), RAM: 128MB, SD Card: up to 4GB.
Jaringan. 2G, GSM:900/1800MHz, GPRS, EDGE.
SIM. Dual SIM (GSM+GSM).
Kamera. Primary: 2MP. Secondary: No. Video Recording: Yes.
Konektivitas. Wifi, USB, Bluetooth.
Multimedia. Video, Audio, FM.
Sound. Loudspeaker, 3.5mm jack.
Dimensi. 115.9x62x11.8mm; 104g.
Fitur lain. Multiple Languages (English, Hindi, Tamil).
Batere. 1250mAh; Talk time: 4h, Standby time: 200h.
In Sales Package. Handset, Earphone, Battery, Travel charger, Data cable, User manual, Warranty card.
   Cloud FX juga dilengkapi dual-SIM, Bluetooth, fungsi terpasang untuk memantau penggunaan data (data usage), dukungan multi-bahasa.

   Bagi pengguna yang hanya memiliki keperluan menelpon, SMS, dan sedikit meramban (browsing), maka Firefox OS dapat menjadi alternatif yang bagus. Mengapa? Sistemnya masih sederhana hingga lebih mudah dipelajari pemula smartphone.
   Selamat datang di Asia, Firefox OS! :)[]

Selasa, 19 Agustus 2014

Playphone (Playstation Phone): Smartphone untuk Bermain Game

Hingga saat ini, smartphone juga tablet masih terutama digunakan untuk konsumsi gatra (content consumption). Keduanya masih belum banyak diberdayakan sebagai peranti produksi gatra (content production) alias peranti produktivitas seperti misalnya laptop/komputer.
   Salah satu gatra/content yang digemari pengguna gawai nomadik (mobile devices) adalah permainan/game.
   Inilah yang sempat terpikirkan oleh Sony saat merancang konsep Xperia Play meski akhirnya urung dirilis.
Sony Ericsson Xperia Play   Namun segmen yang tak jadi dimasuki Sony itu kini justru dimasuki produsen Cina, 78point dan Much. Masing-masing menawarkan produk yang menggiurkan para penggila games.
   Lucunya keduanya mengalihdayakan/outsource pembuatan produknya ke pabrik yang sama. Alhasil, spek hingga bentuk/desain peranti kerasnya sama. Pilihan tema Android juga utilitas yang disertakan saja yang berbeda.
78point P01 & Much W1 gaming phones | $330 (Rp3.96 juta)
Prosesor. MediaTek 1.7GHz octa-core MT6592 SoC.
GPU/Prosesor Grafik. Mali-450 MP4 graphics.
Jaringan. Dual-SIM (WCDMA/GSM).
Layar. 5-inch 720p IPS.
Sistem Operasi. Android 4.2.
Emulator. MAME, PSP, Dreamcast, NDS, GBA, NES, SNES, N64 and more (78point P01).
Memori. Internal: 16GB, RAM: 2GB, SD Card: microSD hingga 64GB.
Kamera. Primary 8MP. Secondary 2MP.
Sensor. Gyroscope, electronic compass, accelerometer sensors.
Batere. 3000Amh battery.
Berat. 213.8g.
   Sistem operasi 78point P01 sudah menyertakan emulator, tapi Much—yang lebih hati-hati soal hak cipta—hanya memberikan rekomendasi kepada pengguna.
78point P01
   Berat kedua gawai/gadget ini kira-kira sama dengan PS Vita yang 219 gram, tapi bodinya agak lebih gemuk.
Much W1    Pengguna di Cina sudah bisa memesan P01 sebelum rilis perdananya pada 20 Agustus nanti. Sementara W1 bisa diperoleh lewat operator mobile Cina, Snail.

   Bagaimana dengan pengguna di sini? Agaknya kalau ada di Cina, maka biasanya peluang ada di sini juga besar.
   Silakan menunggu dengan sabar, para gamers![]

Via: engadget

Senin, 18 Agustus 2014

Alasan Utama Pengguna Smartphone Butuh Layar Lebih Besar

Large screen smartphones/phablets
Kehadiran LG G5, Samsung S5, OnePlus One, hingga Xiaomi Mi4 edisi terbaru mengusung layar yang melebihi ukuran smartphone konvensional.
   Kebutuhan itu akan makin menguat di masa mendatang. Sebuah hasil survei yang dilakukan firma teknologi nomadik/mobile, Jana makin mendukung tren ini,
Berapa ukuran layar smartphone ideal?
   Riset dilakukan pada sekitar 1400 peserta dari 9 negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin—India, Indonesia, Filipina, Vietnam, Kenya, Nigeria, Afsel, Brazil, dan Meksiko.
   Saat ini, lebih dari 75% pengguna ponsel berasal dari negara berkembang. Sebagian besar masih menggunakan ponsel biasa, bukan smartphone.
   Survei IDC yang dikutip pada artikel ini menunjukkan tren meningkatnya dominasi pengguna smartphone dari negara berkembang ("wong cilik").
   Alasan utama sebagian besar pengguna menginginkan smartphone berlayar lebih besar ternyata sederhana: agar bisa menikmati video dengan lebih nyaman,
Main reason for larger screen smartphone/phablet
   Alasan di atas bisa disimpulkan oleh jawaban seorang responden dari Indonesia,
"Layar besar lebih mengasyikkan untuk bermain dan menonton YouTube."
18, pria, Indonesia [layar 5.5-inchi]
   Riset ini makin memperkuat tren ke arah fablet/phablet. Fablet makin berpeluang menjadi satu-satunya peranti yang menguasai seluruh domain peranti nomadik—apakah itu smartphone, tablet, dan bukan tak mungkin laptop![]


Via: QUARTZ, JANA

MIUI 6: "iOS" dengan Sentuhan "Modern UI" (Material Design)

Xiaomi baru saja mengumumkan MIUI 6 pada acara 798 Art Zone, di Beijing 16 Agustus 2014. Sistem operasi Android racikan Xiaomi ini dirancang dengan pendekatan modern—meski tak mengikuti pedoman material design yang dibuat Google.
MIUI 6 home, calc, calendar
MIUI 6 radio/fm, weather, clock
   Seperti sudah kami ulas dalam artikel lain, material design sangat dipengaruhi modern UI-nya Windows 8. Xiaomi sendiri sudah lama dicitrakan sebagai pengikut fanatik Apple. Smartphone-nya Mi didesain menjiplak iPhone, dan tampilan sistem Androidnya MIUI tentu saja menjiplak iOS. Hasilnya adalah sesuatu yang aneh tapi nyata: seakan Microsoft (modern ui) dan Apple (iOS) bersinergi dalam MIUI.
   Tak seperti Android stok, MIUI 6 telah dilengkapi utilitas esensial yakni antivirus dan pemeliharaan sistem Clean Master.
MIUI 6: antivirus, cleaner
   Harus diakui, bagi pengguna Android yang umumnya "wong cilik" (lihat ulasannya di sini), bisa menikmati desain sistem operasi ala "iOS" di peranti murah/massal ala "Windows" memang menjadi kenikmatan tersendiri. Xiaomi jeli melihat kebutuhan terpendam ini.
MIUI 6: compass, movie, music
MIUI 6: recorder, clock, weather
MIUI 6: sharing, utilities, radio/fm
   Melihat sekilas tampilan-tampilan MIUI 6, nampaknya daya tarik Android memang akan semakin meningkat—terutama di negara-negera berkembang. Apple akan makin dibuat pusing. Setelah Samsung, target tuntutan hukum Apple agaknya Xiaomi... :)
   MIUI bisa dipasang pada smartphone merek selain Xiaomi, tentu saja dengan sedikit—atau lebih mungkinnya, tak sedikit—utak atik yang biasanya memakan waktu.[]

Via: Android and Me, Situs Xiaomi, Ulasan MIUI 6/Komunitas Xiaomi, Xiaomi MIUI 6 pada Mi 4/Komunitas Xiaomi

 

© 2011-2014 Open Your Windows! | All rights reserved | Designed by Templateism | Open Your Windows, Indonesia! RSS Feeds