Selasa, 30 Desember 2014

Tip/Cara Mencari Modern App yang Tak Muncul dalam Hasil Pencarian Windows Store App

Ada tip menarik yang dilansir ghacks.net. Tip ini sederhana sekali. Sudah sering mungkin pengguna Windows 8/8.1/10 Tech Preview mendapati bahwa hasil pencarian yang ditampilkan Windows Store app seringkali kurang memuaskan.
   Skala ketidakpuasan itu kira-kira sama dengan pengalaman mencari via Bing bila dibandingkan akurasi dan ragam hasil pencarian yang ditampilkan Google.
   Baik, ringkasan tipnya:
1. Coba cari via Windows Store menurut nama app,
Tip/Cara Mencari Modern App yang Tak Muncul dalam Hasil Pencarian Windows Store App bila tidak ketemu coba cari di Web untuk mendapatkan nama perusahaan/pengembangnya;
2. Cari dengan nama perusahaan/pengembang itu via Windows Store lagi,
Tip/Cara Mencari Modern App yang Tak Muncul dalam Hasil Pencarian Windows Store App dan simsalabim, app itu pun akan muncul!

NB. Dalam contoh di atas pencarian sebenarnya berhasil, jadi gambar-gambar sekadar contoh saja. Pencarian menggunakan contoh pada artikel asli pun kini tidak gagal lagi, mungkin celah pada aplikasi Store sudah diperbaiki Microsoft sejak artikel asli dirilis di ghacks.net.[]

Selasa, 23 Desember 2014

Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia (kinian Des 2014)

Bandung, 23 Desember 2014 (terkini!). Gejala paling mutakhir di dunia komputasi belakangan ini adalah evolusi dari
[] laptop ke tablet—terutama hibrida seperti yang didemonstrasikan Microsoft Surface Pro 3,
[] sistem operasi 32-bit ke 64-bit, dan
[] ruang simpan mekanis (HDD/hard disk drive) ke non-mekanis (SSD/solid state drive).
Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia
   Ketiga gejala ini mau tidak mau mesti kita pertimbangkan dalam membeli komputer baru, meski memang bagi konsumen umumnya di Indonesia, tebal dompet masih menjadi pertimbangan utama (tren device/gadget laptop/tablet/smartphone pada umumnya, silakan baca Tren Laptop, Tablet, dan Smartphone).

Pertimbangan Praktis dan Cepat

Bagi pembaca yang ingin cepat, maka kriteria terpenting adalah mampu Windows 64-bit, memori/RAM minimum 4GB, peranti grafik berdedikasi memori minimum 2GB, resolusi 1920×1080. Saya merasa, spesifikasi ini akan masuk dalam kisaran "ideal" bagi konsumen Indonesia, yakni antara Rp5-7 juta. Contoh laptop bisa sua bagian Rekomendasi Praktis.
   Itu dia tip terpenting bagi yang ingin cepat-cepat belanja. Nah, bagi yang ingin ulasan lebih mendalam (namun tetap saya upayakan mudah dan sederhana), silakan melanjutkan….

Sistem Operasi

Windows 8.1 Pro box and a laptop
Bagi pengguna Indonesia, pilihannya sangat mudah, tinggal menentukan versi yang mana. Saya sangat menyarankan Windows 8.1 Pro 64-bit. Mengapa?
   [] Sangat, dan percayalah, saaangat…cepat, melebihi Windows 7 apalagi XP. Itulah sebabnya versi 8.1 bisa dipasang pada komputer lama. Ini mungkin pertimbangan utama untuk pindah ke Windows 8.1. Ini berlaku baik bagi versi 32-bit, maupun—yang sangat disarankan—versi 64-bit. Perihal versi-versi yang tersedia dan alamat pembelian Microsoft Indonesia silakan sua artikel lain ini.
Catatan untuk versi 64-bit: bila ada peranti keras Anda, baik mesin cetak/printer atau pemindai/scanner dll. keluaran sebelum XP 64-bit dirilis (25 April 2005), pastikan device driver-nya tersedia (gunakan IE, peramban lain tak bisa mengunduh dari katalog Microsoft ini), kalau tidak, maka sebaiknya bertahan di 32-bit atau memanfaatkan utilitas gratis seperti VMware agar bisa menggunakan peranti keras 32-bit lewat sistem operasi 32-bit lama Anda, misalnya Windows XP.
Classic Shell Start menu    [] Masalah Start menu adalah masalah utama bagi pengguna Windows lama, tapi masalah ini sudah diselesaikan dengan baik oleh Classic Shell (terutama sejak versi 4.0.2). Tombolnya bisa disulap mengikuti selera dengan mencari desain gratisnya di deviantART atau misalnya ini.
   [] Tambahan antar muka bagi pengguna tablet, yakni Start screen bisa dimanfaatkan pengguna desktop sebagai semacam pengganti Google Newsreader, RSS reader populer yang sudah ditamatkan riwayatnya oleh Google.
   "Newsreader" ala Windows 8 ini lebih memikat, karena fitur tampilan "sekilas info"-nya yang disebut live tile. App (sebutan untuk aplikasi ala Modern UI/Metro) yang saya sarankan untuk mengisi ruang newsreader kita itu adalah News Bento atau Readiy. App ini bisa mempinkan RSS kesukaan kita pada ubin tersendiri di Start screen. Situs untuk mencari RSS-nya adalah http://ctrlq.org/rss/.
   Mau cari app dengan cara yang lebih cepat? Silakan kunjungi situs pencarian app milik Microsoft ini.
   [] Microsoft akan menggratiskan upgrade dari Windows 8 ke Windows 10 yang sepanjang penilaian kami mempertahankan fitur 8 yakni sangat kencang tapi dengan banyak tambahan fitur bagi pengguna desktop/laptop, seperti Start menu, dukungan untuk memutar media populer seperti MKV/Matroska (video) maupun FLAC (music), dst.
Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia
NB. Artikel lain yang mengulas Windows 8 bagi pengguna baru: Kekurangan | Kelebihan | Ceklis Instalasi.

   Jika Anda tidak berminat membeli Windows, maka ada distribusi GNU/Linux yang sangat memikat, yakni Mint. Bila device driver tak disediakan produsen peranti kerasnya, maka cobalah cari di sini.

Memori/RAM

Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di IndonesiaMengapa bukan prosesor dulu? Ini panduan praktis, jadi mengikuti kebutuhan praktis pengguna masa kini. Alasan lain lihat di bagian prosesor nanti.
   Masih ada komputer yang dijajakan dengan memori standar 2GB, saran saya, tambah ke 4GB karena inilah syarat minimum terbaik masa kini. Bila dompet cukup tidaklah rugi menambahnya hingga 8GB—bila spesifikasi komputer memungkinkan. Bila kebutuhan Anda lebih tinggi, misalnya ingin menyaingi YIFY dalam mengonversi film koleksi Anda misalnya, atau gaming maka Anda butuh minimum 8GB, bahkan idealnya 16GB memori.
   Era DDR2 sedang berlalu, jadi pilih misalnya yang diberi label DDR3-1600 (tipe slotnya DDR3 dan kecepatan transfer datanya 1600Mips (juta per sekon, sumber: techpp.com).
   Merek memori yang berkualitas tinggi berturut-turut: G.SKILL, sisanya bisa dibilang sedikit di bawahnya, yakni Corsair, Muskin, Kingston, OCZ, Gail, ADATA. Merek lain seperti Visipro agaknya sedikit di bawah lagi.

Grafik dan Resolusi Layar

351px-Nvidia_logo_svgResolusi yang umumnya ditawarkan saat ini adalah 1366×768 piksel. Saran saya, cari yang setidaknya 1920×1080 untuk ukuran layar bisa yang 13.3" untuk yang ingin mobilitas tinggi, atau yang 15.6" hingga 17.3" untuk pencari kepuasan mata.
   Mengacu tabel resolusi laptop ini, maka resolusi terbesar untuk laptop adalah 1680x1050, namun sebentar lagi laptop berarsitektur Haswell yang lebih hemat energi (6 jam batere, atau aktualnya 70%-nya, yakni sekitar 4 jam) akan menawarkan resolusi 2560 x 1600 (telah dirilis saat Windows 8.1 keluar).
   Mengenai peranti kerasnya, pilih antara NVIDIA atau Radeon. NVIDIA sedikit lebih cepat dibandingkan Radeon yang setara, tapi dari sisi harga Radeon lebih baik. Jadi, bila ada Radeon, pilih saja yang ini asalkan memori mandirinya (dedicated memory) minimum 2GB. Pengguna lanjut (main, olah video, desain grafis) mungkin butuh yang 4GB.

Ruang Simpan

ssdRuang simpan HDD ukuran 320GB adalah masa lalu. Minimum 500GB, dan bila dompet atau kebutuhan menuntut (unduhan film beresolusi 720p/1080p dan permainan) maka upayakan 1TB.
   SSD masih mahal, tapi bila mungkin kombinasikan misalnya 128GB SSD untuk sistem operasi dan aplikasi ditambah 1TB untuk ruang simpan data eksternal. Kecepatan memulai komputer juga aplikasi pada umumnya akan meningkat pesat.
303px-SD_Cards_svg   Apabila SSD masih jauh dari jangkauan dompet Anda, maka manfaatkan fitur ReadyBoost (sejak Windows 7). Belilah SD card ukuran 3x memori/RAM komputer Anda dan aktifkan fitur ini (ada petunjuk bergambarnya di sini).
   Mengikuti saran minimum RAM di atas (4GB), maka Anda butuh SD card berkapasitas minimum 16GB. Pastikan SD card berkecepatan baca minimum 5MB/sekon dan tulis 3MB/sekon. Ada daftar flash disk dan SD card yang kompatibel untuk kebutuhan ini, ceklah dulu ke sini sebelum membeli. Kalaupun tidak kompatibel, cobalah dulu trik untuk mengakalinya ini.
   Di pasar Indonesia, ada produk microSDHC dan SDHC (secure digital high-capacity). MicroSDHC pas untuk slot ponsel dan biasanya ada yang dijual dengan adapter (rumah) SDHC hingga bisa digunakan juga pada tablet/laptop. Jenis ini fleksibel tapi karena koneksi lewat adapter, kecepatan agak menurun.
   (Kinian 23 Des 2014: fitur ini tidak menambah kinerja bagi komputer baru, yakni keluaran minimum 2-3 tahun yang lalu. Namun bila dompet tak keberatan, coba saja, barangkali ulasan di HowToGeek salah).

Tip: a) Merek hard disk apa yang paling handal? b) Kalau merek SSD yang paling handal?

Prosesor

Akhirnya sampai pada item yang sering dicantumkan teratas pada spek. laptop.
   Prosesor saat ini berkinerja jauh melebihi komponen yang lain, jadi tingkat kepentingannya bagi pengguna praktis sebenarnya prioritas terakhir. Sekadar membantu, perbandingan apel ke apel dari 2 produsen utama bisa dilihat berikut ini:
Intel AMD
Atom (kode: "Cedar Trail") Athlon Neo
Celeron ("Sandy Bridge") Sempron
Pentium (Dual Core,
"Sandy Bridge")
Athlon II
Core Solo (Tidak ada)
(Ini sebenarnya Core 2 Duo dengan 1 core dinonaktifkan)
Core 2 Duo A-Series (Fusion), Phenom II, Athlon II, Turion II
Core 2 Quad A-Series (Fusion), Phenom II, Athlon II
Core i3, i5, i7 ("Ivy Bridge") FX, A-Series (Fusion), Phenom II (Black Editions)
Core i3, i5, i7 ("Haswell", Jun. 2013) FX, A-Series, Phenom II (kode: "Piledriver, 2012", "Richland, 2013", "Steamroller, belum keluar")
Xeon (Nehalem/server) Opteron (6 core Istanbul)
   Ada banyak situs yang bisa membantu kita memutuskan mana prosesor yang cocok untuk keperluan kita misalnya CPUBoss, ada juga ulasan langsung ke pokok masalah dari kalangan akademis; namun saya akan membaca tren terakhir mengikuti situs paling praktis bernama FindTheBest.
   Hasilnya, setelah mempertimbangkan kenaikan $ di akhir 2013 lalu, kecenderungan dalam 3-6 bulan ke depan adalah prosesor Intel i7 dan AMD yang setara, misalnya FX/A Series. Di Indonesia, karena dompet tak mengijinkan, mungkin kita masih terpaksa harus membeli model tertinggal atau tengah dikadaluarsakan seperti:
[] Intel: Pentium (III, 4, 5), Core Solo/Core Duo/Centrino, Celeron, Core 2 Duo/Quad, atau Atom.
[] AMD: C-series atau E-series.

Laptop, Ultra, atau Tablet?

Bila Anda lebih banyak bekerja di atas meja, maka laptop. Bila sering bepergian, maka Ultra. Bila bekerja di meja juga sering mondar mandir, maka mungkin hibrida (laptop yang bisa diubah menjadi tablet), atau beli laptop untuk di meja dan tablet untuk dibawa-bawa ke ruang bos, rapat, atau presentasi.
   Bagi pelajar/mahasiswa yang terbaik adalah hibrida, untuk membaca (tablet) maupun mengetik catatan kuliah (laptop). Namun bila dompet pas-pasan, maka laptop biasa cukup.

Rekomendasi Praktis (Kinian: Des 2014)

Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia
Pegangan praktis dalam mencari laptop adalah dengan menjaga agar harga berada di bawah Rp7 juta. Mengapa? Barang ini depresiasinya cepat dan harga jual kembalinya sangat rendah, jadi kurangi kerugian di masa depan dengan menahan diri dan berbelanja pada kisaran di bawah angka tadi.
   Asus menjadi contoh di sini karena "ramah anggaran" dan berkualitas baik. Merek lain yang masuk kategori ini adalah Lenovo (G Series), Dell (Inspiron), tapi sayang tak memiliki brosur lokal dan lengkap seperti Asus (tautan ke brosur internasional Lenovo bisa dilihat di rujukan).
   Merek lain dengan harga agak terjangkau (menengah-atas) seperti Toshiba kualitasnya memang terbukti, tapi masih tergolong mahal. Sementara beberapa merek lain yang sekategori dengan Asus ("murah meriah"), dari pengalaman, mudah rusak dan layanan pasca jualnya mahal ("sedikit-sedikit harus servis/beli suku cadang dari Singapura").

Sangat Disarankan, Hibrida untuk Kerja/Rapat/Kuliah/Sekolah

10.1" | ASUS Transformer Book T100TA - 32GB / 64GB | Rp. 5.099.000/ Rp. 6.099.000
NOTEBOOK + TABLET, DUAL STORAGE
• Intel® Quad-Core Z3740 (up to 1.86GHz)
• Windows 8.1
• Grafis Intel® HD
• Layar Touch Screen 10.1" IPS HD (1366x768)
• 500GB HDD + 32GB / 64GB MMC
• 2GB DDR3 Memory
• 1.2MP Front Camera
• Daya Tahan Baterai hingga 11 Jam
• USB 3.0, Bluetooth 4.0, Wi-Fi
• 1 Tahun Garansi Global
Khusus spesifikasi tipe ASUS Transformer Book T100TAM- 32GB (Rp. 5.499.000) ada perbedaan:  Windows 8.1 BING dan pilihan warna, meski mengherankan karena Windows 8.1 Bing itu gratis tetapi kenapa harga model ini menjadi lebih mahal?

NB. Pilihan yang sangat disarankan untuk keperluan kerja/studi karena tabletnya bisa digunakan untuk membaca ebook atau laporan; asalkan tak keberatan dengan ukuran layar yang kecil. Batere mungkin tak bisa dilepas. Hibrida laptop dan tablet di kisaran 6 juta sangatlah disukai; meski sayang spek. model 64GB MMC diturunkan memorinya oleh Asus dari yang dulu 4GB. Saran: tambah memori ke 4GB.

"Dompet Sensitif" (Kerja Dasar)

11.6" | ASUS X200MA - 4GB / 2GB | Rp. Rp. 3.499.000/Rp. 3.299.000 14.0" | ASUS X455LA – i3 / A455LD – i3 VGA | Rp. 5.099.000
/ Rp. 5.899.000
• Intel® Quad-Core N2920 (Burst up to 2.0GHz, 2MB)
• DOS
• Grafis Intel® HD
• Layar 11.6" HD (1366x768)
• 500GB HDD
• 4GB / 2GB DDR3L Memory
• USB 3.0, Wi-Fi
• 1 Tahun Garansi Global
Pilihan Warna: Pure White, Vivid Red, Sapphire Blue, Aluminum Black

NB. Pilihan ekonomis bagi yang tak keberatan dengan layar ukuran kecil.
   Batere mungkin tak bisa dilepas.
   Tanpa Bluetooth, tapi Anda bisa beli dongle seharga Rp25-50rb-an.
   Tanpa DVD Writer justru menguntungkan, karena bisa membeli tipe yang eksternal. Tipe eksternal kalau rusak bisa beli yang baru, lain dengan tipe internal yang kadang justru repot mencari suku cadangnya 1-2 tahun sejak pembelian (saat rusak).
   Pilih model pertama (memori 4GB).
   Selain tipe X200, tipe setara yang juga patut Anda pertimbangkan adalah tipe X453 (layar 14", DVD Writer, tetap tanpa Bluetooth, harga Rp3.6-4.4 juta, saran: ASUS X453MA - Quad Core, Rp. 3.749.000).
• Intel® Core™ i3-4030U (1.9GHz, 3MB)
• DOS
• Grafi s Intel® HD 4400 / NVIDIA® GeForce® GT 820M - 2GB VRAM
• Layar 14.0" HD (1366x768)
• 500GB HDD
• 2GB DDR3 Memory
• DVD Writer
• USB 3.0, NA / Bluetooth 4.0, Wi-Fi
• 2 Tahun Garansi Global
(senilai Rp. 699.000)
Pilihan Warna: Galaxy Black, Cool White

NB. Ini penawaran terbaik bagi pekerja/pelajar, prosesor i3, layar 14", cukup tambah memori/RAM ke 4GB.
   Pilih model A455LD – i3 VGA karena dilengkapi grafik NVIDIA—juga Bluetooth.
   Model A455LD – i3 VGA juga cocok untuk bermain/olah video/desain grafis.
Tip: Gunakan DVD internal hanya untuk membaca, untuk menulis/rekam belilah DVD eksternal.

"Haus Kinerja tapi Murah," Desain Grafis/Pemrosesan video/Bermain

Panduan Praktis Memilih dan Membeli Laptop di Indonesia
15.6" | ASUS X550DP | Rp. 6.399.000 15.6" | ASUS A555LN - i5 | Rp. 7.499.000
• AMD Quad-Core A10-5750M (Turbo Core up to 2.5GHz, 4MB)
• DOS
• Dual Grafis AMD Radeon HD 8650G + HD 8670M dengan 2GB VRAM
• Layar 15.6" HD (1366x768)
• 500GB HDD
• 4GB DDR3 Memory
• DVD Writer
• USB 3.0, Bluetooth 4.0, Wi-Fi
• 2 Tahun Garansi Global
(senilai Rp. 699.000)

NB. Ini pilihan pertama, karena harga lebih ekonomis, prosesor tidak begitu jadi prioritas, yang penting ada grafik bermemori-dedikatif 2GB.
• Intel® Core™ i5-4200U (Turbo up to 2.6GHz, 3MB)
• DOS*
• NVIDIA® GeForce® GT 820M dengan 2GB VRAM
• Layar 15.6” HD (1366x768)
• 1000GB HDD
• 4GB DDR3L Memory
• DVD Writer
• USB 3.0, Bluetooth 4.0, Wi-Fi
• 2 Tahun Garansi Global
(senilai Rp. 699.000)

Brosur dan Bahan Bacaan Lanjut

Brosur terbaru Asus http://www.asus.com/id/Static_WebPage/download/
Katalog Lenovo:
~ Situs U.S. MTM www.lenovo.com/psref
~ Situs Eropa MTM www.lenovo.com/psref/we
~ Produk yang sudah ditarik http://www.lenovo.com/psref/psrefs_withdrawn.html
Perbandingan prosesor apel ke apel https://kb.wisc.edu/showroom/page.php?id=4927#comparison
Perbandingan prosesor mutakhir http://www.buzzle.com/articles/intel-vs-amd-processor-comparison2010.html



Sabtu, 06 Desember 2014

Microsoft Menegaskan Lagi Jadwal Rilis Windows 10

Microsoft Menegaskan Lagi Jadwal Rilis Windows 10
Seperti sudah diumumkan pada rilis pratinjau Windows 10 untuk bisnis (enterprise) pada awal Oktober lalu, nampaknya jadwal pengembangan hingga rilis akhir Windows 10 tidak berubah.
   Kali ini disampaikan COO Microsoft, Kevin Turner dalam sebuah jumpa pers,
The thing I want to tell you about on Windows 10 is in the Windows 10 timeframe, which we plan to talk about the end-user consumer experiences in the early spring, we'll have a developer preview and be able to talk to that in depth in the early summer timeframe. And then by next late summer and early fall we'll be able to bring out this particular OS. That's the current plan of record. 
(Hal yang ingin kami sampaikan perihal Windows 10 adalah kerangka jadwal Windows 10, yang rencananya akan kami diskusikan ke publik pada awal musim semi, dan pratinjau bagi pengembang berikut mendiskusikannya dengan publik pada awal musim panas. Lalu pada akhir musim panas atau awal musim gugur kami akhirnya akan meluncurkan sistem operasi ini. Itulah catatan rencana untuk saat ini.)
   Penegasan itu menegaskan beberapa hal:
1. Pratinjau untuk fitur-fitur bagi konsumen umum (consumer preview) kemungkinan akan dirilis pada akhir Januari 2015 dan akan didiskusikan dengan publik awal musim semi (Mar-Jun), yakni kemungkinan bertepatan dengan akhir April saat konferensi tahunan BUILD 2015.
2. Pratinjau untuk fitur-fitur bagi pengembang akan dirilis pada BUILD 2015 dan didiskusikan dalam jumpa pers dengan publik pada awal musim panas (Jun-Sep).
3. Rilis Windows 10 akan dilaksanakan pada akhir musim panas. Ada rumor akan dirilis ke pabrik produksi DVD (RTM) pada 24 Agustus 2015 untuk sekaligus merayakan 20 tahun rilis Windows 95 juga 40 tahun Microsoft. Bila ini benar, maka Windows 10 akan mulai bisa dibeli konsumen sekitar 3 bulan kemudian pada awal musim gugur (Sep-Des).

Microsoft Menegaskan Lagi Jadwal Rilis Windows 10
   Nah, nampaknya jadwal ini tak berubah jauh dari pengumuman di awal rilis pratinjau Windows 10. Tinggal kita menunggu edisi apa saja yang akan tersedia. Mengenai harga, CEO Microsoft Indonesia sudah menegaskan versi ini akan tersedia gratis sebagai upgrade bagi pemilik Windows 8/8.1.[]

VIA: Neowin, gambar: Microsoft, DeviantArt ("Windows 10 wallpapers").

Selasa, 02 Desember 2014

Kilas Balik 2014 dalam Bing Tren 2014!

Sebagai mesin pencari nomor 2 sejagat—di bawah Google, tentu saja—Bing mesti berusaha keras untuk menarik pengguna Internet. Menurut statistik Juni 2014 untuk penggunaan di AS yang dikeluarkan comScore, Google masih di posisi pertama dengan pangsa 67.6%, sementara Bing tertinggal jauh di posisi kedua dengan 19.2%, diikuti oleh Yahoo (9.8%), Ask (2.1%) dan AOL (1.3%).
   Salah satu daya pikat yang ingin dijual Bing adalah penyajian ringkasan tren pencarian yang juga dirilis Google menjelang akhir tahun.
   Google biasanya menyajikan informasi ini dengan tampilan sederhana, tapi sudah disesuaikan dengan tren untuk setiap negara, misalnya Indonesia,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Saat ini Bing belum bisa menampilkan semua negara, cuma ada 11 negara, tapi tampilannya memang jauh lebih memikat. Lihat saja tampilan halaman awalnya berikut ini,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Situsnya menyatakan akan lebih bagus diramban dengan IE, tapi nampaknya untuk peramban lain seperti Opera tidak bermasalah.
   Bing menyediakan video pengantar yang bisa diputar dengan sekali klik, tapi pengguna mungkin akan lebih suka menelusuri topik-topik yang disajikan dengan mengklik logo Bing,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Dengan mengklik tombol Next kita bisa melihat bahwa filem paling populer di AS mungkin tak jauh berbeda dengan yang paling digemari di Indonesia, yakni Frozen dan Guardians of the Galaxy,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Data yang disajikan benar-benar objektif, apa adanya, seperti kita saksikan di sini bagaimana peranti keras Apple, iPhone lebih populer dibandingkan peranti keras permainan XBox One keluaran Microsoft,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Penggemar permainan bisa melihat-lihat juga apakah ada permainan populer yang belum pernah ia mainkan,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Setelah tampilan daftar 10 besar di tiap topik, Bing memanjakan pengguna dengan tampilan ala "infografik" seperti misalnya pada topik olahragawan terpopuler di AS. Pembalap wanita Danica Patrick lumayan populer di AS,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Di daftar musisi yang paling banyak dicari, Britney Spears masih masuk hitungan bahkan mengalahkan Taylor Swift!
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Berita yang paling berpengaruh ternyata Piala Dunia. Jadi, di AS sepak bola agaknya mulai menjadi olah raga yang populer,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Olahragawan yang populer di luar lapangan menyertakan juga sensasi dari Kazakhstan, Sabina Altynbekova yang berwajah ala personal Girls Generation/SNSD—tanpa bola mata sipit, ciri fisik yang menjadi idaman gadis-gadis Asia Timur,
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!
   Berikutnya ada juga daftar-daftar pencarian kategori "aneh tapi nyata,"
Kilas Balik 2014 dalam Tren 2014 Menurut Microsoft Bing!

   Secara umum, meramban tren 2014 di Bing adalah pengalaman yang lebih menyenangkan dibandingkan di Google. Sayang, Bing tak menyajikan tren di tiap negara, terutama tentu saja negeri tercinta kita, Indonesia.
   Jadi? Mungkin Google memang masih lebih bermanfaat ;)[]

Rabu, 19 November 2014

Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial "Anti-Facebook" yang Pro Privasi

Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
Baru-baru ini kami akhirnya mendapat undangan dari salah satu pengembang Ello, Justin Gitlin (@cacheflowe) untuk ikut menjajal media/jejaring sosial yang menjadi berita besar di media belakangan ini.
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
   Seperti sudah kami tulis sebelumnya, Ello adalah jejaring sosial "anti-Facebook" dalam arti tidak mengoleksi data aktivitas pengguna (pro-privasi) untuk dijual kepada pemasang iklan.

   Berikut beberapa fitur yang bisa dinikmati pengguna Ello.
   Melakukan pengeposan baru bisa dibilang mudah. Anda bisa mengunggah gambar untuk mempercantik pos Anda,
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
   Mencari kawan baru bisa dengan mengklik tombol Discover,
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
lalu Anda bisa memilih untuk memasukkan mereka ke daftar Friend atau Noise—"semacam daftar hingar bingar pos yang Anda sukai."
   Anda juga bisa mencari kawan baru dengan mengklik tombol/tab Related, Random, atau Search,
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
   Semua yang Anda ikuti bisa dilihat pos terbarunya melalui tombol Friends atau Noise,
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
   Kalau kawan di jejaring sosial lama belum memiliki akun Ello, Anda bisa mengundangnya ke Ello—jumlah yang bisa diundang 25 dan akan ditambah bila sudah habis digunakan semua,
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
   Notification memberikan semacam catatan log aktivitas yang Anda lakukan juga komentar (comments), kutipan (mentions), ikutan (follows) dan lain-lain,
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
   Ello masih dalam tahap beta dan masih terus ditambahi fitur-fitur baru. Penyetelannya masih sangat sederhana dan mudah,
Pengalaman Menggunakan Ello: Media Sosial yang Pro Privasi
   Fitur-fitur baru untuk koneksi beragam peranti keras mobil, emoji, dst. terus diumumkan kepada pengguna. Jadi, pengguna Ello akan sibuk dengan banjir fitur yang lumayan deras tiap pekan.
   Anda sudah ada yang invite? :)[]

The End of Fun! Layanan Upgrade Flexi ke Telkomsel

The end of fun! Ya, itulah yang terbetik dalam benak para pengguna Flexi Mobile Broadband/FMB yang selama ini dimanjakan dengan paket Internet Unlimited dengan kisaran 50-200kBps—ini kecepatan aktual di Bandung!
The End of Fun! Layanan Upgrade Flexi ke Telkomsel
   Setidaknya dalam jangka 6 bulan sejak Oktober, semua pelanggan Flexi dipersilakan untuk beralih ke layanan Telkomsel yang setara:
~ Flexi Trendy ke Kartu As Flexi,
~ Flexi Classy ke Kartu Halo Flexi.

Syarat

~ Kartu aktif lebih dari 1 bulan,
~ Pernah melakukan call,
~ Pernah membayar,
~ Tidak DEBT/BAD DEBT.

Insentif untuk Upgrade

Layanan upgrade memberikan insentif yang bisa berupa:
~ Bonus bicara & SMS, tapi ada beberapa syarat untuk ini dan agak rumit—kemungkinan besar sebagaian pengguna tidak akan mendapatkan ini,
~ Voucher untuk Pembelian HP GSM, juga dengan beberapa syarat hingga mungkin Anda hanya mendapatkan nominal yang mungil.

Info Tambahan Penting—Langsung dari Galeri Telkom

Beberapa info tambahan penting yang saya dapatkan dari Galeri Telkom:
~ Pengguna Flexi akan mendapatkan tarif khusus yang lebih murah dibandingkan kartu Telkomsel sejenis,
~ Pengguna Flexi yang masih memiliki paket data—semisal FMB ("Promo Bulanan/Mingguan/Harian")—sebaiknya menghabiskan dulu paket datanya ini sebelum beralih ke Telkomsel.
   Mengapa? Telkomsel tidak mengalihkan pulsa paket data ke kartu yang baru karena memang tidak ada paket data "sehebat" FMB di Telkomsel.
   Setahu saya paket data Telkomsel tidak mengenal lagi Internet Unlimited, dan umumnya setelah kuota berakhir kecepatan akan drastis turun mendekati nol—alias tidak bisa digunakan sama sekali.
   Ya, the end of fun!

   Kapan layanan Telkomflexi akan sepenuhnya berakhir? Mbak di galeri menjelaskan Telkom diberi waktu 6 bulan untuk memindahkan seluruh pelanggan Flexi ke Telkomsel. Jadi mungkin Telkomflexi akan berakhir sekitar akhir kuartal pertama 2015 tahun depan.
   Artinya? Kita masih bisa menikmati FMB hingga setidaknya Februari 2015—sebelum akhirnya memutuskan untuk beralih ke Telkomsel.
   Menurut Mbak di galeri, batas waktu penukaran kartu luwes dan tidak seperti yang tertera pada SMS pemberitahuan yang diterima pelanggan Flexi—yakni hanya 1 minggu sejak SMS diterima.

Apa Keuntungan Pindah ke Telkomsel bagi Pengguna Internet?

Keuntungan yang terpikirkan di benak saya adalah pengguna Telkomsel—seperti pengguna Flexi saat ini—bisa membeli voucer prabayar layanan akses WiFi, yakni @wifi.id alias Indonesian Wifi.
   Ini menguntungkan bagi pengguna yang tinggal di dekat hotspot hingga bisa menangkap sinyal di dalam kenyamanan rumah.
   Tarifnya masih Rp75.000 untuk paket sebulan unlimited, jadi lebih mahal dibandingkan FMB yang hanya Rp50.000. Paket yang tersedia:
~ 1 hari Rp 5000
~ 3 hari Rp 10.000
~ 7 hari Rp 20.000
~ 15 hari Rp 40.000
~ 30 hari Rp 75.000
Dipilih! Dipilih! Dipilih! :)

   He-he, beginilah hidup di bawah kekuasaan monopoli yang berkedok "sebesar-besarnya kemakmuran rakyat" (Pasal 33).
   Makin lama, biaya hidup makin mahal. Makin lama peluang rakyat Indonesia untuk hidup cerdas makin berkurang, dan siap-siap saja dilindas negara tetangga saat ASEAN Free Trade Area 2015 nanti...
   Konon, nanti itu, tukang becak aja bisa jadi orang Kamboja—soalnya tukang becak Indonesia kalah bersaing! Kalau tukang becak aja sampai begitu, apalagi SDM lainnya?
    Na'uudzubiLLaah![]

Kamis, 02 Oktober 2014

Windows 10 Technical Preview: Unduh yang Pro atau Enterprise!

Windows 10 Technical Preview: Unduh yang Pro atau Enterprise!
Unduhan versi pratinjau Windows 10 baik versi retail/pro dan bisnis/enterprise sudah tersedia di tautan-tautan berikut:
   Retail/Pro. http://windows.microsoft.com/en-us/windows/preview-download?ocid=tp_site_downloadpage
   Bisnis/Enterprisehttp://go.microsoft.com/fwlink/p/?LinkId=507622

   Bagi yang kesulitan mengunduh langsung dari Microsoft, bisa memanfaatkan berkas torrent berikut:
   Retail (32 bit/64 bit)Windows 10 Technical Preview Pro 32/64 bit, US English (product key: NKJFK-GPHP7-G8C3J-P6JXR-HQRJR).
   Bisnis (32/64 bit). Windows 10 Technical Preview for Enterprise 32/64 bit, US English (product key: PBHCJ-Q2NYD-2PX34-T2TD6-233PK).
   Semua (Pro/Ent/Server/All Languages/32-bit/64-bit)Windows 10 Technical Preview build 9841 part 1 of 2 (Murphy), isinya:
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X64FRE_EN-GB.exe  133 MB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X64FRE_EN-US.exe  26.3 MB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X64FRE_PT-BR.exe  118 MB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X64FRE_ZH-CN.exe  193 MB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X86FRE_EN-GB.exe  129 MB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X86FRE_EN-US.exe  21.3 MB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X86FRE_PT-BR.exe  115 MB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X86FRE_ZH-CN.exe  160 MB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_SERVER_OEM_X64FRE_EN-US.exe  715 kB
9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_SERVERHYPERCORE_OEM_X64FRE_EN-US.exe 61.7 MB
cn_windows_technical_preview_x64_dvd_5552498.exe  207 MB
cn_windows_technical_preview_x86_dvd_5552506.exe  174 MB
en-gb_windows_technical_preview_x64_dvd_5552501.exe 145 MB
en-gb_windows_technical_preview_x86_dvd_5552510.exe 146 MB
en_windows_server_technical_preview_x64_dvd_5554304.exe 1004 MB
en_windows_technical_preview_for_enterprise_x64_dvd_5554079.exe 26.3 MB
en_windows_technical_preview_for_enterprise_x86_dvd_5554091.exe 21.3 MB
en_windows_technical_preview_x64_dvd_5552500.iso  3.81 GB
en_windows_technical_preview_x86_dvd_5552509.exe  607 MB
EXE-delta-patches-sha1.txt  2.02 kB
ISO-Hashes-sha1.txt 2.11 kB
pt_windows_technical_preview_x64_dvd_5552505.exe  132 MB
pt_windows_technical_preview_x86_dvd_5552513.exe  128 MB
README-murphy78.txt 3.29 kB
Tech-Preview-Keys.txt 263 B
   Torrent yang ini perlu sedikit pengolahan untuk menjadi ISO sesuai versi yang kita inginkan. Basisnya adalah en_windows_technical_preview_x64_dvd_5552500.iso (3.81 GB), untuk membuat edisi Enterprise EN-US 64-bit misalnya,
~ ISO versi MSDN: eksekusi patch bernama en_windows_technical_preview_for_enterprise_x64_dvd_5554079.exe (26.3 MB)
~ ISO versi DDL/unduh-langsung: eksekusi patch bernama 9841.0.140912-1613.FBL_RELEASE_CLIENTENTERPRISE_VOL_X64FRE_EN-US.exe (26.3 MB)
pada folder yang sama dengan ISO basis tadi.
   Untuk membuat semua versi x86, buat dulu x86 dari ISO basis di atas dengan en_windows_technical_preview_x86_dvd_5552509.exe (607 MB), lalu semua versi "FBL_RELEASE" x86 yang lain dibuat dari ISO yang dihasilkan ini.
   Untuk edisi server x64 pertama terapkan en_windows_server_technical_preview_x64_dvd_5554304.exe (1004 MB) pada ISO basis di atas, lalu dari ISO yang dihasilkan, buat edisi "FBL_RELEASE" lainnya.
   Bila Anda sudah mengunduh Pro x64, maka cukup ganti namanya menjadi en_windows_technical_preview_x64_dvd_5552500.iso untuk dijadikan ISO basis.
   Berikut kutipan bagian penting dari catatan Murphy,
x64 has delta to enterprise x64 variant and the ddl enterprise x64. x86 is made by first using the x86 en-US delta to convert from the x64, then the x86 is the *source* for all the other x86 versions. Server x64 is made by first using the Server x64 delta and then you can convert to the ddl version or the hypercore ddl version.
In part 2 I will delta the rest of the msdn files such as the symbols_debug, server hypercore, and the rest of the enterprise languages. Someone shared the en-US version and the server version on MDL [My Digital Life forum]. We're waiting on the rest to be shared for part 2. I don't expect that the datacenter vhd will be a good idea to delta as it is over 7 gigs and in vhd format. I will likely just add it as is.
I'll include the exe patch hashes and the iso hashes in text files.
   Semua (Pro/Ent/Server/All Languages/32-bit/64-bit)Windows 10 Technical Preview build 9841 part 2 of 2 (Murphy). Bagian kedua ini mungkin hanya dibutuhkan para admin/staf perusahaan/organisasi, isinya meliputi:
cn_windows_technical_preview_for_enterprise_x64_dvd_5554077.exe 193 MB
cn_windows_technical_preview_for_enterprise_x86_dvd_5554084.exe 160 MB
en-gb_windows_technical_preview_for_enterprise_x64_dvd_5554080.exe  133 MB
en-gb_windows_technical_preview_for_enterprise_x86_dvd_5554087.exe  129 MB
en_microsoft_hyper-v_server_technical_preview_x64_dvd_5554305.exe 61.7 MB
en_windows_server_datacenter_technical_preview_x64_vhd_5554157.7z 2.76 GB
en_windows_technical_preview_debug_checked_x64_dvd_5552515.exe  1.85 GB
en_windows_technical_preview_debug_checked_x86_dvd_5552508.exe  1.18 GB
en_windows_technical_preview_for_enterprise_debug_checked_x64_dvd_5603471.exe 1.77 GB
en_windows_technical_preview_for_enterprise_debug_checked_x86_dvd_5554086.exe 1.11 GB
en_windows_technical_preview_symbols_debug_checked_x64_5737652.msi  910 MB
en_windows_technical_preview_symbols_debug_checked_x86_5737669.msi  641 MB
en_windows_technical_preview_symbols_x64_5737660.msi  602 MB
EXE-delta-patches-sha1.txt  1.18 kB
ISO_VHD_MSI-Hashes-sha1.txt 1.60 kB
Pt1 Torrent Magnet Link.url 348 B
pt_windows_technical_preview_for_enterprise_x64_dvd_5554083.exe 118 MB
pt_windows_technical_preview_for_enterprise_x86_dvd_5554089.exe 115 MB
README-murphy78.txt 2.47 kB
Tech-Preview-Keys.txt 263 B
   Semua torrent tadi distribusi tidak resmi, tapi sangat dibutuhkan pengguna di Indonesia yang masih berkoneksi lambat.
   Cara mengunduh lewat torrent?
1. Unduh klien/aplikasinya, misalnya uTorrent Portabel.
2. Ubah lokasi unduhan: Options Preferences Directories → ubah lokasi pada Location of Downloaded Files, juga Location of .torrents (pencadangan berkas torrent), boleh sama.
3. Buka berkas torrent yang Anda unduh (retail/bisnis) dengan uTorrent: klik ikon + (Add torrent).
4. Unduh torrent dengan mengklik tombol panah ke bawah (Start torrent).
 Unduhan bisa Anda hentikan atau jalankan lagi sesuka hati, unduhan akan otomatis melanjutkan dari prosentase terakhir.
   Bila ukuran torrent besar, Anda bisa memilih membuang berkas unduhan yang tidak ingin Anda unduh dengan klik-kanan pada nama berkas (dari tab Files) lalu pilih Don't Download.
   Selesai mengunduh, Anda bisa membuat flash disk instalasi Windows 10 dengan YUMI.

   Seperti sudah dilansir sebelumnya, prasyarat peranti keras dinyatakan sama dengan yang digunakan Windows 8.1,
Technical Preview should work with the same devices and programs that work with Windows 8.1, but you might need to update or reinstall some of them. (Pratinjau Teknis seharusnya cocok dengan peranti keras dan program seperti pada Windows 8.1, tapi Anda mungkin perlu mengkinikan atau menginstalasi ulang sebagian darinya.)
   Nah, tunggu apa lagi! Ayo ramai-ramai kita unduh![]

Windows 10: Continuum, Mengubur Batas Antar Peranti Keras Sentuh dan Konvensional

Satu hal yang diulas pada demo Windows 10 adalah fitur continuum. Fitur ini secara otomatis mengalihkan Windows dari antarmuka berbasis kibor & mouse (konvensional) ke antarmuka berbasis sentuh, atau sebaliknya.
   Fitur ini sangat bermanfaat bagi peranti keras yang bisa beralih bentuk dari bentuk desktop/laptop ke bentuk tablet, misalnya Lenovo Yoga, Asus Transformer, dll.

   Demo Joe Belfiore menggunakan tablet Surface Pro yang bisa dihubungkan ke aksesoris kibor,
Windows 10: Continuum
   Saat kibor terhubung, antarmuka berbasis desktop yang ditampilkan. Pengguna bisa mengklik start menu,
Windows 10: Continuum
   lalu menjalankan aplikasi mail, misalnya,
Windows 10: Continuum
   Saat kibor dilepas,
Windows 10: Continuum
   Windows akan meminta konfirmasi pengguna untuk beralih ke antarmuka berbasis sentuh (touch UI),
Windows 10: Continuum
   Kemudian, antarmuka pun berubah dengan tombol panah ke kiri untuk navigasi menu berpindah ke taskbar,
Windows 10: Continuum
   Start menu pun ikut berubah memenuhi layar, mirip start screen pada Windows 8 tapi tetap mempertahankan tata letak start menu yang baru. Pengguna bisa mengoperasikan Windows dengan sentuhan,
Windows 10: Continuum
   Bila kibor dipasang kembali,
Windows 10: Continuum
   Muncul konfirmasi untuk kembali ke modus desktop,
Windows 10: Continuum
   Begitu disetujui, maka tampilan Windows 10 akan kembali ke tampilan antarmuka desktop. Kita lihat di sini, start menu menciut ke ukuran semula,
Windows 10: Continuum
   Fitur continuum ini dapat disebut pendekatan menyeluruh Microsoft untuk mengadaptasikan Windows mengikuti ukuran peranti keras. Ini sesuai dengan salah satu tema Windows 10, yakni one Windows, all devices.
   Selamat, Microsoft! Agaknya pemaduan lingkungan desktop dan mobile (touch devices) lebih nyaman kali ini. Daripada memberi pengguna dua lingkungan terpisah seperti pada Windows 8, pendekatan ini berpeluang besar lebih bisa diterima oleh pasar.

   Lebih lanjut demonya bisa dilihat pada video berikut.
A First Look at Windows 10 [Video]

ViaWindows YouTube channel (Sep 30, 2014).

Rabu, 01 Oktober 2014

Windows 10: Rumor Soal Nama, Mengapa Bukan Windows 9?

Windows 10: Rumor Soal Nama, Mengapa Bukan Windows 9?
Apakah tidak mungkin konsumen akan bingung saat hendak membeli Windows ke toko? Saat disodori Windows 10, bukan tidak mungkin ia akan menanyakan Windows 9. Memang, untuk masalah merek, pepatah Shakespeare tidak berlaku.
   Microsoft sendiri lewat Terry Myerson menyatakan bahwa Windows 10 adalah lembaran baru, awalan baru dari Windows,
Windows 10 mewakili langkah pertama dari sebuah generasi Windows yang benar-benar baru. Windows 10 menyingkap pengalaman baru bagi konsumen dalam bekerja, bermain, dan berkoneksi. Windows 10 mewujudkan apa yang konsumen kami (baik retail dan bisnis) inginkan dan apa yang akan kami berikan.
Windows 10: Rumor Soal Nama, Mengapa Bukan Windows 9?
   Meski begitu, kita memang sering tidak bisa puas begitu saja dengan penjelasan resmi. Ada spekulasi pada 2013 tentang Microsoft akan meloncati versi 9 dan langsung ke versi 10 dari Pete Babb (Infoworld, April 2013) yakni pada "April mop" atau "April fools day". Ia menjelaskan alasannya,
Windows 10 dipilih karena bisa berhadap-hadapan dengan OS X dari Apple. Windows 8.1 dianggap Windows 9 karena 8+1=9. Windows 9  juga dilafalkan nein, istilah Jerman untuk tidak.
   Ada-ada saja memang... Tapi, melihat "hitung-hitungan" ala ramalan Jawa ini, mungkin benar juga si Mbah Babb... :)[]

Via: Martin Brinkmann (ghacks Technology News, September 30, 2014).

 

© 2011-2014 Open Your Windows! | All rights reserved | Designed by Templateism | Open Your Windows, Indonesia! RSS Feeds